Rabu, 15 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Jembatani Komunikasi Teman Tuli, Mahasiswa Binus Ciptakan Aplikasi Penerjemah Isyarat Berbasis AI

29 Mei 2026
in Innovation
Reading Time: 2 mins read
Mahasiswa Binus

Tm KYGB terdiri dari Nathanael Setiorahardjo, Bonaventura Jonathan Tanujaya, Kelvin Leandi, dan Gavinn Aloys. (Foto: istimewa/samsung)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Hambatan akses komunikasi inklusif bagi kelompok penyandang disabilitas, khususnya teman tuli, masih menjadi tantangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Terbatasnya jumlah dan akses terhadap interpreter bahasa isyarat membuat interaksi teman tuli dengan masyarakat luas kerap menghadapi kendala.

Kondisi tersebut mendorong empat mahasiswa Universitas Bina Nusantara (Binus) Alam Sutera yang tergabung dalam tim KYGB beranggotakan, Nathanael Setiorahardjo, Bonaventura Jonathan Tanujaya, Kelvin Leandi, dan Gavinn Aloys, mengembangkan sebuah solusi digital bernama Gesti Talk.

Gesti Talk merupakan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan Computer Vision yang dirancang untuk menerjemahkan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) menjadi teks atau suara secara langsung (real-time) melalui kamera ponsel pintar (smartphone).

Inovasi ini berhasil mengantarkan tim tersebut meraih Juara 3 kategori Universitas dalam ajang Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2025, sebuah kompetisi berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) yang diselenggarakan oleh Samsung Electronics untuk mendorong generasi muda menciptakan solusi teknologi atas tantangan nyata di masyarakat.

Pengembangan prototipe aplikasi Gesti Talk berfokus pada kemandirian komunikasi teman tuli. Ketua tim KYGB, Nathanael Setiorahardjo, menjelaskan bahwa ide ini bermula dari sebuah seminar tentang inklusivitas.

“Kami mulai berpikir, bagaimana kalau teman-teman tuli bisa punya akses terhadap interpreter yang lebih mudah dijangkau melalui teknologi? Kami ingin menciptakan solusi yang dapat membantu mereka berkomunikasi secara lebih mandiri dan inklusif,” ujar Nathanael dikutip Jumat (29/5/2026).

Proses pematangan prototipe Gesti Talk dilakukan selama keikutsertaan mereka dalam program Samsung Solve for Tomorrow. Melalui sesi pelatihan dan mentoring, tim yang awalnya hanya memahami dasar-dasar AI dari materi perkuliahan ini mulai mendalami proses training model AI secara menyeluruh.

Perwakilan tim KYGB mengungkapkan bahwa keterikatan pada lini masa dan tenggat waktu kompetisi membuat proyek berjalan lebih terarah. Selain kemampuan teknis, program ini juga melatih keterampilan nonteknis seperti kerja sama tim, kepemimpinan, berpikir kritis, kemampuan presentasi (pitching), dan pemecahan masalah.

Melihat hasil dari proyek sederhana yang mereka mulai, tim KYGB mendorong generasi muda lain untuk tidak ragu mengeksplorasi ide yang berangkat dari masalah di lingkungan sekitar.

Kompetisi inovasi teknologi ini dipastikan akan kembali berlanjut. Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, Ennita Pramono, menyatakan bahwa ajang ini dirancang sebagai ruang belajar dan kolaborasi bagi anak muda Indonesia untuk mengasah keterampilan masa depan.

“Kami percaya setiap ide memiliki potensi untuk membawa dampak positif bagi masyarakat ketika dikembangkan dengan kreativitas dan teknologi,” kata Ennita.

Saat ini pendaftaran Samsung Solve for Tomorrow 2026 dibuka hingga hari ini, 29 Mei 2026. Kompetisi ini dapat diikuti oleh pelajar tingkat SMA/SMK/MA sederajat serta mahasiswa aktif jenjang D3/D4/S1 di seluruh Indonesia. Pada edisi kali ini, solusi berbasis STEM dan AI yang diajukan peserta difokuskan pada tiga tema utama, yaitu Sustainability & Environment (Keberlanjutan & Lingkungan), Sport & Technology (Olahraga & Teknologi), serta Education (Pendidikan).

 

STEVY WIDIA

Tags: aplikasi penerjemah isyaratGesti TalkSamsung Electronics IndonesiaSamsung Solve for Tomorrow 2026Teman TuliUniversitas Bina Nusantara (Binus) Alam Sutera
Previous Post

Tiga Raksasa Free Fire Indonesia Siap Bertarung di Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring

Next Post

PC AI Jadi Kunci UMKM Bertahan di Tengah Badai Efisiensi Bisnis

Related Posts

Samsung Solve for Tomorrow' 2026
Technology

Jawab Isu Lingkungan, Ribuan Anak Muda Racik Inovasi STEM dan AI di Samsung Solve for Tomorrow 2026

30 Juni 2026
0
Samsung Galaxy S26 Series
Industry

Samsung Galaxy S26 Series Tingkatkan Kemampuan AI Untuk Dukung Rutinitas dan Kreativitas

3 Maret 2026
0
Samsung Solve for Tomorrow 2025
Technology

Samsung Umumkan 6 Tim Inovator Muda Pemenang SFT 2025

16 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
PC AI UMKM

PC AI Jadi Kunci UMKM Bertahan di Tengah Badai Efisiensi Bisnis

startup Xurya

Gencarkan Strategi Bisnis, Startup Xurya Diversifikasi Layanan PLTS ke Sektor Hybrid dan IPP

startup Indonesia bakar uang

Akhirnya Untung: Perjalanan Panjang Startup Indonesia Meninggalkan Era “Bakar Uang”

Discussion about this post

Recent Updates

OJK x Komdigi

Putus Aliran Dana Judi Online, OJK-Komdigi Incar Transaksi E-Wallet dan Kripto

15 Juli 2026
Tencent Cloud AI Agent Indonesia

Dorong Produktivitas Korporasi, Tencent Cloud Luncurkan Rangkaian Solusi AI Agent di Indonesia

15 Juli 2026
Daya saing digital Indonesia

Daya Saing Digital Indonesia Naik, Kualitas SDM Justru Alami Penurunan

15 Juli 2026
Generative AI

ILO: 21,7% Pekerja Indonesia Terpapar Generative AI, Perempuan Paling Rentan

15 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
OJK x Komdigi

Putus Aliran Dana Judi Online, OJK-Komdigi Incar Transaksi E-Wallet dan Kripto

15 Juli 2026
Tencent Cloud AI Agent Indonesia

Dorong Produktivitas Korporasi, Tencent Cloud Luncurkan Rangkaian Solusi AI Agent di Indonesia

15 Juli 2026
Daya saing digital Indonesia

Daya Saing Digital Indonesia Naik, Kualitas SDM Justru Alami Penurunan

15 Juli 2026
Generative AI

ILO: 21,7% Pekerja Indonesia Terpapar Generative AI, Perempuan Paling Rentan

15 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version