Smart Blind, Kaca Mata Bagi Penyandang Tuna Netra

Alat Smart Blind. (Foto: ui/youngster.id)

youngster.id - Tiga mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) membuat alat bantu baca buku bagi penyandang tuna netra yang diberi nama Smart-Blind. Alat ini bekerja dengan cara mengkonversi gambar dari media cetak menjadi teks dan teks tersebut diubah menjadi suara yang dapat langsung diterima oleh penyandang tuna netra.

Ke-3 mahasiswa Teknik Elektro UI tersebut adalah Maulana Bisyir Azhari, Gibran Muhammad Fajar Wisesa dan Nikolas Jalu Padma Iswara yang membuat SMART-BLIND dibawah bimbingan Dosen Teknik Elektro UI Dr. Ir. Purnomo Sidi Priambodo, M. Sc.

Dengan Smart-Blind, para penyandang tuna netra dapat langsung menekan tombol dan menggerakkan alat ke atas media cetak yang dikehendaki. Dalam hitungan beberapa menit alat tersebut akan memproses gambar yang berisi tulisan menjadi suara sehingga dapat dengan mudah diterima oleh penyandang tunanetra.

“Dalam hitungan beberapa menit alat tersebut akan memproses gambar yang berisi tulisan menjadi suara sehingga dapat dengan mudah diterima oleh penyandang tunanetra,” jelas Maulana kepada rekan media Jumat (17/8/2018).

Baca juga :   Bekraf Pinang Perbankan Untuk Permodalan Pelaku Ekonomi Kreatif

Keunggulan alat ini antara lain efisien, portable, dan mudah digunakan oleh penyandang tuna netra.Cara menggunakan alat ini adalah dengan menaruh corong alat yang didalamnya ada sebuah kamera pada media cetak yang hendak dibaca dan menekan tombol untuk mengambil gambar tulisan yang ada di media tersebut.

Menurut Maulana, ada beberapa latar belakang yang membuat mereka membuat alat ini. Salah satunya adalah kesulitan tuna netra untuk mendapatkan informasi yang cepat dari sumber media cetak, solusi yang ada saat ini.

“Dengan mengkonversi tulisan ke dalam huruf braille, itu memakan waktu yang cukup lama. Sehingga tidak efektif dan efisien. Berangkat dari hal tersebut, maka kami membuat alat ini,” ujar Maulana.

Alat ini dapat digunakan dalam kegiatan akademik di sekolah atau universitas, literasi ilmu pendukung pekerjaan ataupun sebagai alat bantu baca dalam kegiatan sehari-hari.

FAHRUL ANWAR