Selasa, 6 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Innovation

Minyak Jelantah Pun Bisa Jadi Aroma Terapi

8 Agustus 2016
in Innovation, News
Reading Time: 1 min read
Minyak Jelantah Pun Bisa Jadi Aroma Terapi

Tim mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya Malang membuat aroma terapi dari minyak jelantah. (Foto: Tribune/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Ternyata limbah minyak goreng, alias jelantah masih bisa diolah kembali menjadi aroma terapi yang wangi dan bisa menghilangkan stress. Produk ini merupakan karya inovatif dari tim mahasiswa semester empat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur.

Arulia Zalni salah seorang anggota tim menjelaskan bahwa ide memanfaatkan jelantah itu berangkat dari limbah yang ditimbulkan di kota Malang. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang pada tahun 2012, di kota itu sehari ada 820 liter jelantah yang tidak terpakai. Bagi konsumen, keberadaan jelantah itu biasanya menimbulkan kebingungan hendak dibuat apa sebab kalau dibuang juga akan mencemari lingkungan.

“Sayang kalau tidak dimanfaatkan dan ternyata limbah ini bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat sebagai pengharum,” kata Arulia seperti dilansir Humas UB belum lama ini.

Pembuatan aroma terapi ini sederhana. Yaitu jelantah itu diproses untuk netralisasi dengan ampas tebu. Ampas tebu pun diperolehnya dari penjual yang tidak memanfaatkannya lagi. Selanjutnya, limbah itu disatukan dengan perendaman selama 48 jam.

Hasilnya jelantah dengan lemak jenuh yang membahayakan kesehatan bisa menjadi minyak goreng baru. Selanjutnya, setelah penjernihan minyak itu dicampur dengan jeli dengan berbagai aroma, seperti kopi, cokelat, dan vanila. Kemudian diolah, lalu dicetak seperti butiran kopi dan cokelat bar yang dikemas dalam botol plastik.

“Bahkan aroma terapi kopinya. Bisa menghilangkan stres,” ujar Arulia. Produk dengan nama Mijel Natural Relaxants dibanderol seharga Rp9.000,00 untuk isi 80 gram. Menurut dia, sejak dijual bebas, terutama melalui media “online”, pada bulan Maret sampai Juni 2016, sudah terjual sekitar 2.300 buah.

“Kami menjual secara online dan konsumen kami paling banyak adalah mahasiswa. Dengan penggunaan aroma terapi dari jelantah ini bisa membantu berhemat ruangan dan bahannya juga tidak mengandung unsur kimia,” katanya.

STEVY WIDIA

Tags: aroma terapiinovasimijel natural relaxantsminyak jelantahUniversitas Brawijaya Malang
Previous Post

Fauzan Helmi Sudaryanto : Bangun Solusi Bersahabat Bagi Para Komuter

Next Post

Perhitungan Biaya Interkoneksi Timbulkan Persaingan Tidak Sehat?

Related Posts

Green Chemistry Jadi Peluang Baru Startup Indonesia Masuk Industri
Startup & Entrepreneurship

Green Chemistry Jadi Peluang Baru Startup Indonesia Masuk Industri

29 September 2026
0
Industry

Anak Muda Asia Pasifik Ubah Limbah Kemasan Jadi Solusi Bisnis Berkelanjutan

25 September 2026
0
51 Tahun Polytron, Strategi Beradaptasi dengan Generasi Baru
Industry

51 Tahun Polytron, Strategi Beradaptasi dengan Generasi Baru

20 September 2026
0
Load More
Next Post
Perhitungan Biaya Interkoneksi Timbulkan Persaingan Tidak Sehat?

Perhitungan Biaya Interkoneksi Timbulkan Persaingan Tidak Sehat?

Tingkatkan Daya Saing SDM Pariwisata, Kemenpar Gandeng Hildiktipari

Tingkatkan Daya Saing SDM Pariwisata, Kemenpar Gandeng Hildiktipari

Direksi Telkom Jadi Guru Di Program BUMN Mengajar

Direksi Telkom Jadi Guru Di Program BUMN Mengajar

Discussion about this post

Recent Updates

Visa Stablecoin Asia Pasifik

Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin untuk Transaksi Harian

5 Oktober 2026
Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

5 Oktober 2026
AI jadi Tools

Startup AI untuk Bangun Kebiasaan Jadi Juara Action AI Boost Demo Day 2026

5 Oktober 2026
Canva Telkomsel

Dukung Kreasi Konten Telkomsel dan Canva Hadirkan Paket Bundling

5 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Visa Stablecoin Asia Pasifik

Visa: 46% Konsumen Asia Pasifik Berminat Gunakan Stablecoin untuk Transaksi Harian

5 Oktober 2026
Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

Gamer Makin Butuh Smartphone Berperforma Tinggi

5 Oktober 2026
AI jadi Tools

Startup AI untuk Bangun Kebiasaan Jadi Juara Action AI Boost Demo Day 2026

5 Oktober 2026
Canva Telkomsel

Dukung Kreasi Konten Telkomsel dan Canva Hadirkan Paket Bundling

5 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version