Kamis, 9 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Digital Business

Dukung Optimalisasi Kurikulum Merdeka Samsung Luncurkan Ekosistem End-to-End

9 Juli 2026
in Digital Business
Reading Time: 4 mins read
Dukung Optimalisasi Kurikulum Merdeka Samsung Luncurkan Ekosistem End-to-End
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Meskipun akses terhadap teknologi digital terus berkembang pesat, banyak sekolah masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan pelatihan, konten pembelajaran, dan dukungan pendampingan secara terstruktur agar pemanfaatan perangkat dapat memberikan dampak nyata dalam proses belajar-mengajar. Untuk mendukung upaya tersebut, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung for Education Programme, sebuah ekosistem terintegrasi yang mencakup perangkat yang dirancang untuk kebutuhan pendidikan, pengembangan guru, serta sekolah dalam setiap tahap perjalanan digital.

Vice President and Regional Head of Mobile eXperience Business, Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania Carl Nordenberg mengatakan, Samsung for Education Programme hadir melalui dukungan end-to-end yang membantu sekolah mewujudkan pembelajaran digital yang efektif, terukur, dan dapat diterapkan secara luas sejalan dengan arah kebijakan nasional. Program ini selaras dengan program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas yang telah menjangkau lebih dari 288.000 sekolah di seluruh Indonesia, serta mendukung ekosistem pendidikan yang mencakup lebih dari 50 juta siswa dan 4 juta guru.

“Di Samsung, kami percaya bahwa teknologi harus menjadi sarana untuk memberdayakan setiap individu. Dalam dunia pendidikan, kami mewujudkan hal tersebut dengan menghadirkan ekosistem yang mendukung guru, memperkuat kesiapan digital sekolah, dan mendorong siswa untuk belajar dengan percaya diri,” katanya dikutip Kamis (9/7/2026).

Carl mengungkapkan, Samsung for Education menggabungkan perangkat yang dirancang untuk kebutuhan pendidikan, pengembangan guru yang berkelanjutan, serta program pengakuan bagi sekolah dalam satu ekosistem yang saling terintegrasi. Ketiga elemen ini saling melengkapi untuk membantu sekolah bertransformasi dari tahap awal adopsi digital menuju transformasi digital yang berkelanjutan.

Selain itu, melalui Samsung Learning Hub, program ini menyediakan pelatihan praktis dan pengembangan profesional untuk membantu guru mengintegrasikan teknologi ke dalam perencanaan pembelajaran dan kegiatan belajar-mengajar. Tersedia modul terstruktur yang mencakup materi dari tingkat dasar hingga strategi lanjutan, sertifikat yang mengakui perkembangan kompetensi, serta konten pilihan yang dikembangkan bersama mitra pendidikan. Pengembangan profesional berkelanjutan ini diselenggarakan oleh Savvy, konsultan teknologi pendidikan.

Meskipun akses terhadap teknologi digital terus berkembang pesat, banyak sekolah masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan pelatihan, konten pembelajaran, dan dukungan pendampingan secara terstruktur agar pemanfaatan perangkat dapat memberikan dampak nyata dalam proses belajar-mengajar. Untuk mendukung upaya tersebut, Samsung Electronics Indonesia meluncurkan Samsung for Education Programme, sebuah ekosistem terintegrasi yang mencakup perangkat yang dirancang untuk kebutuhan pendidikan, pengembangan guru, serta sekolah dalam setiap tahap perjalanan digital.

Vice President and Regional Head of Mobile eXperience Business, Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania Carl Nordenberg mengatakan, Samsung for Education Programme hadir melalui dukungan end-to-end yang membantu sekolah mewujudkan pembelajaran digital yang efektif, terukur, dan dapat diterapkan secara luas sejalan dengan arah kebijakan nasional. Program ini selaras dengan program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas yang telah menjangkau lebih dari 288.000 sekolah di seluruh Indonesia, serta mendukung ekosistem pendidikan yang mencakup lebih dari 50 juta siswa dan 4 juta guru.

“Di Samsung, kami percaya bahwa teknologi harus menjadi sarana untuk memberdayakan setiap individu. Dalam dunia pendidikan, kami mewujudkan hal tersebut dengan menghadirkan ekosistem yang mendukung guru, memperkuat kesiapan digital sekolah, dan mendorong siswa untuk belajar dengan percaya diri,” katanya dikutip Kamis (9/7/2026).

Carl mengungkapkan, Samsung for Education menggabungkan perangkat yang dirancang untuk kebutuhan pendidikan, pengembangan guru yang berkelanjutan, serta program pengakuan bagi sekolah dalam satu ekosistem yang saling terintegrasi. Ketiga elemen ini saling melengkapi untuk membantu sekolah bertransformasi dari tahap awal adopsi digital menuju transformasi digital yang berkelanjutan.

