Jumat, 27 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

15 Startup Lolos Surge 3 Dan Dapat Pendanaan Dari Sequoia

28 April 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
15 Startup Lolos Surge 3 Dan Dapat Pendanaan Dari Sequoia

Surge ketiga, pilih 15 startup dari Asia Tenggara dan India. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Sequoia India menggelar Surge ketiga, program percepatan untuk startup di Asia Tenggara dan India. Kali ini, terpilih 15 perusahaan rintisan, termasuk dari Indonesia yang akan mendapatkan dana segar US$ 1 juta hingga US$ 2 juta (sekitar Rp 14,5 miliar-Rp 30,9 miliar).

Sejak peluncurannya pada Maret 2019, Surge telah berkembang menjadi komunitas yang terdiri atas lebih dari 110 founder dari 52 startup yang tersebar di enam negara. Program ini juga memberikan program workshop company-building serta dukungan dari komunitas mentor dan founder ternama dari perusahaan-perusahaan seperti Gojek, ONE Championship, dan Tokopedia.

“Kami percaya bahwa sangat penting untuk mendukung para pendiri startup, bukan hanya saat mereka berhasil, namun juga di masa-masa sulit,” ucap Rajan Anandan Managing Director Surge and Sequoia Capital India LLP dalam siaran pers, Senin (27/4/2020).

Baca juga :   Konten Video Vision Kini Hadir di Aplikasi MAXstream

Pendiri dari startup yang terpilih atau cohort surge ketiga itu berasal dari delapan kebangsaan lainnya yakni India, Indonesia, Vietnam, Singapura, Italia, Kanada, Barbados dan Swedia. Perusahaan rintisan Tanah Air yang ikut serta yakni CoLearn, yang memberikan layanan belajar online. Platform ini semakin populer di tengah pandemi corona, karena siswa dan mahasiswa belajar dari rumah.

“Asia Tenggara merupakan ekosistem startup yang berkembang pesat didorong oleh perekonomian digital dan mobile first,” kata Anandan.

Ia menjelaskan, program surge 03 tidak berbeda dari sebelumnya. Program ini didesain untuk memberikan keunggulan khusus bagi para pendiri. Caranya, membantu mereka mengatasi hambatan-hambatan pada tahap awal dengan akses ke bantuan modal, sumber daya, mentor-mentor dan ahli-ahli yang dibutuhkan untuk mengembangkan startup. Karena itu, program tersebut terdiri dari empat komponen utama. Pertama, modal. Kedua, Komunitas agar para pendiri startup dapat saling belajar, bertumbuh, dan berbagi tentang perjalanan mereka satu sama lain

Baca juga :   Tik Tok Hasilkan Rp 1 Triliun dari Siaran Langsung

Ketiga, dukungan pengembangan perusahaan dengan pelatihan dan seminar. Terakhir, pengalaman berskala global di mana para mentor Surge dari Silicon Valley, Tiongkok, Asia Tenggara dan India akan memberikan kesempatan bagi para pendiri untuk lebih memahami ekosistem startup global. Program Surge tersebut sudah digelar sejak Maret 2019. Setidaknya lebih dari 110 pendiri dari 52 startup di enam negara mengikuti program ini.

Secara keseluruhan, cohort Surge 03 telah menghasilkan lebih dari US$39 juta di putaran pendanaan program Surge mereka. Startup dari Surge telah menghasilkan lebih dari US$250 juta setelah menyelesaikan program Surge dalam putaran pendanaan berikutnya. Kini, Sequoia membuka pendaftaran Surge 04 yang akan dimulai pada September nanti.

Baca juga :   Satu Startup Indonesia Masuk Microsoft Accelerator Gelombang 11

STEVY WIDIA

Tags: Sequoia IndiastartupSurge 3
Previous Post

Tokopedia Hadirkan Inovasi Untuk Permudah Belanja Selama Ramadan 1441H

Next Post

GrabWheels Tersedia Gratis Bagi Petugas Medis RS Covid-19 Wisma Atlet

Related Posts

SelectUSA Investment Summit 2026
Startup

SelectUSA Investment Summit 2026, Kompetisi Bagi Startup Indonesia Yang Siap Masuk Pasar AS

24 Februari 2026
0
TechCrunch Disrupt 2022
Startup

TechCrunch Kembali Gelar Startup Battlefield 200 Tahun 2026

18 Februari 2026
0
Living Lab Ventures
Startup

Living Lab Ventures Terapkan Strategi Investasi Berbasis Inovasi dan Kebutuhan Kota

12 Februari 2026
0
Load More
Next Post
GrabWheels, Solusi Mobilitas Ramah Lingkungan

GrabWheels Tersedia Gratis Bagi Petugas Medis RS Covid-19 Wisma Atlet

Cashlez Capai Pertumbuhan Pesat Sepanjang Tahun 2019

Cashlez Segera IPO Dengan Target Rp87,5 miliar

Telkomsel Rilis Solusi IoT untuk Tingkatkan Produktivitas Bisnis UMKM

Telkomsel Rilis Solusi IoT untuk Tingkatkan Produktivitas Bisnis UMKM

Discussion about this post

Recent Updates

Konektivitas Penerbangan Global

Studi MIT–NUS: Konektivitas Penerbangan Global Pengaruhi Lokasi Investasi Perusahaan Multinasional

27 Februari 2026
pendanaan Fintech

Pendanaan Fintech Asia-Pasifik Mulai Stabil di Semester II 2025, Investor Fokus ke AI dan Infrastruktur

27 Februari 2026
Kemenag x British Council

Kementerian Agama dan British Council Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Inggris Madrasah

27 Februari 2026
TEDxSampoerna University 2026

TEDxSampoerna University 2026, Bahas Kesiapan Gen Z Hadapi Era AI

27 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Konektivitas Penerbangan Global

Studi MIT–NUS: Konektivitas Penerbangan Global Pengaruhi Lokasi Investasi Perusahaan Multinasional

27 Februari 2026
pendanaan Fintech

Pendanaan Fintech Asia-Pasifik Mulai Stabil di Semester II 2025, Investor Fokus ke AI dan Infrastruktur

27 Februari 2026
Kemenag x British Council

Kementerian Agama dan British Council Tingkatkan Kompetensi Guru Bahasa Inggris Madrasah

27 Februari 2026
TEDxSampoerna University 2026

TEDxSampoerna University 2026, Bahas Kesiapan Gen Z Hadapi Era AI

27 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version