BCA Kembali Gelar Kompetisi Bagi Data Science

Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur pada gelar Finhacks 2017. (Foto: Fahrul Anwar/Youngsters.id)

youngster.id - Perkembangan teknologi informasi, digitalisasi, dan serta big data (himpunan data) telah mengubah gaya hidup masyarakat dan ekonomi dunia. Untuk itu selalu dibutuhkan solusi inovatif dengan sudut pandang data science. Untuk itu PT Bank Central Asia Tbk ( BCA) kembali menyelenggaraan Finhacks 2018 #DataChallenge.

Ini adalah sebuah kompetisi bagi para talenta IT dan big data di Indonesia dalam menciptakan inovasi. Rangkaian gelaran Finhacks 2018 #DataChallenge telah dimulai sejak Agustus lalu. Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, mengatakan, evenr Finhacks 2018 #DataChallenge adalah wujud kontribusi BCA dalam merespon dan mewadahi potensi anak bangsa di bidang data science. Serta sebagai wadah sinergi kolaborasi dengan komunitas data science.

“Melalui Finhacks 2018 #DataChallenge, kami meyakini bakat terbaik dari para data scientist di Tanah Air dapat terjaring. Sehingga para talenta terbaik ini mampu berkreasi secara maksimal dengan data dan mengeksekusinya hingga menjadi rumusan solusi di bidang perbankan,” kata Jahja dalam keterangannya baru-baru ini.

Baca juga :   Telkomsel Perluas Segmen Muda

Dia mengungkapkan, kompetisi yang dihelat BCA mempersiapkan total hadiah senilai Rp 480 juta bagi para pemenang. Ini sekaligus menjadikan Finhacks 2018 #DataChallenge sebagai kompetisi data challenge dengan jumlah hadiah terbesar di Indonesia. “Demo Day Finhacks 2018 #DataChallenge yang merupakan babak terakhir kompetisi,” ujarnya.

Setiap peserta individu atau anggota dari peserta tim yang terdaftar wajib menyelesaikan Online Pre-Assessment Test dalam waktu tertentu. Peserta yang lolos pun maju ke babak Online Data Challenge. Di tahap ini, peserta mendapat dataset kompetisi sebagai materi dalam membuat machine learning model.

“Dalam pengembangan machine learning model, peserta hanya diperbolehkan menggunakan bahasa R dan/atau Python,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Presiden Direktur BCA Armand Wahyudi Hartono menambahkan, selama periode registrasi total sebanyak 4.162 peserta yang mendaftar. Terdapat 605 machine learning model yang telah dikumpulkan.

“Tingginya antusiasme masyarakat terhadap kompetisi ini mematahkan kekhawatiran sebagian kalangan bahwa minat masyarat Indonesia di bidang data science masih rendah,” ungkapnya.

Armand menerangkan, dari jumlah peserta tersebut sudah terpilih 15 finalis yang masing-masing terdiri dari lima finalis. Masing-masing lima orang tiap kategori terdiri dari Credit Scoring, kategori Fraud Detection, dan kategori ATM Cash Optimization.

Baca juga :   Jepang Tertarik Belajar KUR Ke Indonesia

Semua finalis dari ketiga kategori ini akan bersaing untuk meraih predikat tim terbaik di acara puncak kompetisi ini yaitu Demo Day Finhacks 2018 #DataChallenge hari ini. Menurut Armand, tiga kategori tersebut merupakan representasi dari isu yang seringkali terjadi di bidang pengolahan data.

“Ragam problematika di bidang pengolahan data harus diatasi dengan cepat dan cermat. Melalui kompetisi ini, kami berharap peserta Finhacks 2018 #DataChallenge mampu memecahkan problem tersebut dari data-data yang mereka olah,” harapnya.

STEVY WIDIA