Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

H-Flory, Mesin Pengering Hasil Panen Berbasis Smartphone

7 Agustus 2017
in Innovation, News
Reading Time: 1 min read
H-Flory, Mesin Pengering Hasil Panen Berbasis Smartphone

Mahasiswa Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan mesin pengering hasil panen, H-Flory. (Foto: Antara/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Guna mengoptimalkan produksi padi para petani, lima mahasiswa Teknik Fisika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menciptakan mesin pengering untuk mengawetkan hasil panen hortikultura berbasis smartphone.

Tim tersebut terdiri dari Achmad Syarif Hidayat, Indra Yogi Prayuga, Sapto Wahyu Sudrajat, dan Windy Rizqia Arsy.

“Selama ini petani di Indonesia menggunakan metode pengeringan secara konvensional dengan kendala iklim. Telah banyak muncul solusi dari permasalahan iklim seperti pembakaran biasa, oven, maupun yang bersistem otomasi canggih. Namun inipun masih tidak hemat energi,” ujar Achmad ketua tim tersebut dalam siaran pesr, ITS baru-baru ini.

Karena itu mereka menciptakan alat yang diberi nama “Horticultura Fluid Flow Drier” (H-FLORY). Alat ini dilengkapi dengan sensor suhu serta kelembaban sebagai komponen sistem otomasi.

Baca juga :   Hy-Live, Inovasi Pelampung Anti Hipotermia

Achmad juga menjelaskan, dalam pengoperasiannya, pengaturan suhu dan kelembaman antarjenis tanaman tidak sama. Karena itu alat diatur secara khusus untuk jenis tanaman tertentu. Seperti, cabai hanya boleh dipanaskan pada suhu 60 derajat celcius.

Data tersebut telah tersimpan pada “smartphone” yang telah tehubung dengan bluetooth. Dari aplikasi yang telah disediakan itu, pengguna cukup mengoperasikan sesuai jenis tanaman dan suhu yang diinginkan.

Dia mengatakan, pengering konvensional membutuhkan waktu lima hingga tujuh hari. Sedangkan H-FLORY mampu mengeringkan hingga delapan kilogram produk dalam waktu 12 jam. Dikatakan hemat energi, karena alat ini hanya memerlukan 1,5 kilogram gas untuk menyuplai api.

“Alat kami dilengkapi dengan control box yang dapat memonitor suhu dan kelembaban di dalamnya,” tutur Achmad. Selain itu H-FLORY dapat mengalirkan panas secara merata meski memiliki bentuk rak bersusun dengan dimensi 50x50x50 cm. “Desain tersebut dapat memberikan kualitas yang sama pada semua tingkatan,” ucapnya.

Baca juga :   Grab for Work Solusi Biaya Perjalanan Bisnis

FAHRUL ANWAR

Tags: H-FloryInstitut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)mesin pengering hasil panen
Previous Post

FWD Hackathon 2017: Tantang Inovasi Digital Untuk Asuransi

Next Post

Bogor Siap Bangun Kota Pintar

Related Posts

Tim Barunastra - Roboboat 2026
Innovation

Tim Barunastra ITS Jadi Juara Dunia Kompetisi RoboBoat 2026

4 Maret 2026
0
Tim Mahasiswa ITS Rancang Kursi Roda Yang Dikendalikan Gerakan Mata
Innovation

Tim Mahasiswa ITS Rancang Kursi Roda Yang Dikendalikan Gerakan Mata

21 Oktober 2024
0
Chatbot AI Milik OCA Revolusi Proses Komunikasi Di Kampus ITS
Technology

Chatbot AI Milik OCA Revolusi Proses Komunikasi Di Kampus ITS

7 September 2024
0
Load More
Next Post
Bogor Siap Bangun Kota Pintar

Bogor Siap Bangun Kota Pintar

Kini Tersedia Layanan Konsultasi UKM Secara Online

Kini Tersedia Layanan Konsultasi UKM Secara Online

The NextDev Cari Startup Baru di Bandung dan Jakarta

The NextDev Cari Startup Baru di Bandung dan Jakarta

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version