youngster.id - Data pencarian Google Search sepanjang 2025 seputar Ramadan menunjukkan banyak orang kini merencanakan aktivitas mereka menjadi lebih terukur dan strategis. Masyarakat semakin mengandalkan alat bantu yang detil guna mengelola berbagai kebutuhan dan menyederhanakan beragam tugas. Untuk itu, Google Gemini hadir sebagai asisten pribadi yang dapat mendukung beragam aktivitas dan kreativitas.
Communication Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan mengatakan, Gemini kini tidak hanya sekadar pintar, tetapi juga lebih proaktif sebagai asisten pribadi. Pengguna dapat mengandalkan Gemini untuk menyederhanakan berbagai tugas dan kebutuhan praktis harian.
“Gemini terbukti efisien dalam menyederhanakan tugas-tugas yang sebelumnya memakan banyak waktu. AI ini mampu mengelola perencanaan kesehatan, pengaturan logistik, hingga rutinitas harian pengguna hanya bermodalkan perintah teks (prompt) sederhana. Kreativitas dan segala macam ide bisa langsung dihasilkan dalam hitungan detik,” katanya dalam jumpa pers Jumat (27/2/2026) di Jakarta.
Menurut Feliciana, pendekatan Gemini di Indonesia juga disesuaikan dengan kecerdasan lokal (localized intelligence). Asisten AI ini memahami konteks subkultur yang sedang tren, seperti pembahasan seputar anime, drama Korea (K-drama), olahraga, kuliner, hingga gaming.
“Kami lihat bahwa masyarakat Indonesia tidak hanya ingin memahami atau bertahan, tapi juga memerlukan bantuan yang lebih akurat, personal, dan otomatis.
Pengguna dapat mengandalkan Gemini untuk berbagai kebutuhan praktis harian. Mulai dari mencari rekomendasi menu sahur bergizi penambah stamina, hingga memantau kamera pengawas (CCTV) jalur mudik secara seketika (real-time) guna merencanakan perjalanan yang aman dan lancar, ” ungkapnya.
Google juga telah mengintegrasikan model generatif audio Lyria 3 ke dalam Gemini. Didukung oleh teknologi mutakhir Google DeepMind, fitur ini memungkinkan pengguna untuk memproduksi trek musik orisinal berdurasi 30 detik lengkap beserta ilustrasi sampul (cover art) lagunya.
Untuk itu, pada Ramadan ini Google Indonesia berkolaborasi dengan grup qasidah Nasida Ria untuk merilis lagu “Gebrakan Ramadan” dengan video musik bertema masa depan dan AI.
Menurut Feliciana,Nasida Ria tidak hanya ikonik, tetapi juga mencerminkan kekuatan Gemini, bahwa teknologi dan kreativitas tidak harus terpaku pada satu umur. Fitur yang didukung oleh teknologi Google DeepMind ini memudahkan siapa saja untuk membuat trek musik orisinal 30 detik dan cover art unik guna mempercantik konten Ramadan hanya dengan instruksi sederhana.
“Kami percaya AI terasa bermanfaat saat ia memahami hal-hal yang Anda suka. Gemini menerapkan kecerdasan yang dilokalisasi untuk menemani momen-momen sibuk di bulan ini melalui pendekatan subkultur, membuat segala persiapan jadi lebih mudah dan relevan bagi Anda, ” pungkasnya.
STEVY WIDIA


















Discussion about this post