Minggu, 12 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Bioteknologi Bisnis Potensial Masa Depan

30 Januari 2018
in News
Reading Time: 1 min read
Tanoto Student Research Award 2017 Cari Peneliti Aplikatif

Silvator, Mesin pelubang tanam, karya peserta Tanoto Student Research Awards dari IPB. (Foto: Youtube/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pakar agronomi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Bayu Krisnamurthi mengungkapkan bioteknologi akan menjadi bisnis masa depan karena memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Bahkan di pasar dunia hasil bioteknologi diperkirakan mencapai US$ 604,40 miliar di tahun 2020.

Hal ini disampaikan Bayu dalam seminar bertajuk “Refleksi dan Masa Depan Bioteknologi Pertanian dalam Mendukung Kedaulatan Pangan di Indonesia”. “Indonesia adalah sumber bioteknologi. Jadi, ruangnya luar biasa besar. Bisnis bioteknologi sangat menguntungkan jika telah menguasai riset, teknologi, dan infrastrukturnya,” papar Bayu dalm seminar tersebut, Senin (29/1/2018) di Jakarta.

Menurut mantan wakil menteri pertanian itu mengungkapkan bahwa selama ini bioteknologi hanya difokuskan pada produk rekayasa genetika atau Geneticaly Modified Organism (GMO). Produk GMO hanya 10% kontribusinya pada bioteknologi, sementara 90% sisanya selama ini justru tidak disentuh.

Sementara itu, Ketua Komisi Keamanan Hayati Produk Rekayasa Genetika (KKH-PRG) Agus Pakpahan mengatakan Agus mengakui kehadiran bioteknologi tanaman pangan belum diterima sepenuhnya di semua negara secara terbuka. Namun, dia meyakini seiring dengan perjalanan waktu dan penyempurnaan, produk tanaman biotek terus dilakukan maka akan bertambah pula negara-negara yang membuka pintu akan kehadiran tanaman biotek.

Baca juga :   Pengembangan SDM Digital Krusial

“Secara riset bioteknologi, Indonesia tidaklah ketinggalan dibanding negara-negara maju. Hanya saja untuk pelepasan produk tanaman rekayasa genetika sikap hati-hati pemerintah bukanlah menolak akan produk tanaman biotek ini,” katanya.

Hingga kini terdapat beberapa produk bioteknologi yang telah mendapatkan persetujuan keamanan pangan di Indonesia. Lembaga yang dipimpinnya, baru- baru ini menyetujui dua produk bioteknologi antara lain tebu tahan kekeringan dan jagung toleran herbisida.

“Kedua produk ini sedang menunggu persetujuan untuk rilis komersial agar memenuhi persyaratan guna dibudidyakan dalam pertanian di Indonesia bagi kepentingan petani,” ujar mantan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian itu.

 

STEVY WIDIA

Tags: bioteknologiInstitut Pertanian Bogor (IPB)
Previous Post

Minuman Tempe untuk Penderita Hipertensi

Next Post

Endank Soekamti Luncurkan Karaoke Online

Related Posts

Agrinas Jaladri x IPB
Technology

Perkuat Riset dan Inovasi Teknologi Budidaya, Agrinas dan IPB Jalin Kerja Sama

19 September 2025
0
startup Imajin
Headline

Kembangkan Bioteknologi, Startup Imajin Gandeng ITS

6 Agustus 2024
0
Merck Young Scientist Award 2023
Headline

Merck Kembali Gelar Merck Young Scientist Award 2023

26 Agustus 2023
0
Load More
Next Post
Endank Soekamti Luncurkan Karaoke Online

Endank Soekamti Luncurkan Karaoke Online

“Digipreneur In The Making” Gali Potensi Generasi Milenial

“Digipreneur In The Making” Gali Potensi Generasi Milenial

Ancaman Siber Berbasis Web

Tahun 2018, Serangan Siber Berbasis AI

Discussion about this post

Recent Updates

CFX Connect

CFX Connect, Wadah Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Muda

11 April 2026
Komdigi x Startup AI

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

11 April 2026
Pajak Kripto INDODAX

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional

11 April 2026
ADB - ASEAN Power Grid

ADB Luncurkan Dana Hibah Rp400 Miliar untuk Percepat Proyek Listrik Lintas Batas ASEAN

11 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
CFX Connect

CFX Connect, Wadah Literasi Keuangan Digital Bagi Generasi Muda

11 April 2026
Komdigi x Startup AI

Komdigi Gandeng Startup AI Lokal Berantas Judi Online dan Hoaks

11 April 2026
Pajak Kripto INDODAX

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, INDODAX Sokong 46% Penerimaan Nasional

11 April 2026
ADB - ASEAN Power Grid

ADB Luncurkan Dana Hibah Rp400 Miliar untuk Percepat Proyek Listrik Lintas Batas ASEAN

11 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version