ATM Capital Sedia US$200 Juta untuk Startup di Asia Tenggara

Diskusi venture capital di Asia Tenggara di ajang Tech In Asia 2016. (Foto: Stevy Widia/Youngsters.id)

youngster.id - ATM Capital pemodal ventura asal Beijing, Tiongkok mengumumkan penutupan pertama dana investasi senilai $200 juta. Dana tersebut akan difokuskan ke startup Asia Tenggara, termasuk di Indonesia.

Kendati berangkat dari keahlian industri internet di Tiongkok, ATM Capital menilai bahwa Asia Tenggara memiliki karakteristik serupa. Hal tersebut dibuktikan dari keterlibatan investor Tiongkok dalam mendukung unicorn di Asia Tenggara, seperti Gojek, Grab, Lazada dan lainnya.

Sejauh ini ATM Capital telah berinvestasi pada sejumlah startup di Indonesia, diantarnaya Gojek dan ReWork. Selain itu ATM Capital fokus berinvestasi di perusahaan di bidang logistik, ritel, dan insurtech. Modal ventura dengan dana dari Qu Tian ini memiliki visi untuk membangun mitra lokal strategis dan membentuk visi jangka panjang, termasuk menghubungkan dengan sumber daya melalui jaringannya di Tiongkok.

Debutnya di Indonesia juga sudah dimulai sejak tahun lalu. Pada bulan September 2018, Tsinghua University dan ATM Capital sukses mengadakan acara bertajuk “Southeast Asia Unicorn Growth Program” di Jakarta. Acara tersebut diharapkan dapat meningkatkan komunikasi startup berpotensi untuk menemukan peluang kolaborasi dengan mitra di Asia Tenggara dan Tiongkok.

Baca juga :   Bangun Ide Kreatif Jadi Startup, Ini Tipsnya

Beberapa jajaran investor yang tergabung di ATM Capital termasuk Alibaba eWTP Technology Innovation Fund, 58 Group, Wang Xiaochuan dan beberapa pengusaha Tiongkok lainnya.

STEVY WIDIA