Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

BPPT Buka Laboratorium Uji Kualitas Modul Surya

11 Januari 2019
in News
Reading Time: 1 min read
panel tenaga surya

Panel tenaga surya. (Foto: bppt/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) kini memiliki laboratorium uji kualitas modul Photovoltaic (PV) atau panel tenaga surya. Laboratorium Ini adalah yang pertama di Indonesia.

Untuk itu melalui Balai Besar Teknologi Konversi Energi (B2TKE) membuka pelayanan teknis pengujian kualitas modul Photovoltaic (PV) atau panel tenaga surya, dengan merujuk pada standard SNI IEC 61215:2016.

“Dari sejumlah produsen modul surya di Indonesia, baru dua pabrikan yang produknya sudah mendapat sertifikat IEC 61215. Dengan adanya laboratorium pengujian modul PV BPPT ini, akan memberikan nilai tambah bukan hanya untuk BPPT, tetapi juga akan berdampak secara nasional bagi seluruh pemangku kepentingan yang bergerak di bidang PLTS, terutama industri khususnya produsen modul PV,” kata MM Sarinanto Kepala B2TKE-BPPT dalam keterangannya Kami s (10/1/2019) di Jakarta.

Baca juga :   Honda Tantang Anak Muda Di Kejuaran Simulator Balap

Menurut Sarinanto, untuk menjamin kualitas Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang terpasang di Indonesia, perlu dilakukan pengujian terhadap komponen sistem PLTS, utamanya adalah modul surya atau PV.

“Pengujian modul PV ini sudah merupakan kewajiban standar di pasar internasional. Potensi pemanfaatan photo voltaic atau tenaga surya sebagai sumber energi terbarukan, cukup signifikan,” ungkapnya.

Sebagaimana yang ditetapkan dalam Kebijakan Energi Nasional, kata Sarinanto, menargetkan adanya peningkatan bauran energi terbarukan dari 5 persen pada 2015 menjadi 23 persen pada 2025.

“Dari target energi terbarukan 23 persen bauran energi nasional ini, proyeksi Pembangkit Listrik Tenaga Surya adalah sebesar 5.000 MWp di 2019 dan 6.400 MWp pada tahun 2025,” katanya.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, lanjut Sarinanto, keberadaan fasilitas Laboratorium Uji Kualitas Modul PV BPPT ini jelas diperlukan. Selama ini belum adanya laboratorium pengujian PV di Indonesia menjadi tantangan bagi produsen modul PV nasional.

Baca juga :   Platform Digital Ini Dukung Kemajuan Content Creator

STEVY WIDIA

Tags: Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)Laboratorium Uji Kualitas Modul PV BPPTpanel tenaga surya
Previous Post

Komunitas Masyarakat Robotik Indonesia untuk Perkembangan Robotika

Next Post

Agus Martowardojo Kepalai Dewan Komisaris Tokopedia

Related Posts

Halodoc Perluas Layanan Rapid Test ke Pekanbaru
Headline

BPPT Kembangkan Aplikasi untuk Lacak Suspek Covid-19

11 Januari 2021
0
Kolaborasi Huawei dan BPPT Perkuat Ekosistem AI, Cloud dan 5G Indonesia
News

Kolaborasi Huawei dan BPPT Perkuat Ekosistem AI, Cloud dan 5G Indonesia

14 Oktober 2020
0
Huawei Dukung Peningkatan Ketrampilan Digital di BPPT
News

Huawei Dukung Peningkatan Ketrampilan Digital di BPPT

2 September 2020
0
Load More
Next Post
Tokopedia

Agus Martowardojo Kepalai Dewan Komisaris Tokopedia

Tim ITB Ciptakan Pembuatan Kompos Dengan Alat Komposter

Tim ITB Ciptakan Pembuatan Kompos Dengan Alat Komposter

Pertahankan Milenial Tri Pasang Dua Jurus Baru

Creator Reborn, Ajang Kompetisi Kreatif dan e-Sport

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version