Metode Solvosis, Alternatif Untuk Pembersihan Behel Gigi

Breket (behel) gigi. (Foto: Ilustrasi/Youngster.id)

youngster.id - Breket (behel) gigi yang terlepas merupakan masalah yang sering dihadapi oleh pengguna. Bagi dokter gigi, breket yang lepas juga merepotkan, karena harus mengulang prosedur pemasangan dari awal. Belum lagi, proses pembersihan umumnya dilakukan dengan pembakaran dan sandblasting, yang cukup merepotkan.

Terinsipirasi akan hal itulah, pun menjadi latar belakang Gina Maringka dalam melakukan penelitian untuk menemukan suatu metode pelarut yang dapat melepas bahan adesif dari breket sehingga breket dapat dipakai lagi tanpa mengalami perubahan karakteristik.

Gina menuangkan penelitiannya dalam disertasinya yang berjudul “Sistem Pelarut Solvosis dan Efektifitas Pelepasan Adesif Breket Metal Ortodontik” yang ia presentasikan pada sidang doktor yang berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKGUI), Gedung A, Lantai 2.

“Metode solvosis dengan sistem pelarut (gabungan pelarut organik N-Methyl-2-Pyrrolidone, katalis Zn Asetat, surfaktan Triton X-100, dan gelombang mikro) dapat melepas bahan adesif dari breket metal secara langsung dalam waktu 3 menit tanpa merusak karakteristik kekuatan dan warna breket, ” kata Gina yang dilansir laman UI belum lama ini.

Baca juga :   iStow Aplikasi Cegah Kecelakaan Kapal

Dengan metode solvosis, proses pembersihan breket metal lebih bersih, tanpa cacat, dan tetap mengkilap dibandingkan metode pembakaran dan sandblasting, sehingga dapat dikatakan bahwa metode ini merupakan metode alternatif terbaik dalam melakukan proses pembersihan breket metal saat ini.

 

FAHRUL ANWAR