youngster.id - Kebutuhan membuat konten visual kini semakin dekat dengan keseharian masyarakat. Mulai dari pelajar yang menyusun presentasi, pelaku UMKM yang membuat materi promosi, hingga kreator yang menyiapkan konten media sosial, berbagai aktivitas tersebut membutuhkan perangkat desain yang praktis dan mudah digunakan.
Melihat kebutuhan tersebut, Telkomsel menghadirkan Paket Bundling Canva Pro Lite yang menggabungkan akses Canva Pro Lite dengan kuota internet Telkomsel. Paket ini memungkinkan pelanggan membuat berbagai konten visual, mulai dari presentasi, poster, materi promosi, konten media sosial hingga video melalui ponsel maupun web.
VP Digital Lifestyle Telkomsel Kemas M. Fadhli mengatakan, kreativitas digital kini telah menjadi bagian dari aktivitas masyarakat, baik untuk belajar, bekerja, membangun usaha maupun mengekspresikan diri.
“Kami melihat kreativitas digital kini menjadi bagian dari keseharian banyak orang, baik untuk belajar, bekerja, membangun usaha, maupun mengekspresikan diri. Melalui Paket Bundling Canva Pro Lite, Telkomsel ingin membantu pelanggan mengubah ide menjadi karya dengan cara yang lebih praktis dan terjangkau,” ujar Kemas dikutip Senin (5/10/2026).
Menurut Kemas, pilihan masa aktif yang fleksibel, akses fitur premium, dan kuota internet dalam satu paket menjadi bagian dari upaya Telkomsel menghadirkan solusi digital yang dapat memberikan manfaat bagi pelanggan, termasuk Canva.
Canva merupakan platform komunikasi visual dan desain daring yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari pekerjaan, pendidikan dan bisnis hingga aktivitas sehari-hari. Sementara itu, Canva Pro Lite merupakan paket berlangganan yang dirancang untuk memberikan lebih banyak pilihan dan fleksibilitas bagi masyarakat Indonesia dalam mengakses konten serta fitur premium Canva.
Country Manager Canva Indonesia Stefanie Herlie mengatakan, kehadiran Canva Pro Lite merupakan bagian dari upaya Canva untuk memberikan kesempatan kepada lebih banyak orang dalam membuat dan menyampaikan ide tanpa harus memiliki latar belakang desain.
“Misi kami adalah memberdayakan setiap orang untuk dapat mendesain dan menyampaikan ide mereka dengan penuh percaya diri, terlepas dari latar belakang maupun pengalaman desain yang dimiliki. Canva Pro Lite menjadi salah satu cara kami mewujudkan misi tersebut di Indonesia, dengan memberikan lebih banyak pilihan dan fleksibilitas agar setiap orang dapat menemukan pengalaman Canva yang paling sesuai dengan kebutuhan kreatif mereka,” ucap Stefanie.
Melalui Canva Pro Lite, pengguna dapat mengakses lebih dari 3,6 juta template serta lebih dari 141 juta foto, video, grafis, font dan aset audio premium. Beragam aset tersebut dapat digunakan untuk membantu pengguna mengembangkan ide menjadi konten visual.
Kolaborasi Telkomsel dan Canva juga ditujukan untuk mempermudah akses terhadap berbagai kebutuhan kreatif melalui satu paket. Dengan adanya kuota internet sekaligus akses Canva Pro Lite, pelanggan tidak perlu menggunakan layanan secara terpisah untuk membuat dan mengakses konten.
Stefanie mengatakan kolaborasi dengan Telkomsel diharapkan dapat membantu lebih banyak pelajar, profesional, pelaku usaha dan kreator konten di Indonesia memanfaatkan fitur serta konten premium Canva.
“Dengan menghadirkan lebih banyak alat yang membantu masyarakat berkreasi, mengembangkan usaha, dan mengomunikasikan ide mereka, Canva berharap dapat terus berperan dalam mendukung pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif digital Indonesia,” pungkas Stefanie.
Paket Bundling Canva Pro Lite tersedia untuk pelanggan SIMPATI dan Halo dalam tiga pilihan masa aktif. Pelanggan dapat memilih paket satu hari seharga Rp8.000 dengan Canva Pro Lite dan kuota internet 0,5 GB, paket tujuh hari seharga Rp20.000 dengan kuota 1 GB, atau paket 30 hari seharga Rp38.000 dengan kuota 2 GB.
Selain menyediakan aset premium, Canva Pro Lite juga menghadirkan sejumlah fitur yang dapat membantu proses pembuatan konten. Pengguna dapat memanfaatkan fitur pengeditan gambar, penyesuaian ukuran desain, pengelolaan merek hingga perencanaan konten media sosial.
Bagi pelaku UMKM, fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk membuat materi promosi. Pelajar dapat menggunakannya untuk menyusun presentasi dan portofolio, sementara profesional dapat menyesuaikan konten ke berbagai format sekaligus menjaga konsistensi identitas merek.
STEVY WIDIA


















Discussion about this post