Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

5 Pencarian Terbanyak di Google Sepanjang 2019

1 Januari 2020
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Google For Indonesia ke-4: Tingkatkan Keterampilan Digital

Randy Jusuf, Managing Director Google Indonesia. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perwakilan Google di Indonesia memaparkan lima pencarian terbanyak di Google Search sepanjang tahun 2019. Laporan ‘Year in Search Google 2019’ ini dihimpun dari penelitian pihak ketiga.

Berikut tren pencarian yang berhasil dihimpun sepanjang tahun 2019.

1. Dompet Digital

Pencarian dompet digital seperti Gopay, DANA, OVO dan lainnya melalui Google meningkat tiga kali lipat.
“Peningkatan orang mencari dompet digital terbaik naik tiga kali lipat. Artinya, mereka ingin tahu dompet digital yang mereka ingin pakai,” Head of Large Customer Marketing Google Indonesia Muriel Makarim baru-baru ini.
Menurut Muriel para pelaku bisnis juga mencari tahu bagaimana cara bergabung menjadi merchant dompet digital untuk mempermudah transaksi konsumen mereka.

2. Online shop

Tren kedua ialah pencarian online shop atau ecommerce, terutama oleh masyarakat yang tinggal di luar kota besar. Berbeda dengan tahun lalu yang mana mereka hanya sekadar mencari informasi barang tanpa membeli, kini mereka juga aktif sebagai pembeli.

Baca juga :   Google Perkenalkan Asisten Google dalam Bahasa Indonesia

“Tahun ini masyarakat yang tinggal di luar kota besar tidak hanya menjadi online user, tetapi mereka juga mulai membeli. Namun, kalau dilihat dari total transaksi masih besar masyarakat di kota besar sekitar 5 kali lipat dibanding mereka yang tinggal di kota kecil,” tutur Muriel.

Muriel pun mengungkapkan alasan mereka mulai membeli barang melalui ecommerce karena sejumlah perusahaan telekomunikasi mulai menginvestasikan pembangunan infrastruktur jaringan.

Selain itu, harga ponsel dan paket data internet dinilai cukup terjangkau.

3. Mencari berita dan sinetron di Youtube

Perpindahan menonton konten berita dan sinetron dari televisi menuju Youtube menurut Muriel dikarenakan pengguna aktif Youtube telah mencapai 79 juta sampai tahun 2019 dan 90 persen pengguna mengakses Youtube melalui ponsel mereka.

Baca juga :   Kembangkan Desa Wisata & Festival Daerah, Kemenparekraf Gandeng tiket.com

“Monthly active user [pengguna aktif Youtube per bulan] Indonesia lebih dari 79 juta yang 18 tahun ke atas, kita melihat tren sinetron dan berita yang menonton di platform digital naik dua kali lipat. Salah satu pendorongnya adalah kenyamanan,” terangnya.

4. Produk perawatan wajah

Tren pencarian Google tahun ini juga menunjukkan produk kecantikan masuk lima besar paling banyak dicari, khususnya produk perawatan wajah.

Berdasarkan data Google, pencarian produk micellar water atau pembersih wajar cair yang berbahan dasar air meningkat hampir dua kali lipat.

“Perkembangan keyword micellar water meningkat hampir dua kali lipat, lalu produk Himalayan salt. Kalau dulu untuk merawat muka hanya beli pencuci muka dan pelembab, sekarang ada beberapa langkah untuk bersihin muka mungkin 4 atau 5,” imbuh Mulier.

Baca juga :   App Annie : Indonesia Peringkat 10 Dunia Untuk Pengunduh Aplikasi Android

5. Tingkat polusi udara

Tren terakhir adalah peningkatan masyarakat Indonesia mengunduh salah satu aplikasi kualitas udara yakni Air Visual yang meningkat hampir empat kali lipat, terutama saat kebakaran terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia beberapa waktu lalu.

“Ada berapa yang unduh aplikasi Air Visual untuk tahu polusi di Jakarta hari ini, kita lihat peningkatan keyword kualitas udara meningkat besar hampir 4 kali lipat terutama pada saat kebakaran hutan,” kata Muriel.

“Dan orang bukan hanya ingin tahu apa saja yang sedang terjadi di lingkungannya tapi ini menyambung ke produk, peningkatan mobil listrik juga meningkat contohnya taksi listrik Blue Bird,” pungkasnya.

STEVY WIDIA

Tags: GoogleGoogle search
Previous Post

Telkom Pastikan Kualitas Layanan Jelang Pergantian Tahun 2019/2020

Next Post

Tren Konten Kreator Terus Meningkat di 2020

Related Posts

Grup GoTo
Features

Perjalanan GoTo dari Startup Call Center hingga Raksasa Ekosistem Digital Indonesia

28 Februari 2026
0
startup AI
Technology

Untuk Perkuat Daya Saing Startup AI Nasional Komdigi Gandeng Google

27 Februari 2026
0
Google
Technology

Google Blokir 1,75 Juta Aplikasi dan 80 Ribu Akun Pengembang

26 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Twitter Indonesia Hadirkan BlueRoom

Tren Konten Kreator Terus Meningkat di 2020

Ekosistem Startup Diharapkan Turunkan Angka Pengangguran

Awal 2020, Indonesia Punya 7 Unicorn

Presiden Joko Widodo Resmikan Tol Langit

Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Terbesar di Asia Tenggara

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version