Selasa, 10 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News ANALYZE

Strategi Pelaku Wisata Asia Pasifik Bangun Kepercayaan untuk Dorong Pertumbuhan

13 Mei 2025
in ANALYZE, News
Reading Time: 2 mins read
Huta Siallagan

Huta Siallagan, desa wisata di Pulau Samosir Danau Toba, Sumut. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Seiring menurunnya permintaan wisata pasca-pandemi, brand menghadapi tantangan seperti travel fatigue dan tekanan ekonomi, sehingga fokus semakin besar pada retensi (65%) dan pembangunan brand (64%). Hasil studi terbaru dari Impact.com dan Difital Travel Insight menyoroti pergeseran preferensi, prioritas brand, dan kebutuhan akan strategi pemasaran yang mengikuti ekspektasi konsumen.

“Konsumen saat ini menginginkan kepercayaan, transparansi, dan keaslian. Mereka cenderung bergantung pada komunitas dan sumber informasi yang terpercaya untuk membantu mereka membuat keputusan pemesanan,” ungkap Adam Furness, Managing Director APJ Impact.com dikutip Selasa (13/5/2025).

Impact.com adalah platform manajemen kemitraan terkemuka di dunia, bekerja sama dengan Digital Travel Insights menerbitkan laporan wawasan pemasaran travel berjudul  “Beyond the Booking: Where APAC Travel Brands Are Investing for Growth. Studi ini menampilkan perspektif dari 100 pemimpin pemasaran pariwisata di Asia Tenggara dan 1.200 wisatawan dari Singapura, Australia, dan Tiongkok, yang menggambarkan bagaimana bisnis dan konsumen menghadapi lanskap travel yang terus berubah.

Baca juga :   Pemasaran Afiliasi Jadi Penggerak Kuat Pertumbuhan Commerce Influencer

“Brand yang sukses adalah yang mampu menyeimbangkan strategi akuisisi dengan retensi, sekaligus membangun komunitas melalui kemitraan dengan afiliasi, influencer, publisher, customer advocate, dan sebagainya. Laporan ini menunjukkan bagaimana kemitraan dapat membantu pemasar meningkatkan pendapatan sekaligus menjalin koneksi yang kuat dengan wisatawan melalui konten yang lebih autentik, rekomendasi, dan ulasan,” papar Adam.

Sorotan utama dari laporan ini meliputi:

Memahami dan Melibatkan Wisatawan yang Terus Berkembang:
Wisatawan Asia Pasifik dikenal digital-savvy dan selektif, dengan rekomendasi dari teman dan mulut ke mulut menjadi pengaruh utama untuk pemesanan terkait travel, dipercaya oleh 62,5% wisatawan di Singapura, 67,5% di Australia, dan 75% di Tiongkok. Meski begitu, banyak brand yang masih kurang berinvestasi di kanal kepercayaan tinggi ini, yang menunjukkan peluang pertumbuhan yang besar.

Baca juga :   Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia, impact.com Jadi Anggota MMA Global-Indonesia

Di saat yang sama, wisatawan—terutama di Singapura—juga mengandalkan berbagai platform dalam mengambil keputusan. Situs perbandingan (74%), OTA (65%), program loyalitas (51%), dan media sosial (31%) semua berperan penting, menekankan perlunya brand untuk hadir di berbagai touchpoint agar dapat membimbing konsumen sepanjang perjalanan pembelian mereka.

Peran Kemitraan dalam Mendorong Pertumbuhan:
Di Singapura, 68% wisatawan paling mempercayai situs ulasan dan perbandingan, sejajar dengan Tiongkok (72%) dan lebih tinggi dibandingkan Australia (59%). Ini menjadi peluang bagi brand untuk menyematkan tautan afiliasi di konten dan panduan travel, menangkap niat pembelian sejak awal perjalanan pengambilan keputusan.

Untuk menggerakkan wisatawan dari inspirasi menuju pemesanan, brand yang sigap akan memperluas strategi kemitraan mereka dengan bekerja sama dengan influencer, afiliasi, OTA, publisher premium, dan mitra lainnya. Saat ini, lebih dari 1 dari 4 pemasar (27%) masih mengandalkan OTA dan agregator untuk menjangkau audiens dengan niat beli tinggi. Namun, dengan komisi yang bisa mencapai hingga 30%, banyak brand mulai meninjau ulang alokasi anggaran mereka. Di sisi lain, 25% pemasar menyebut pemasaran afiliasi sebagai area yang terus berkembang, berkat model berbasis kinerja yang hanya membayar mitra saat ada pemesanan—serta sekaligus menjawab kebutuhan konsumen akan cashback, program loyalitas, dan diskon.

Baca juga :   impact.com: Pebisnis Travel Harus Menata Kembali Fokus Strategi Pemasarannya

Pelaku Wisata Memperkuat Investasi:
Meski pemasar menunjukkan fokus pada iklan online (27%) dan OTA (28%), pemasaran afiliasi (15%) dan pemasaran influencer (11%) semakin memainkan peran penting. Di Singapura, 45% wisatawan mempercayai afiliasi dan 63% mempercayai influencer saat merencanakan perjalanan mereka. Tren ini meluas di seluruh kawasan, dengan 50% wisatawan Australia mempercayai afiliasi dan 68% mempercayai influencer, dan di Tiongkok masing-masing 59% dan 75%, yang menyoroti pengaruh kanal-kanal ini yang semakin besar dalam pengambilan keputusan travel.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: Digital Travel Insightsimpact.comindustri wisatapemasaran travel
Previous Post

Kini, Perusahaan Tidak Dapat Lagi Mengabaikan Optimalisasi Cloud

Next Post

PinePick, Platform Trading Modern Berbasis Real Time

Related Posts

Influencer marketing
Headline

Pemasaran Afiliasi Jadi Penggerak Kuat Pertumbuhan Commerce Influencer

18 Juli 2025
0
kreator konten
ANALYZE

Kepercayaan Konsumen di Asia Tenggara Terhadap Influencer Menurun

18 Juli 2025
0
Influencer marketing
Headline

impact.com: Pebisnis Travel Harus Menata Kembali Fokus Strategi Pemasarannya

9 Mei 2025
0
Load More
Next Post
PinePick

PinePick, Platform Trading Modern Berbasis Real Time

UniPin x Jollibee

UniPin Gandeng Jollibee Untuk Perluas Bisnis Retail Ke Filipina

Huawei Indonesia IP Club

Huawei Indonesia IP Club 2025, Dorong Transformasi Digital Lintas Industri Berbasis AI

Discussion about this post

Recent Updates

Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version