Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Discover, Aplikasi Yang Permudah Penyandang Difable

8 November 2016
in Innovation, News
Reading Time: 2 mins read
Discover, Aplikasi Yang Permudah Penyandang Difable

Tim UGM, juara dalam kompetisi Ideation Challenge Asia-Pacific 2016 di Bangkok. (Foto: ugm.ac.id/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kemajuan teknologi tentu banyak manfaat bagi manusia, termasuk penyandang difable. Nah, baru- baru ini lewat penemuan teknologi terbarunya itu tiga mahasiswa Teknologi Informasi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan aplikasi Discover untuk membantu penyandang disabilitas mendapat layanan publik.

Teknologi ini dirancang untuk memudahkan difabel dalam beraktivitas, khususnya saat memakai layanan publik. Melalui aplikasi ini mereka dapat mengetahui tempat, layanan, serta fasilitas publik yang ramah difabel dengan memanfaatkan informasi pemetaan yang ditampilkan.

Mereka adalah Andreas Gandhi Hendra Pratama, Ricky Julianjatsono, serta Fajri Nurwanto. Pengembangan aplikasi tersebut sebagai upaya untuk mendukung pencapaian target SDGs. Dimana nantinya, pengembangan Discover ini diharapkan mampu menjadi salah satu solusi permasalahan keberlanjutan kota dan komunitas dalam mewujudkan kota-kota serta pemukiman yang inklusif, berkualitas, aman, berketahanan dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

Baca juga :   Bukalapak Targetkan Raih 2 juta Pelapak di 2018

“Discover ini merupakan platform berbasis android yang dapat memetakan dan meningkatkan layanan publik bagi difabel dengan pengumpulan data berbasis massa,” terang Andreas Gandhi, di lansir Humas UGM belum lama ini.

Aplikasi Discover berhasil membawa ketiga mahasiswa muda ini meraih juara pertama dalam kompetisi Ideation Challenge Asia-Pacific 2016 pada 21-23 Oktober lalu di Bangkok, Thailand. Dalam kompetisi yang diadakan oleh United National Development Programme Regional (UNDP) Asia-Pasifik, tim Discover berhasil menyisihkan 11 tim lain dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.

Sebelum melaju dalam final di tingkat Asia-Pasifik, sebelumnya mereka harus berkompetisi dan mempresentasikan gagasan proyek proposal di tingkat nasional. Selanjutnya, 15 tim dengan gagasan proposal terbaik diambil dalam Top 15 BIG IDEAS UNDP Indonesia.

Baca juga :   Dukung Inklusivitas Digital, TelkomGroup Bekali Pelatihan TIK Bagi Penyandang Disabilitas

“Awalnya kami tidak menjadi juara di tingkat ASEAN, tetapi kemudian dihubungi untuk masuk dalam top 15 nasional. Kami diminta untuk mempresentasikan dan mengisi proposal proyek sekali lagi untuk level Asia Pasifik dan akhirnya terpilih berangkat ke Bangkok mewakili Indonesia,” paparnya.

Dalam kompetisi di Bangkok, 12 tim terbaik perwakilan sejumlah negara di wilayah Asia Pasifik berlomba memperebutkan gelar juara. Selama tiga hari, seluruh peserta mengikuti youth forum tentang kota inklusif, social-enterpreneurship, dan terkait SDGs. Selanjutnya, di hari kedua, peserta mendapatkan mentoring dari beberapa pakar yang berasal dari United Nation, Intel, SAP, Citi Bank, dan lainnya. Di hari terakhir mereka melakukan presentasi dan pitching di hadapan dewan juri.

“Terima kasih atas dukungan dan doa dari semua pihak, akhirnya kami bisa meraih juara yang membanggakan nama UGM dan Indonesia,” tuturnya.

Baca juga :   Nyamuk Wolbachia Anti Demam Berdarah

Karya tiga mahasiswa UGM ini menggunakan metode crowdsourcing yakni melibatkan partisipasi publik ( data publik) secara luas dalam pengumpulan data. Selain itu, juga memanfaatkan analisis big data. Untuk saat ini Discover baru dalam tahap pengembangan lebih lanjut. Rencananya, aplikasi ini akan dirilis pada pertengahan tahun 2017 mendatang.

“Aplikasi ini diharapkan bisa ikut membantu mengatasi persoalan bangsa terutama dalam mewujudkan kota yang berkelanjutan dan inklusif bagi semuanya,” harapnya.

Andreas juga mengajak masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap para difabel untuk ikut bergabung bersama mereka dalam upaya mewujudkan kota yang ramah dan layak bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: Aplikasi Discoverpenyandang disabilitasUniversitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta
Previous Post

Ponsel Android Rasa Iphone Di Produksi di Indonesia

Next Post

Pelatihan Penggunaan Nama Domain ID Digelar di Yogyakarta

Related Posts

industri perfilman
Technology

Industri Perfilman Didorong Agar Inklusif bagi Disabilitas dan Perempuan

24 Desember 2025
0
IDCamp Gen AI Bootcamp
Headline

IDCamp Gen AI Bootcamp 2024, Berikan Pelatihan AI bagi Guru dan Penyandang Disabilitas

28 Desember 2024
0
Penyandang Disabilitas
Headline

Membekali Para Penyandang Disabilitas dengan Pendidikan dan Keahlian

7 Desember 2024
0
Load More
Next Post
Pelatihan Penggunaan Nama Domain ID Digelar di Yogyakarta

Pelatihan Penggunaan Nama Domain ID Digelar di Yogyakarta

Alexander Rusli : Indonesia Membutuhkan Banyak Developer Lokal

Alexander Rusli : Indonesia Membutuhkan Banyak Developer Lokal

Aplikasi LINE Kini Layani Transaksi Perbankan

Aplikasi LINE Kini Layani Transaksi Perbankan

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version