Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Dokter Ikan, Aplikasi Pendeteksi Penyakit Ikan

10 Juli 2017
in Innovation, News
Reading Time: 1 min read
Dokter Ikan, Aplikasi Pendeteksi Penyakit Ikan

Mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Natuna, Riau membuat aplikasi Dokter Ikan. (Foto: UGM/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Beragam inovasi teknologi terkini terjadi di berbagai sektor termasuk sektor perikanan. Seperti aplikasi Dokter Ikan, pendeteksi untuk mendeteksi penyakit pada ikan. Aplikasi ini karya mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM).

Inovasi itu diciptakan oleh Joshua Alif Wendy dan Mohammad Afrizal yang masing-masing dari Fakultas Kedokteran Hewan dan Program Studi Elektronika dan Instrumentasi di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Aplikasi ini berangkat dari banyaknya nelayan tradisional yang masih awam terkait penyakit-penyakit ikan saat para mahasiswa tersebut menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Natuna, Riau. Penyakit ikan yang kerap terjadi itu tak jarang menimbulkan kerugian produksi pada nelayan budidaya.

“Dokter ikan adalah aplikasi yang memudahkan nelayan untuk mendiagnosis penyakit ikan dari gejala-gejalanya serta memberikan cara pengobatan alternatif bagi nelayan budidaya yang tidak mempunyai akses untuk memperoleh obat-obatan,” ungkap Ghilman Nafadza Hakim selaku Koordinator Tim seperti dilansir dari laman UGM baru-baru ini.

Baca juga :   Kemitraan Indosat, Nokia dan NVIDIA Siap Hadirkan AI-RAN di Indonesia

Dalam aplikasi Dokter Ikan, ungkap Ghilman, tercantum gambar jenis-jenis penyakit ikan serta cara pencegahan dan penanganannya.

“Penyakit-penyakit pada ikan sangat bervariasi dan perlu perlakuan khusus agar penyakit tidak menyebar. Apabila nelayan kurang mengetahui tentang penyakit ikan, hal ini akan berdampak terhadap performa ikan baik produksi dan reproduksi dari ikan,” jelas dia.

Mereka berharap aplikasi garapannya mampu membantu nelayan meningkatkan produksi dan performa ikan yang dibudidayakkan. Selain itu menurut Ghilman, aplikasi besutan tim yang dikoordinasinya ini merupakan upaya peningkatan produktivitas nelayan dalam pembudidayaan ikan. Pasalnya, penyakit ikan yang memiliki tingkat persebaran tinggi ini mampu menyebabkan angka kematian yang juga besar. Hal tersebut tentunya mampu menimbulkan kerugian bagi nelayan budidaya. Jika aplikasi ini akan dikembangkan lebih lanjut dapat membantu para nelayan di seluruh Indonesia.

Baca juga :   Huawei Gandeng UGM Dalam Pengembangan Talenta Digital Indonesia

STEVY WIDIA

Tags: aplikasi Dokter IkannelayanUniversitas Gadjah Mada (UGM)
Previous Post

Mahasiswa Indonesia Raih Penghargaan IELTS Prize 2017

Next Post

Festival Tanah Lot 2017, Kedepankan UKM & Kuliner

Related Posts

Tim UGM Jadi Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2025
Innovation

Tim UGM Jadi Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2025

21 Oktober 2025
0
Aruna
Headline

Startup Aruna Berkolaborasi Dengan 40 Ribu Nelayan di 31 Provinsi

2 Juni 2023
0
Aruna
Headline

Startup Aruna Gelar Edukasi Perikanan Berkelanjutan Bagi 1.700 Nelayan

17 April 2023
0
Load More
Next Post
Festival Tanah Lot 2017, Kedepankan UKM & Kuliner

Festival Tanah Lot 2017, Kedepankan UKM & Kuliner

Bekraf Game Prime 2016 Dukung Industri Game Lokal

BEKRAF Game Prime Kembali Digelar

Pertumbuhan Agresif Blanja.com Hingga Lebaran 2017, Tak Lepas Dari Peran UMKM

Pertumbuhan Agresif Blanja.com Hingga Lebaran 2017, Tak Lepas Dari Peran UMKM

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version