Sabtu, 11 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Akan Ada 1.000 Toko Tani Indonesia di Jabodetabek

7 Februari 2017
in News
Reading Time: 2 mins read
Akan Ada  1.000 Toko Tani Indonesia di Jabodetabek

Toko Tani Indonesia (TTI). (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kementerian Pertanian menargetkan membangun 1.000 Toko Tani Indonesia (TTI) pada tahun ini di Jabodetabek. Keberadaan TTI hingga tingkat RT/RW ini diharapkan mampu memangkas rantai pasok pangan, sehingga harga kebutuhan pokok lebih stabil selain itu menjadi peluang usaha baru.

Kementan melibatkan masyarakat untuk membuka Toko Tani Indonesia di wilayahnya dengan sistem konsinyasi. Syaratnya, menyediakan area yang cukup untuk menampung pasokan, mengadakan perjanjian dengan Gerakan Kelompok Tani (Gapoktan), dan mengikuti harga jual di bawah harga pasar. Selanjutnya, TTI akan mendapat suplai komoditas pangan dari Gapoktan meliputi beras, daging sapi, daging kerbau, gulapasir, bawang merah, dan cabai merah.

Spudnik Sujono Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian menuturkan, TTI akan membuat rantai distribusi lebih efisein, sehinga dapat mengurangi disparitas harga antara produsen dan konsumen. “Jika ada yang menjual di luar rekomendasi kami, akan dicabut,’ katanya, dalam siaran pers Senin (6/2/2017).

Baca juga :   E-commerce Masih Jadi Andalan Peluang Usaha di Tahun 2025

Di TTI Center Pasar Minggu misalnya, cabai rawit dijual seharga Rp60.000/kg, cabai keriting Rp35.000/kg, bawang merah Rp27.000/kg, dan bawang putih Rp31.000/kg. Berbeda dengan harga pasar dimana cabai rawit mencapai Rp150.000/kg dan cabai keriting Rp50.000/kg.

Sepanjang 2016, sebanyak 493 Gapoktan telah memasok 1.316 TTI yang tersebar di 22 provinsi dan fokus pada komoditas beras. Sementara, di 2017 ini, Kementan menargetkan 1.000 TTI di Jabodetabek, terdiri dari 400an di Jakarta dan 600an di Bodetabek. Sebanyak 22 TTI diantaranya tersebar di Jakarta Selatan (11 TTI), Jakarta Timur (6 TTI), dan Jakarta Barat (5 TTI).

Komoditas tersebut akan dipasok oleh 406 Gapoktan dari Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Lampung, dan NTB ke masing-masing TTI. Setiap Gapoktan mendapat bantuan Rp100 juta untuk pembelian bahan pangan.

Baca juga :   Charoen Bantu Riset Mahasiswa di 4 PTN

Guru Besar Institut Pertanian Bogor Muhammad Firdaus menilai upaya memangkas rantai pasok dapat dilakukan dengan memperbaiki kualitas dengan melakukan standardisasi produk pertanian, serta menghubungkan petani dengan pasar akhir, terutama pasar modern. “TTI lebih untuk stabilisasi harga di tingkat produsen atau konsumen, bukan utamanya memutus mata rantai pasok,” tuturnya.

STEVY WIDIA

Tags: Gerakan Kelompok Tani (Gapoktan)HortikulturaKementerian Pertanianpeluang usahaToko Tani Indonesia (TTI)
Previous Post

Inkubator Bisnis Penting Bagi Startup

Next Post

RI Ingin Akses Pasar untuk UKM Terbuka Di Mesir

Related Posts

petani milenial
Technology

Upaya Memutus Rantai Penuaan Profil Petani Nasional

5 Februari 2026
0
Tokopedia Fashion Market
Headline

E-commerce Masih Jadi Andalan Peluang Usaha di Tahun 2025

6 Januari 2025
0
Startup pertanian Durian Garden
Headline

Founder Startup Durian Garden Banyuwangi Jadi Young Ambassador Agricultulture 2023

10 Mei 2023
0
Load More
Next Post
Bankir Khusus UKM Perlu Sertifikasi

RI Ingin Akses Pasar untuk UKM Terbuka Di Mesir

Atma Jaya Yogya Gelar Lomba Beton Inovatif Ramah Lingkungan

Atma Jaya Yogya Gelar Lomba Beton Inovatif Ramah Lingkungan

Facebook Dompet Digital

Kursus Online untuk Jurnalis Dari Facebook

Discussion about this post

Recent Updates

Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Danantara Indonesia

Danantara Bentuk DENERA, Holding Pengelolaan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL)

10 April 2026
Endeavor Outliers 2026

Endeavor Outliers 2026: 13 Startup Indonesia & Singapura Raih Predikat Performa Terbaik Global

10 April 2026
AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version