Sabtu, 28 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Autopedia Proyeksikan Industri Mobil Bekas Masih Menjanjikan di Tahun 2025

28 Desember 2024
in News
Reading Time: 2 mins read
Autopedia

Autopedia Proyeksikan Industri Mobil Bekas Masih Menjanjikan di Tahun 2025 (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pasar mobil bekas yang terus melaju hingga menjelang akhir tahun memberikan landasan yang kuat terhadap optimisme PT Autopedia Sukses Lestari Tbk—perusahaan otomotif omnichannel bidang penjualan ritel mobil bekas (Caroline.id), bisnis lelang (JBA) serta bisnis gadai (MotoGadai).

Pada sembilan bulan pertama tahun 2024, Autopedia berhasil melelang sekitar 92.000 unit kendaraan bekas, yang terdiri dari kendaraan roda empat (4W) dan roda dua (2W). Sementara itu, melalui bisnis ritel Caroline.id, telah tercapai penjualan hampir 2.438 unit. Pencapaian ini didorong oleh meningkatnya pasokan mobil tarikan leasing untuk lelang, ekspansi Caroline dan efisiensi operasional.

“Melihat perkembangan hingga saat ini, kami optimis target Autopedia di 2024, yaitu pertumbuhan kinerja dobel digit akan bisa dicapai,” kata Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra, dikutip Sabtu (28/12/2024).

Menurut Jany, turunnya daya beli masyarakat akibat kondisi ekonomi yang belum stabil telah membuat banyak anggota masyarakat mengalihkan rencana pembelian, dari kendaraan baru ke kendaraan bekas yang harganya lebih terjangkau.

Baca juga :   Indonesia Raih Emas Olimpiade Fisika Dunia

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat, penjualan mobil hingga November 2024 masih lesu dibandingkan tahun sebelumnya. Menurut data terbaru Gaikindo, sepanjang Januari-November 2024, total penjualan mobil secara wholesales sebesar 784.788 unit atau turun 14,7% secara year-on-year (YoY) dari periode sama tahun 2023 yang sebesar 920.518 unit.

Sementara di tahun 2025, adanya kenaikan PPN, Opsen Pajak (pungutan daerah tambahan pada pajak kendaraan bermotor), dan lainnya diperkirakan akan menjadi tantangan tambahan yang memengaruhi penjualan mobil baru. Hal ini tentu saja akan menghadirkan peluang yang semakin besar bagi pelaku industri mobil bekas.

Dengan cabang JBA dan Caroline.id yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia, Autopedia telah siap menyambut peningkatan permintaan mobil bekas tersebut. Saat ini JBA memiliki total 15 titik lelang dan 20 hubs, yang tersebar di seluruh Indonesia. Sementara Caroline.id hingga akhir tahun ini telah memiliki 16 cabang yang mayoritas masih berada di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat.

Baca juga :   Bisnis Lelang Membaik, Pendapatan Autopedia Meningkat 91.6% di Kuartal-I 2023

 

HENNI S.

Tags: AutopediaCaroline.idJBAmobil bekasMotoGadai
Previous Post

Sisternet Targetkan Jaring 2,5 Juta Perempuan Indonesia di Tahun 2025

Next Post

Dukung Pelajar Masuki Dunia Industri, Hankook Tire Luncurkan Pelatihan Kompetensi Hanuri Batch 3

Related Posts

Caroline.id
Industry

Pendapatan Autopedia Tembus Rp1 Triliun, Caroline.id Jadi Penopang Utama

25 Maret 2026
0
Autopedia - JBA
Technology

Autopedia Sukses Lestari Optimistis Raih Pertumbuhan Pendapatan Dua Digit pada 2026

28 Januari 2026
0
Caroline.id
Startup & Entrepreneurship

Pendapatan Autopedia Tumbuh 15% Didorong Caroline.id

28 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
Hankook Tire

Dukung Pelajar Masuki Dunia Industri, Hankook Tire Luncurkan Pelatihan Kompetensi Hanuri Batch 3

tiket.com

tiket.com Catatkan Pertumbuhan 4% untuk Pemesanan Tiket Pesawat Hingga Q3 2024

Bittime

Dalam 2 Tahun, Pengguna Terdaftar Bittime Capai Lebih 1 Juta

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version