Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bukalapak Targetkan Raih 50% Pertumbuhan Bisnis

7 Januari 2021
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Bukalapak

Haris Izmee, Presiden Direktur Microsoft Indonesia dan Rachmat Kaimuddin, CEO Bukalapak. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bukalapak menargetkan pertumbuhan bisnis hingga 50 persen di tahun 2021. CEO Bukalapak Rachmat Kaimuddin menjelaskan bahwa target ini realistis karena perusahaan tumbuh sebesar 52% di tahun 2020.

“Kami akan fokus di marketplace, layanan digital, juga mitra dan diharapkan bisa tumbuhnya sesuai perkembangan ekonomi digital kita sekitar 40 sampai 50 persen,” kata Rachmat, dalam keterangannya Kamis (7/1/2021).

Rachmat menambahkan selama pandemi pertumbuhan perusahaan dari sisi mitra dan pengguna bertambah signifikan. Menurutnya ini adalah bukti platform dagang digital menjadi penting di era kini.

“Ada 37% peningkatan jumlah pengguna internet di Indonesia selama pandemi dan di Bukalapak ada peningkatan yang signifikan di pelapak dan mitra kami. Ini adalah fakta dan juga peluang bahwa platform dagang digital memiliki peran yang relevan dan esensial saat ini,” ujar Rachmat.

Baca juga :   Ini Situs Belanja Paling Ramai di Akhir 2018

Rachmat juga menambahkan, untuk memperkuat operasional dan bisnis Bukalapak, ada 3 aspek yang menjadi fokus Bukalapak; Talent atau sumber daya manusia, growth atau pertumbuhan, dan capital atau modal. Dengan memperkuat 3 aspek tersebut, Rachmat percaya Bukalapak dapat menjadi perusahaan yang berkelanjutan.

Di tahun 2020, Bukalapak mencatat peningkatan EBITDA sebesar 80% dan juga peningkatan 4 juta pelapak dan mitra. Perusahaan juga mengalami peningkatan lebih dari 130% pada nilai transaksi di Bukalapak selama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2019.

Mitra Bukalapak yang menjadi salah satu strategi Bukalapak dalam penetrasi pasar yang masih didominasi oleh transaksi konvensional mencatat kenaikan 50% terhadap jumlah Mitra Bukalapak selama 2020.

Baca juga :   Habibie Festival 2017 Bertema Teknologi Yang Berdampak

 

STEVY WIDIA

Tags: Bukalapakdagang digitallayanan digitalmarketplace
Previous Post

Fokus ke UMKM Grab Klaim Pendapatan Pulih 100%

Next Post

Pasar Gaming Bergairah, MTDL Jadi Distributor Resmi Razer Di Indonesia

Related Posts

Shopee Kenakan Biaya Layanan
Digital Business

Laba Bersih Shopee Melonjak Tiga Kali Lipat

16 Maret 2026
0
Kinerja Keuangan Bukalapak 2025
Digital Business

Pendapatan Bukalapak Melonjak 46% di 2025, Segmen Gaming Jadi Kontributor Utama

13 Maret 2026
0
Battery Bosch Service
Technology

Bosch Permudah Pembelian Aki Mobil Lewat Layanan Digital

17 Desember 2025
0
Load More
Next Post
industri-game

Pasar Gaming Bergairah, MTDL Jadi Distributor Resmi Razer Di Indonesia

Tokocabang Tokopedia

Kilas Balik Tren Belanja Online 2020 di Tokopedia

Smartfren Dukung Milenial Berselancar di Malam Hari

Smartfren Dukung Milenial Berselancar di Malam Hari

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version