Bareksa Prioritas, Platform Wealth Management Digital

Peluncuran Bareksa Prioritas. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Populasi high net worth individuals (HNWI) diprediksi semakin meningkat dengan kenaikan lebih dari 10% per tahunnya. Potensi ini membuat PT Bareksa Portal Investasi (Bareksa.com) menggadeng Jagartha Advisors menghadirkan Bareksa Prioritas, platform digital pengelolaan kekayaan pertama bagi Nasabah HNW di Indonesia, bahkan di Asia.

Bareksa Prioritas, fitur baru yang dikeluarkan PT Bareksa Portal Investasi menyasar kalangan atas yang masuk kategori high net worth (HNW) atau nasabah yang memiliki aset minimal US$1 juta dengan minimal investasi Rp5 miliar.

Co-Founder dan Chairman Bareksa.com Karaniya Dharmasaputra mengunkapkan, Bareksa Prioritas memiliki keuntungan lebih ketimbang nasabah Bareksa pada umumnya. Dengan menggandeng penasihat investasi independen, Jagartha Advisors, Bareksa Prioritas memiliki fasilitas tambahan berupa konsultasi secara personal.

“Personal custom advice itu kan sudah hal yang terpenting dalam berinvestasi,” ucap Karaniya dalam keterangannya baru-baru ini di Jakarta.

Ada dua cara mengakses Bareksa Prioritas. Pertama, bisa melalui Jagartha Advisors yang akan mengarahkan nasabah untuk memilih reksa dana yang menjadi mitra marketplace Bareksa. Kedua, nasabah bisa mengakses sendiri aplikasi Bareksa Prioritas dan mendapat fasilitas financial advisor oleh Jagartha.

Baca juga :   IPTEK Faktor Kunci Berwirausaha

Penasihat investasi yang akan memberi rekomendasi ke nasabah untuk mengambil reksa dana dan kapan timing yang tepat untuk melakukan suatu tindakan. “Mereka bisa memberikan instant advice, instant transaction. Kalau sebelumnya kan susah karena ada time lag. Dengan adanya bareksa prioritas ini, semua lebih instan,” kata Karaniya.

Adapun pertimbangan Bareksa menggandeng financial advisor karena biasanya segementasi prioritas lebih senang dengan reksa dana yang berisiko tinggi karena lebih menghasilkan. Oleh karena itu nasabah perlu pendampingan agar lebih percaya diri membeli reksadana. “Produm apa yang cocok dengan mereka, kapan sebaiknya mereka masuk atau keluar, bagaimana kombinasi produknya, kombinasinya seperti apa,” kata Karaniya.

Sementara itu Ari Adil, Co-Founder and Chairman Jagartha Advisors mengatakan, dalam layanan wealth management digital yang harus menjadi fokus adalah memberikan pengalaman layanan yang baik bagi para nasabah high segment ini. Termasuk face to face discussion yang masih dibutuhkan dalam layanan konsultasi invetasi,” katanya.

STEVY WIDIA