Sabtu, 4 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Appdome Hadirkan Layanan Pertahanan Real-Time untuk Serangan Rekayasa Sosial pada Aplikasi Seluler

26 Maret 2024
in News
Reading Time: 2 mins read
Appdome

Cegah Pencurian Identitas Seluler, Appdome Hadirkan 32 Plugin Pertahanan (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Platform untuk layanan pertahanan aplikasi seluler, Appdome, meluncurkan layanan Pencegahan Rekayasa Sosial melalui platform Appdome. Kini, merek seluler dapat dengan mudah memutus siklus serangan rekayasa sosial berbasis AI pada aplikasi Android & iOS, serta melindungi miliaran pengguna seluler dari penipuan dan penyalahgunaan secara real-time.

Tom Tovar, co-founder sekaligus CEO Appdome menjelaskan, layanan Pencegahan Rekayasa Sosial ini memungkinkan merek seluler untuk senantiasa mendeteksi, memblokir, dan mengintervensi momen terjadinya serangan rekayasa sosial yang berupaya memanfaatkan kepercayaan pengguna atau memanipulasi perilaku mereka.

Menurutnya, layanan ini mencakup sejumlah mekanisme pertahanan baru secara real-time terhadap vishing (phising melalui panggilan suara), kontrol desktop jarak jauh, bypass FaceID, aplikasi palsu, dan pertukaran SIM; semuanya berfungsi melindungi keselamatan pengguna, reputasi merek, kelangsungan bisnis, dan penghasilan.

Baca juga :   Targetkan Konsumen Anak Muda Toshiba Fokus Ke Produk Layar Besar

“Munculnya serangan yang didukung kecerdasan buatan meningkatkan keharusan untuk memberikan perlindungan berkelanjutan secara real-time dari serangan rekayasa sosial maupun serangan lainnya. Untuk menopang pertumbuhan jangka panjang ekonomi aplikasi seluler, kami membantu merek dengan menyediakan teknologi untuk mendeteksi setiap serangan, menjaga wewenang merek, dan memutus siklus manipulasi sebagai titik pusat serangan rekayasa sosial,” kata Tovar, Selasa (26/3/2024).

Pencegahan Rekayasa Sosial Appdome memberdayakan merek seluler untuk memutus siklus serangan langsung dengan mendeteksi dan melindungi secara real-time dari metode-metode utama yang digunakan penyerang rekayasa sosial untuk merugikan merek dan pengguna:

  • Penipuan Vishing (Phishing melalui Panggilan Suara): Menggunakan analisis perilaku untuk mendeteksi saat aktivitas pengguna akhir di aplikasi seluler bertepatan dengan panggilan telepon yang berpotensi bahaya melalui serangan seperti FakeCalls.
  • Kontrol Desktop Jarak Jauh: Mendeteksi aplikasi pihak ketiga, seperti TeamViewer, yang digunakan dalam serangan rekayasa sosial untuk mengendalikan perangkat seluler dan aplikasi dari jarak jauh.
  • Bypass Biometrik (FaceID): Mendeteksi saat penyerang berupaya mengelabui, memalsukan, atau melewati fitur pengenalan wajah pada aplikasi seluler Android dan iOS, seperti di GoldPickaxe.
  • Penukaran SIM: Mendeteksi saat penyerang menggunakan aplikasi seluler dengan kartu SIM pengganti yang dikendalikan penyerang.
  • Profil Admin-SU:Mendeteksi jika ada profil MDM, admin-SU, atau profil serupa lainnya yang terinstal di perangkat dan memungkinkan penyerang untuk memata-matai atau mengendalikan aplikasi pengguna.
  • Aplikasi Trojan: Mencegah penggunaan aplikasi trojan, yang disematkan dengan malware seperti FjordPhantom, dalam memata-matai pengguna akhir dan mengumpulkan data untuk serangan rekayasa sosial.
Baca juga :   User Interface dan User Experience Berperan pada Retensi Pengguna Aplikasi Seluler

Fitur-fitur baru Pencegahan Rekayasa Sosial ini dapat diimplementasikan secara terpisah atau dikombinasikan dengan salah satu atau semua dari 300+ fitur keamanan aplikasi seluler, anti-penipuan, anti-malware, kepatuhan geolokasi, dan layanan pertahanan lainnya dari Appdome. Bersama-sama, Appdome memudahkan merek seluler untuk mengonsolidasikan mekanisme pertahanan aplikasi seluler, sehingga mereka tidak lagi menghabiskan banyak biaya dan tenaga untuk menggabungkan berbagai teknologi secara serabutan dalam upaya mencapai kinerja pertahanan yang fungsional.

“Untuk menang, Anda harus memutus siklus serangan rekayasa sosial pada saat terjadinya. Layanan Pencegahan Rekayasa Sosial dari Appdome mampu melakukan hal itu—pertama, kami menghentikan sarana teknis pengendalian aplikasi atau perangkat yang digunakan oleh penyerang, dan kedua, kami menyediakan telemetri dan inteligensi yang memungkinkan aplikasi seluler untuk mengintervensi, misalnya dengan menanyakan, ‘Apakah Anda baik-baik saja?’ ketika ancaman hadir,” klaim Chris Roeckl, Chief Product Officer di Appdome. (*AMBS)

Baca juga :   Berhati-hatilah Dengan Apa Yang Anda Bagikan di Media Sosial

 

Tags: aplikasi selulerAppdomeLayanan Pertahanan Real-TimePlatform untuk layanan pertahanan aplikasi selulerSerangan Rekayasa Sosial
Previous Post

GenSi, Pelatihan Digital Internasional Untuk Anak Muda di Wilayah Terluar Indonesia

Next Post

Dorong Pengembangan Kewirausahaan Lokal, Endeavor Indonesia Peroleh Hibah dari Program upDrive

Related Posts

Appdome
Technology

Deteksi Ancaman Mobile Real Time, Appdome Luncurkan Agentic AI SecOps Agent

5 Januari 2026
0
penipuan belanja online
Technology

Kekhawatiran Konsumen Indonesia Meningkat Saat Penipuan Seluler Berbasis AI Mengancam Musim Belanja

27 November 2025
0
Appdome
News

Cegah Pencurian Identitas Seluler, Appdome Hadirkan 32 Plugin Pertahanan

2 Mei 2025
0
Load More
Next Post
Program upDrive x Endeavor Indonesia

Dorong Pengembangan Kewirausahaan Lokal, Endeavor Indonesia Peroleh Hibah dari Program upDrive

J&T Cargo

J&T Cargo Gandeng 3.337 UMKM Untuk Layani 1,5 Juta Pelanggan

Jalin Nusantara

Hadapi Lonjakan Transaksi Keuangan Lebaran, Jalin Pastikan Layanan Operasional Andal

Discussion about this post

Recent Updates

Equinix

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
Maybank Indonesia

Maybank Indonesia Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan hingga Rp8,24 Triliun pada 2025

2 April 2026
Telkomsel x Huawei

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
Hiburan Digital XLSMART

Hiburan Digital Dongkrak Trafik Lebaran, XLSMART Catat Lonjakan 21%

2 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Equinix

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
Maybank Indonesia

Maybank Indonesia Akselerasi Pembiayaan Berkelanjutan hingga Rp8,24 Triliun pada 2025

2 April 2026
Telkomsel x Huawei

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
Hiburan Digital XLSMART

Hiburan Digital Dongkrak Trafik Lebaran, XLSMART Catat Lonjakan 21%

2 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version