Aplikasi m-Fish Bantu Produktifitas Nelayan

Nelayan Go Online. (Foto: Ilustrasi/Youngsters.id)

YOUNGSTER.id - Dunia kelautan dan perikanan juga mengikuti perkembangan teknologi. Kini ada m-Fish aplikasi yang dapat memberikan informasi mengenai kelautan dan perikanan, meliputi informasi cuaca, keberadaan plankton, harga ikan, hingga informasi ketinggian ombak pada hari itu juga.  Aplikasi ini membantu meningkatkan produktifitas nelayan.

Adalah PT XL Axiata Tbk. membagikan 500 perangkat pendukung aplikasi layanan digital XL m-Fish, sebuah aplikasi informasi mengenai laut dan ikan, kepada para nelayan di Kota Balikpapan.

“Pada Rabu dan Kamis kami bagikan 250 perangkat untuk nelayan di Kampung Baru, sisanya akan kami bagikan di Manggar pada 4-5 Maret, hari ini dan besok,” kata Hurry Amar Sidqi Regional Sales Manager XL Axiata Kaltim yang dilansir bisnis.com , Jumat (4/3/2016).

Adapun bantuan perangkat aplikasi m-Fish yang diberikan XL antara lain smartphone, kartu sim XL, solar charger atau pengisi baterai bertenaga sinar matahari, tas kering, dan kabel data. Semua perangkat itu dapat langsung digunakan sebagai pemandu aktivitas penangkapan ikan.

Lebih jauh, Hurry mengatakan nelayan yang menerima paket bantuan m-Fish memperoleh biaya paket data gratis selama sebulan. “Kami menggandeng Institut Teknologi Kalimantan untuk pembinaan dan pendampingan selama enam bulan. Sekaligus untuk menjaga tingkat efektifitasnya,” kata Hurry.

Menurut data Departemen Perdagangan RI, pada tahun 2016, nilai bisnis eCommerce di Indonesia diperkirakan bisa mencapai  Rp 120 triliun, dan bisa mencapai Rp 140 triliun dan dalam tiga tahun ke depan.

Para nelayan yang menggunakan aplikasi ini juga dapat melaporkan informasi mengenai dugaan atau tindakan pencurian ikan dan pengambilan ikan secara ilegal kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Hurry mengatakan XL membuat aplikasi khusus nelayan itu dengan harapan dapat meningkatkan hasil tangkapan para nelayan. Di samping itu, XL juga ingin bersinergi dengan program kementerian terkait dan membuka akses digital kepada masyarakat yang membutuhkan.

 

STEVY WIDIA