Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Aplikasi Iko Untuk Meramalkan Usia Biologis Perempuan

4 Oktober 2018
in Innovation, News
Reading Time: 2 mins read
Aplikasi Iko Untuk Meramalkan Usia Biologis Perempuan

Aplikasi IKO. (Foto: ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pembangunan manusia yang baik paling mula dari fertilitas. Berangkat dari temuan riset tersebut, Prof Budi Wiweko atau yang kerap disapa Prof Iko dari FKUI sukses membidani lahirnya aplikasi Indonesia Kalkulator Ocytees (IKO) yang dapat meramalkan usia biologis perempuan.

Aplikasi IKO sangat penting bagi para perempuan yang hendak memiliki keturunan. Melalui perhitungan usia biologis yang dapat menunjukkan kualitas sel telur, para perempuan dapat memperkirakan waktu yang tepat buat merencanakan kelahiran buah hati.

Menurut, Prof Iko, hal ini dirasakan amat bermanfaat bagi para perempuan penderita/penyintas kanker. Kanker membuat usia biologis perempuan menjadi lebih tua daripada usia normal, yang berdampak pula pada menurunnya kualitas sel telur sebelum waktunya.

Baca juga :   Telkomsel Perluas Inisiatif Paket ilmupedia untuk Kemudahan Belajar Online

“Penelitian yang kami kerjakan pada 44 perempuan usia reproduksi, para penderita kanker mempunyai usia biologis yang lebih tua 10 tahun,” papar Prof. Iko dalam pidato pengukuhannya belum lama ini.

Oleh karena itu, para penderita kanker yang tetap ingin memiliki keturunan berkualitas dapat memeriksakan usia biologisnya terlebih dulu melalui aplikasi IKO. Kemudian, secepat mungkin melakukan preservasi ovarium dalam bentuk simpan beku.

“Saat ini, pelayanan simpan beku ovarium telah mulai dilakukan FKUI – RSCM. Pengembangan metode ini pun kami lakukan pada kelompok pasien yang terancam kehilangan fungsi reproduksi akibat kista,” lanjutnya.

Prof. Iko menyebut, aplikasi IKO yang dapat diunduh secara personal ini diharapkan dapat membantu para perempuan yang terhambat dalam memiliki keturunan dan tidak dapat menjangkau kualitas layanan kedokteran reproduksi yang baik.

Baca juga :   Lintasarta Bangun Data dan Command Center di Badung

“Studi kami di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar melaporkan bahwa tidak lebih dari 50% penduduk Indonesia mendapatkan layanan kedokteran reproduksi di kotanya sendiri. Beberapa harus pergi ke kota atau provinsi lain, bahkan luar negeri,” pungkas Wakil Direktur IMERI FKUI ini.

Prof. Iko dinobatkan sebagai profesor termuda FKUI dalam usia 47 tahun. Dalam aktivitasnya sebagai peneliti, Prof. Iko kerap melakukannya secara trandisiplin, mulai dari melibatkan Fakultas Ilmu Komputer, Matematika dan Pengetahuan Alam, hingga Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Ia berharap, konsistensinya meneliti dalam bidang kedokteran reproduksi mampu memberi perhatian pada peningkatan kualitas hidup manusia melalui pembangunan layanan kesehatan reproduksi yang bermutu di Indonesia.

Baca juga :   DANA Buka Kemitraan Baru, Mulai dari Hiburan Hingga Bayar Parkir

 

FAHRUL ANWAR

Tags: aplikasi IKOIndonesia Kalkulator Ocytees (IKO))Prof. Budi Wiweko
Previous Post

Tencent Music Lepas Saham Perdana di AS

Next Post

Della Mertha Ananta : Fokus Rancang Gaun Pesta untuk Anak Muda

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
Della Mertha Ananta : Fokus Rancang Gaun Pesta untuk Anak Muda

Della Mertha Ananta : Fokus Rancang Gaun Pesta untuk Anak Muda

Sky Li Tinggalkan Oppo Untuk Bangun Ponsel Bagi Anak Muda

Realme 2 Pro Segera Hadir Di Indonesia

Bekraf : Pentingnya Kekayaan Intelektual

100 Musisi Gelar Konser Amal untuk Sulteng

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version