Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Android Nougat Punya Panic Button untuk Deteksi Aplikasi Jahat

15 Juli 2017
in News
Reading Time: 1 min read
Android Nougat Punya Panic Button untuk Deteksi Aplikasi Jahat

Android 7 Nougat. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Belakangan ini beredar kabar tentang banyaknya aplikasi di Google Play yang terinfeksi malware dan membahayakan sistem Android. Google pun turut bertanggung jawab mengamankan setiap smartphone Android.

Perusahaan raksasa bermarkas di Silicon Valley itu memperkenalkan sebuah fitur keamanan baru di Android Nougat 7.1 yang disebut panic detection mode alias panic button.

Fitur ini memiliki kegunaan untuk mendeteksi aplikasi-aplikasi bersifat jahat. XDA Developer baru-baru ini melansir fitur ini melacak berapa kali pengguna menekan tombol back selama periode waktu tertentu.

Saat tombol ditekan sekitar 0,3 detik atau lebih cepat, fitur ini akan menonaktifkan dan membatalkan perintah kerja aplikasi, serta mengirim kembali kamu ke homescreen smartphone.

Fitur ini berguna untuk mencegah aplikasi jahat masuk ke smartphone. Deteksi dari panic button berupaya untuk memudahkan pengguna ke luar dari aplikasi-aplikasi jahat. Nah, ketika fitur tersebut aktif dan pengguna sudah ada di Home, pengguna bisa menghapus aplikasi jahat yang dimaksud.

Baca juga :   Qlue Perkuat Penetrasi Ke Segmen Enterprise

Hadirnya fitur ini akan sangat memudahkan pengguna, apalagi saat sebuah aplikasi jahat berulang kali menolak dinonaktifkan. Modus panic button ini mendeteksi pengguna yang berusaha ke luar dari sebuah aplikasi.

Sayangnya, saat ini jumlah pengguna Android yang menjalankan Android Nougat baru 0,9 % dari total pengguna Android.

STEVY WIDIA

Tags: Android Nougataplikasi jahatGoogle
Previous Post

Fender Play, Aplikasi Belajar Gitar dari Fender

Next Post

TNC dan NVIDIA Dukung E-Sport di Indonesia

Related Posts

Grup GoTo
Features

Perjalanan GoTo dari Startup Call Center hingga Raksasa Ekosistem Digital Indonesia

28 Februari 2026
0
startup AI
Technology

Untuk Perkuat Daya Saing Startup AI Nasional Komdigi Gandeng Google

27 Februari 2026
0
Google
Technology

Google Blokir 1,75 Juta Aplikasi dan 80 Ribu Akun Pengembang

26 Februari 2026
0
Load More
Next Post
TNC dan NVIDIA Dukung E-Sport di Indonesia

TNC dan NVIDIA Dukung E-Sport di Indonesia

Finalis Indonesia Digital Leaders 2016 Kunjungi Jakarta Smart City

Ciri Khas Pemimpin Transformasi Digital Menurut SAP

Telkomsel Ajak 12 Pemenang IndonesiaNEXT Tambah Wawasan di Singapura

Kompetisi Ide Bisnis Digital untuk Mahasiswa

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version