Selasa, 6 Januari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Deteksi Ancaman Mobile Real Time, Appdome Luncurkan Agentic AI SecOps Agent

5 Januari 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
Appdome

Deteksi Ancaman Mobile Real Time, Appdome Luncurkan Agentic AI SecOps Agent (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Appdome mengumumkan peluncuran Agentic AI SecOps Agent pertama di industri dalam ajang Black Hat Europe, sebuah solusi keamanan siber berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk secara otonom memantau, menganalisis, menalar, dan melaporkan ancaman terhadap aplikasi seluler secara real time.

SecOps Agent menggabungkan kecerdasan Agentic AI dengan aliran data ancaman seluler Appdome yang berskala global. Teknologi ini memungkinkan tim keamanan siber, anti-penipuan, dan manajemen risiko untuk menelusuri, memahami, serta merespons serangan mobile secara lebih cepat dan akurat melalui antarmuka percakapan berbasis bahasa alami.

CEO dan Co-Creator Appdome, Tom Tovar, mengatakan SecOps Agent dibangun di atas kumpulan data ancaman seluler terbesar di dunia.

“SecOps Agent membawa pembelajaran Agentic AI ke dalam miliaran sinyal ancaman, memproses dan menganalisis data dalam hitungan detik, sekaligus secara mandiri memberikan notifikasi dan insight baru secara real time,” ujarn Tovar, Senin (5/1/2026)

Baca juga :   Kolaborasi Appdome dan Atlassian untuk Automasi Pengiriman Aplikasi Seluler yang Aman

Peluncuran ini dilakukan di tengah meningkatnya ketergantungan ekonomi digital global terhadap platform mobile, yang turut memperluas permukaan serangan siber. Volume dan kompleksitas ancaman seluler—mulai dari penipuan, malware, pengambilalihan akun (ATO), hingga penyalahgunaan API—terus meningkat dan kerap melampaui kemampuan alat SecOps konvensional.

SecOps Agent memanfaatkan model pembelajaran berkelanjutan yang diperkaya oleh triliunan peristiwa ancaman bulanan dari instalasi Appdome di seluruh dunia. Dengan pendekatan ini, agen AI tersebut mampu mengevaluasi tingkat keparahan, probabilitas, tren serangan, serta dampak bisnis dari setiap ancaman yang menargetkan aplikasi seluler suatu merek.

Selain itu, SecOps Agent memiliki visibilitas menyeluruh terhadap postur pertahanan aplikasi, mulai dari setiap build dan rilis, hingga ancaman yang dipantau, dimitigasi, atau diblokir—baik di sisi aplikasi maupun backend. Informasi ini memungkinkan tim mobile mengambil tindakan mitigasi yang lebih tepat sasaran.

Baca juga :   Inilah Pemenang Hackathon Blockchain Lisk Builder Challenge Round I

Field CTO Appdome, Gil Hartman, menyatakan bahwa banyak organisasi kini beralih dari proses manual ke alur kerja digital berbasis AI.

“SecOps Agent membantu menutup kesenjangan keterampilan dan pengetahuan dengan menganalisis data ancaman seluler secara simultan, sehingga serangan penipuan, ATO, dan ancaman API dapat dihentikan secara real time,” katanya.

Berbeda dengan alat tradisional yang berfokus pada peristiwa teknis, SecOps Agent menilai setiap serangan dari perspektif dampak bisnis. Agen ini menghitung biaya per insiden, eksposur risiko, serta tingkat keparahan ancaman berdasarkan karakteristik basis pengguna, wilayah geografis, jenis perangkat, dan pola penggunaan aplikasi.

SecOps Agent juga menghasilkan laporan teragregasi, peringatan instan, serta penilaian Mobile Risk Index, yang berfungsi sebagai tolok ukur risiko organisasi dan transaksi bisnis seluler. Melalui antarmuka bahasa alami, pemangku kepentingan dapat mengajukan pertanyaan langsung terkait asal serangan, metode eksploitasi, hingga perbandingan risiko dengan tren industri.

