Kamis, 19 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Baru 4,1% Pelaku UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

22 Mei 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
Universitas Kuningan

Menkop-UKM Teten Masduki di Universitas Kuningan, Jawa Barat. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kementerian Koperasi dan UKM mengungkapkan, saat ini baru sekitar 4,1% pelaku usaha mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang masuk rantai pasok industri. Jika dibandingkan total jumlah UMKM di Tanah Air yang mencapai 64 juta lebih,masih sangat kecil.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menegaskan pentingnya evolusi produk UMKM yang tidak hanya berbasis teknologi rintisan melainkan harus berbasis teknologi modern.

“Kami ingin produknya unggul, hingga inovasi bisnisnya sudah dengan model bisnis bagus,” ucap Teten dalam keterangan pers, Senin (22/5/2023) mengenai  Program Pendampingan Mikro Mandiri Tahun 2023.

Menurut Teten UMKM harus menjadi menjadi bagian dari rantai pasok industrialisasi. Guna mewujudkan keinginan tersebut,Kemenkop menggandeng banyak universitas dan inkubator bisnis dari swasta.

Baca juga :   Kantongi Lisensi OJK, TaniFund Targetkan 1 Juta Mitra Petani dan UMKM

Program Pendampingan Mikro Mandiri ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah serta menjadi inovasi model terhadap program pengembangan kapasitas SDM UMKM yang selama ini telah dilakukan.

“Selain itu program ini sebagai alat untuk mendorong percepatan UMKM naik kelas dan ekosistem kewirausahaan yang kondusif. Kerja sama seperti ini dapat direplikasi dengan stakeholder yang terkait ke depannya,” jelas Teten.

Ia menambahkan, saat ini sudah banyak wirausaha dari kalangan anak-anak muda yang masuk berbasis inovasi teknologi. Contohnya, industri sepatu, parfum, dan sebagainya. Contohnya bahan baku parfum kelas dunia di Prancis yang sudah ada di Indonesia.

Begitu pula dengan industri jamu. Menteri Teten juga mengatakan, UMKM jamu bisa didorong menjadi industri obat berbasis atau dapat menjadi rantai pasok dari industri farmasi.

“Membangun UMKM itu harus menjadi bagian dari industrialisasi. Kalau tidak, UMKM akan tertinggal. Intinya, UMKM harus berevolusi untuk menghasilkan produk-produk berbasis teknologi,” tegasnya.

Baca juga :   Dorong Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia, impact.com Jadi Anggota MMA Global-Indonesia

Dirinya menekankan pentingnya membangun ekosistem bisnis, selain pembiayaan perbankan, hingga kemudahan berusaha. Sebenarnya, sambung dia, dari sisi regulasi, sudah selesai.

Misalnya terkait kemitraan dengan usaha besar, sudah ada kebijakan insentif pajak. Begitu pun dengan aturan pengupahan hingga adanya pembiayaan KUR Klaster.

Menteri Teten meyakini, masuknya UMKM ke rantai pasok industri, akan membuat bisnis menjadi lebih efisien. Di Jepang, misalnya. Di negara itu, UMKM sudah menjadi pemasok komponen bagi sektor industri otomotif. Sementara yang memiliki brand, tinggal menjahit saja.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kemenkop Yulius menambahkan, Pendampingan Mikro Mandiri ini merupakan program peningkatan kapabilitas dan akses usaha mikro secara berkelanjutan kepada sumber daya produktif. Jadi pelaku usaha mikro dapat naik kelas dan terhubung ke ekosistem bisnis yang lebih luas.

Baca juga :   XL Axiata Siapkan Solusi Bisnis Berbasis IoT

“Program pengembangan kapasitas usaha mikro tidak sekadar pelatihan saja. Melainkan secara utuh didampingi sampai terwujudnya transformasi usaha mikro,” tuturnya pada kesempatan serupa.

Yulius menambahkan, pendampingan akan dilaksanakan dalam kurun waktu enam bulan berkolaborasi dengan Kampus Bisnis Umar Usman. Program pendampingan awalnya akan diberikan kepada 300 pelaku usaha mikro yang diverifikasi dari total 7.390 pelaku usaha mikro yang telah mengikuti pelatihan pada 2021 dan 2022.

 

STEVY WIDIA

Tags: Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop)Program Pendampingan Mikro Mandiri Tahun 2023rantai pasokUMKM
Previous Post

Asean Youth Agenda 2023 Jadi Wadah Pemuda Indonesia Wujudkan Perubahan Positif

Next Post

Yuki Kato Jadi Product Ambassador vivo Y Series di Indonesia

Related Posts

Lazada
e-COMMERCE

Dorong Pemulihan Ekonomi Sumatra, Lazada Hadirkan Kanal Khusus Sumatra

7 Februari 2026
0
Indonesia Open Network (ION)
e-COMMERCE

Pemerintah Dorong UMKM Masuk Pasar Digital Lewat Indonesia Open Network (ION)

6 Februari 2026
0
Amartha
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Amartha Perkuat Layanan UMKM Akar Rumput Dan Kembangkan Dompet Digital

24 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Yuki Kato

Yuki Kato Jadi Product Ambassador vivo Y Series di Indonesia

Komunal Founders

Startup Komunal Indonesia Jadi Juara Creative Young Entrepreneur

Huawei Cloud

Huawei Cloud Jamin Keamanan Serangan Siber Hingga 95%

Discussion about this post

Recent Updates

Lintasarta AI Marketspace

Lintasarta Dorong Percepatan Adopsi AI Lewat AI Marketspace Terintegrasi

19 Februari 2026
Ericsson x Mastercard

Ericsson dan Mastercard Kolaborasi Kembangkan Layanan Pembayaran Digital Global

18 Februari 2026
MDI Ventures

MDI Ventures Perkuat Sinergi Startup dengan BUMN untuk Maksimalkan Nilai Portofolio

18 Februari 2026
Aspire x Antler

Aspire Gandeng Antler untuk Perkuat Fondasi Keuangan Startup Global, Indonesia Jadi Pasar Strategis

18 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Lintasarta AI Marketspace

Lintasarta Dorong Percepatan Adopsi AI Lewat AI Marketspace Terintegrasi

19 Februari 2026
Ericsson x Mastercard

Ericsson dan Mastercard Kolaborasi Kembangkan Layanan Pembayaran Digital Global

18 Februari 2026
MDI Ventures

MDI Ventures Perkuat Sinergi Startup dengan BUMN untuk Maksimalkan Nilai Portofolio

18 Februari 2026
Aspire x Antler

Aspire Gandeng Antler untuk Perkuat Fondasi Keuangan Startup Global, Indonesia Jadi Pasar Strategis

18 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version