Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Analyze

Counterpoint: Pasar Smartphone Dunia Tumbuh pada Kuartal Tiga 2025

20 November 2025
in Analyze
Reading Time: 2 mins read
Ini Mikro Momen Pengguna Smartphone di Indonesia Versi Google

Aktivitas dengan smartphone telah menjadi bagian dari keseharian masyarakat. (Foto: Ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pasar smartphone dunia mencatat pertumbuhan 4% pada kuartal tiga 2025 dibanding periode yang sama tahun lalu. Laporan riset pasar Counterpoint mengungkap bahwa faktor utama pertumbuhan di Q3 didorong oleh kinerja kuat di sebagian besar pasar Asia-Pasifik (APAC) serta Timur Tengah dan Afrika (MEA).

Analis Senior Counterpoint Shilpi Jain mengungkapkan, pertumbuhan positif di kawasan tersebut banyak ditopang oleh meningkatnya minat konsumen terhadap perangkat 5G yang lebih terjangkau.

“Perangkat 5G murah mendapatkan daya tarik di wilayah pertumbuhan seperti India, sebagian APAC, dan MEA,” ucapnya dikutip dari laporan resmi Counterpoint Kamis (20/11/2025).

Dalam laporan itu disebutkan ada lima besar vendor yang tercatat mendominasi pasar smartphone global. Samsung berada di posisi puncak dengan market share 19% disusul Apple (18%), lalu Xiaomi (14%). Sedang Oppo dan Vivo sama-sama memperoleh market share 9%.

Baca juga :   Pendanaan ke Startup Fintech di Indonesia Turun 51% di Tahun 2023

Jumlah pangsa pasar dalam riset Counterpoint ini dihitung berdasarkan jumlah pengiriman perangkat dari vendor ke pengecer (sell-in), bukan ke tangan pengguna langsung (sell-out).

Menurut Analis Riset Kamal Singh, peningkatan tersebut didorong oleh performa kuat dari lini Galaxy A series, terutama seri terbaru Galaxy A17 dan A07. Tidak hanya itu, ponsel lipat Samsung Galaxy Z Fold7 yang baru diluncurkan pada Juli 2025 lalu juga menunjukkan kinerja penjualan yang kuat.

“Samsung terus memimpin pasar dengan pangsa pengiriman 19% pada Q3 2025 dan pertumbuhan 6% YoY,” ujarnya.

Menurut Singh, kuatnya performa penjualan tersebut dipicu oleh tingginya minat early adopter, promosi agresif dari operator seluler, serta ketertarikan konsumen yang masih tinggi terhadap ponsel lipat.

Baca juga :   Kolaborasi Samsung, Razer dan SISTIC Di SEA-Invitational 2020

Sementara Apple dengan pangsa pasar 18% mengalami pertumbuhan sekitar 9% dari tahun ke tahun, di kuartal-III 2025. Perangkat ini mencatat pertumbuhan yang kuat di kawasan Jepang, China, Eropa Barat, dan sebagian wilayah APAC.

Laporan itu juga mengungkapkan, Xiaomi berhasil meraih pangsa pasar terbanyak di kawasan Asia Tenggara, Timur Tengah dan Afrika, serta Amerika Latin. Pertumbuhan tersebut didorong oleh kerja sama dengan operator seluler setempat, promosi, hingga penguatan kanal penjualan baik secara offline maupun online

Sementara Counterpoint mencatat, market share Oppo mencapai 9% dengan pertumbuhan tahunan sekitar 1 persen. Kinerja tersebut, banyak ditopang oleh penjualan ponsel 5G yang terjangkau di kawasan Asia Tenggara dan Timur Tengah. Sementara “saudaranya”, OnePlus, juga terpantau berkontribusi lewat peningkatan penjualan di China dan India.

Baca juga :   Populix: 41% Orang Indonesia Pernah Melakukan Pinjol untuk Kebutuhan Rumah Tangga dan Modal Usaha

Sedang Vivo yang mencatat pangsa pengiriman sekitar 9% mengalami pertumbuhan tahunan 6%. Pasar terbesar Vivo saat ini yaitu India dan Asia Tenggara.

Di luar lima besar vendor utama itu, Google menjadi salah satu merek yang menonjol karena mencatat pertumbuhan pengiriman yang cukup signifikan. Pada Q3 2025 ini, pertumbuhan tahunan (YoY) Google mencapai 18%. Pertumbuhan ini didorong oleh faktor penjualan seri Pixel 9 Google yang cukup baik, serta integrasi fitur kecerdasan buatan (AI) dan ekspansi penjualan ke lebih banyak wilayah.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: AppleOppopasar smartphoneriset pasar CounterpointsamsungVivoXiaomi
Previous Post

Meta Lindungi Kreator, Konten Reels Tak Bisa Diunggah Ulang Tanpa Izin

Next Post

Indonesia Jadi Sasaran Tertinggi Penipuan Lowongan Kerja di Asia Pasifik

Related Posts

10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026
BizTech

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
0
Tren Gen AI Diproyeksi Segera Masuk Ke Segmen Smartphone Dengan Harga Terjangkau
AI & Cyber

Tren Gen AI Diproyeksi Segera Masuk Ke Segmen Smartphone Dengan Harga Terjangkau

14 November 2025
0
Apple Gelar Swift Student Challenge 2026, Kisah Peserta Indonesia Jadi Inspirasi
BizTech

Apple Gelar Swift Student Challenge 2026, Kisah Peserta Indonesia Jadi Inspirasi

12 November 2025
0
Load More
Next Post
Jakarta Raih Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan Terbaik 2016

Indonesia Jadi Sasaran Tertinggi Penipuan Lowongan Kerja di Asia Pasifik

Jaring Sineas Muda MAXStream Studios Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Indonesia

Jaring Sineas Muda MAXStream Studios Gelar Kompetisi Film Pendek Bertema Indonesia

UMKM Pintar, Platform Literasi Keuangan Pelaku Usaha Perempuan

UMKM Pintar, Platform Literasi Keuangan Pelaku Usaha Perempuan

Discussion about this post

Recent Updates

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
Mambu

Mambu Perluas Payments Hub ke Asia Tenggara, Indonesia Jadi Pasar Utama

25 Februari 2026
bisnis kost

Ramadan Jadi Periode Performa Terendah Bagi Bisnis Kost

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version