Selasa, 31 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Agro Solution, Inovasi Berkelanjutan Bagi Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi

16 Maret 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Pupuk Kaltim

Implementasi teknologi berbasis industri 4.0 oleh Pupuk Kaltim. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Mengacu data Ketahanan Pangan Indonesia, angka untuk negara Indonesia turun dari posisi 62 pada 2019 ke posisi 65 pada 2020 dari total 113 negara (berdasarkan Global Food Security Index/GFSI). Turunnya posisi Indonesia dalam indeks ini mencerminkan masih perlunya upaya keras untuk mencapai ketahanan pangan.

Tidak hanya posisi dalam indeks, posisi Indonesia dalam beberapa indikator juga masih perlu diperhatikan. Indonesia berada di posisi ke-55 pada indikator keterjangkauan, posisi ke-34 pada kategori ketersediaan serta posisi ke-89 pada kategori kualitas dan keamanan.

“Meskipun ada sederet tantangan yang muncul di tengah pandemi, kita harus terus memunculkan berbagai kesempatan dan inovasi baru yang mampu mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Rahmad pribadi Direktur Utama Pupuk Kaltim dalam keterangannya, Selasa (16/3/2021).

Baca juga :   UGM Juara Kompetisi Inovasi Ketahanan Pangan YSEALI

Menurut dia, untuk menghadapi tantangan global seperti COVID-19, pengelolaan pertanian yang adaptif dan inovatif menjadi sangat penting dilakukan agar ketahanan pangan menjadi lebih baik dan tangguh. Apalagi dalam masa pandemi ini petani wajib dilindungi secara memadai. Beberapa hal yang bisa dilakukan antara lain berkolaborasi dengan offtaker, saling berbagi pengalaman, dan memanfaatkan teknologi dalam memenuhi kebutuhan primer berupa pangan. Implementasi teknologi berbasis industri 4.0 ini rupanya juga telah diimplementasikan oleh Pupuk Kaltim.

“Pengembangan teknologi di perusahaan merupakan langkah peningkatan daya saing di kancah nasional maupun global. Kami telah mengimplementasikan teknologi berbasis industri 4.0 tersebut di seluruh lini perusahaan, mulai dari Smart Operation, Smart Maintenance, Smart Distribution, hingga Digital Performance Management System. Untuk memaksimalkan inovasi, Pupuk Kaltim juga bekerja sama dengan berbagai institusi dan lembaga pendidikan maupun riset di Indonesia untuk berbagai terobosan berbasis digital. Dengan demikian, diharapkan seluruh inovasi yang dikembangkan akan berdampak pada efisiensi,” pungkas Rahmad.

Mengacu data Ketahanan Pangan Indonesia, angka untuk negara Indonesia turun dari posisi 62 pada 2019 ke posisi 65 pada 2020 dari total 113 negara (berdasarkan Global Food Security Index/GFSI). Tidak hanya posisi dalam indeks, posisi Indonesia dalam beberapa indikator juga masih perlu diperhatikan. Indonesia berada di posisi ke-55 pada indikator keterjangkauan, posisi ke-34 pada kategori ketersediaan serta posisi ke-89 pada kategori kualitas dan keamanan. Turunnya posisi Indonesia dalam indeks ini mencerminkan masih perlunya upaya keras untuk mencapai ketahanan pangan.

Baca juga :   Kini, Buku “Kurikulum Merdeka” Bisa Diunduh Gratis di Aplikasi Kipin School

 

STEVY WIDIA

Tags: Agro Solutionketahanan panganKetahanan Pangan IndonesiaPupuk Kaltim
Previous Post

Tokopedia Dukung Pengiat UMKM Lewat Inisiatif Hyperlocal

Next Post

EPPIC, Kompetisi Penyelesaian Limbah Plastik di Laut Indonesia

Related Posts

PFMuda 2025, Dukung 110 Inovasi Sosial Untuk Ketahanan Energi dan Pangan
Startup & Entrepreneurship

PFMuda 2025, Dukung 110 Inovasi Sosial Untuk Ketahanan Energi dan Pangan

28 Agustus 2025
0
Pupuk Indonesia x PETRONAS
Technology

Dukung Ketahanan Pangan dan Hilirisasi Industri, Pupuk Indonesia dan PETRONAS Chemicals Perkuat Sinergi

1 Agustus 2025
0
House of Future - Pupuk Kaltim
News

Pupuk Kaltim Tingkatkan Kompetensi Karyawan Melalui Program House of Future

31 Oktober 2024
0
Load More
Next Post
polusi plastik

EPPIC, Kompetisi Penyelesaian Limbah Plastik di Laut Indonesia

gamer perempuan

Game Talent ID, Program Menjembatani Akademisi dan Pelaku Industri

Mochammad Dandi Sepsaditri - Baso Aci Akang

Mochammad Dandi Sepsaditri : Kembangkan Bisnis Bakso Aci Dengan Inovasi dan Kolaborasi

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version