Baca juga :   Mahasiswa, Calon Wirausaha, Perlu Paham Soal Pajak

Principal Analyst Intellyx, Eric Newcomer, menilai SecOps Agent sebagai arsitektur multiagen terdepan di industri.

“Mesin penalaran otonomnya mampu menghilangkan bias manusia, mengidentifikasi pola tersembunyi, dan mempercepat produktivitas tim keamanan siber dan anti-penipuan,” ujarnya.

Appdome menegaskan bahwa SecOps Agent beroperasi sepenuhnya di dalam lingkungan enterprise Appdome tanpa mengirim data ke model AI publik. Seluruh telemetri ancaman dan analisis dilindungi oleh isolasi berbasis tenant, kebijakan No-Learning dan No-Retention, serta pendekatan Context Engineering untuk memastikan hasil AI yang deterministik, aman, dan patuh terhadap regulasi privasi global. (*AMBS)

Tags: Agentic AI SecOps AgentAncaman Mobile Real TimeAppdome
Previous Post

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

Next Post

OJK Siapkan Aturan Baru Untuk Financial Influencer

Related Posts

penipuan belanja online
Analyze

Kekhawatiran Konsumen Indonesia Meningkat Saat Penipuan Seluler Berbasis AI Mengancam Musim Belanja

27 November 2025
0
Appdome
News

Cegah Pencurian Identitas Seluler, Appdome Hadirkan 32 Plugin Pertahanan

2 Mei 2025
0
Appdome
News

Appdome Luncurkan Resolusi Ancaman Seluler Bertenaga GenAI

10 Agustus 2024
0
Load More
Next Post
Ternak Uang for Students

OJK Siapkan Aturan Baru Untuk Financial Influencer

Telkomsel Siapkan Layanan dan Keamanan Registrasi Kartu SIM Dengan Data Biometrik

Telkomsel Siapkan Layanan dan Keamanan Registrasi Kartu SIM Dengan Data Biometrik

platform tertutup

Bisnis Indonesia Hadapi Tantangan AI dan Platform Tertutup

Discussion about this post

Recent Updates

Marshall Pribadi - Privy

Privy Tutup 2025 dengan Kinerja Positif, Klaim Cegah 122 Juta Fraud Digital

5 Januari 2026
ZTE Gelar Berbagai Program Pengembangan Talenta Digital di Indonesia

ZTE Gelar Berbagai Program Pengembangan Talenta Digital di Indonesia

5 Januari 2026
platform tertutup

Bisnis Indonesia Hadapi Tantangan AI dan Platform Tertutup

5 Januari 2026
Telkomsel Siapkan Layanan dan Keamanan Registrasi Kartu SIM Dengan Data Biometrik

Telkomsel Siapkan Layanan dan Keamanan Registrasi Kartu SIM Dengan Data Biometrik

5 Januari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Bang Jamin

Insurtech Bang Jamin Kantongi Rp65 Miliar dari Putaran Pendanaan pra-Seri A

17 Juli 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Marshall Pribadi - Privy

Privy Tutup 2025 dengan Kinerja Positif, Klaim Cegah 122 Juta Fraud Digital

5 Januari 2026
ZTE Gelar Berbagai Program Pengembangan Talenta Digital di Indonesia

ZTE Gelar Berbagai Program Pengembangan Talenta Digital di Indonesia

5 Januari 2026
platform tertutup

Bisnis Indonesia Hadapi Tantangan AI dan Platform Tertutup

5 Januari 2026
Telkomsel Siapkan Layanan dan Keamanan Registrasi Kartu SIM Dengan Data Biometrik

Telkomsel Siapkan Layanan dan Keamanan Registrasi Kartu SIM Dengan Data Biometrik

5 Januari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version