Selain itu, melalui Samsung Learning Hub, program ini menyediakan pelatihan praktis dan pengembangan profesional untuk membantu guru mengintegrasikan teknologi ke dalam perencanaan pembelajaran dan kegiatan belajar-mengajar. Tersedia modul terstruktur yang mencakup materi dari tingkat dasar hingga strategi lanjutan, sertifikat yang mengakui perkembangan kompetensi, serta konten pilihan yang dikembangkan bersama mitra pendidikan.
Pengembangan profesional berkelanjutan ini diselenggarakan oleh Savvy, konsultan teknologi pendidikan.

Samsung juga memberikan pengakuan atas kemajuan sekolah dalam transformasi digital melalui dua tahap pengembangan. Setiap tahap dilengkapi dengan panduan terstruktur, sumber daya bagi pendidik, serta jalur yang jelas untuk membantu sekolah terus berkembang dalam perjalanan transformasi digitalnya.

Tahap pertama, Samsung School mengapresiasi sekolah yang telah membangun fondasi yang kuat dalam pemanfaatan teknologi digital secara efektif, dengan teknologi yang terintegrasi dalam praktik pembelajaran sehari-hari, sebagai bagian dari perjalanan menuju Samsung Digital Lighthouse School.

Kemudian Samsung Digital Lighthouse School memberikan pengakuan kepada sekolah yang telah mengintegrasikan teknologi secara lebih mendalam dalam proses pengajaran, pembelajaran, dan praktik sekolah, didukung oleh pendidik yang tersertifikasi, hasil implementasi yang terdokumentasi, serta budaya berbagi pengetahuan yang kuat.

“Kami memiliki visi untuk membantu sekolah-sekolah di kawasan kami mempersiapkan masa depan, sehingga setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal dan setiap guru memperoleh dukungan yang dibutuhkan,” ucapnya.

Yayasan Al Muslim Bekasi dan Salman Al Farisi Bandung menjadi Samsung Digital Lighthouse School pertama di Asia Tenggara dan Oseania pada Januari 2025. Setahun kemudian, SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan dan Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) Malang turut bergabung. Kini terdapat empat sekolah yang memperoleh pengakuan tersebut, masing-masing dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan, prioritas, dan konteks pembelajaran mereka.

amsung juga memberikan pengakuan atas kemajuan sekolah dalam transformasi digital melalui dua tahap pengembangan. Setiap tahap dilengkapi dengan panduan terstruktur, sumber daya bagi pendidik, serta jalur yang jelas untuk membantu sekolah terus berkembang dalam perjalanan transformasi digitalnya.

Tahap pertama, Samsung School mengapresiasi sekolah yang telah membangun fondasi yang kuat dalam pemanfaatan teknologi digital secara efektif, dengan teknologi yang terintegrasi dalam praktik pembelajaran sehari-hari, sebagai bagian dari perjalanan menuju Samsung Digital Lighthouse School.

Kemudian Samsung Digital Lighthouse School memberikan pengakuan kepada sekolah yang telah mengintegrasikan teknologi secara lebih mendalam dalam proses pengajaran, pembelajaran, dan praktik sekolah, didukung oleh pendidik yang tersertifikasi, hasil implementasi yang terdokumentasi, serta budaya berbagi pengetahuan yang kuat.

“Kami memiliki visi untuk membantu sekolah-sekolah di kawasan kami mempersiapkan masa depan, sehingga setiap peserta didik dapat berkembang secara optimal dan setiap guru memperoleh dukungan yang dibutuhkan,” ucapnya.

Yayasan Al Muslim Bekasi dan Salman Al Farisi Bandung menjadi Samsung Digital Lighthouse School pertama di Asia Tenggara dan Oseania pada Januari 2025. Setahun kemudian, SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan dan Thursina International Islamic Boarding School (IIBS) Malang turut bergabung. Kini terdapat empat sekolah yang memperoleh pengakuan tersebut, masing-masing dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan, prioritas, dan konteks pembelajaran mereka.

 

STEVY WIDIA

 

Tags: Digitalisasi PembelajaransamsungSamsung Digital Lighthouse SchoolSamsung for Education ProgrammeSamsung Learning Hub
Previous Post

Meta Luncurkan Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

Related Posts

Mindfulness Samsung
Technology

Tren Mindfulness Meningkat, Samsung Catat 78 Ribu Pengguna Aktif di Indonesia

12 Juni 2026
0
Samsung AnyMind Group AnyLive
Digital Business

Samsung Gandeng AnyMind Group, Luncurkan Live Commerce Berbasis AI di 8 Negara

25 April 2026
0
Samsung Solve for Tomorrow (SFT)
Technology

Samsung Solve for Tomorrow 2026 Dibuka: Ajang Inovasi Teknologi bagi Pelajar dan Mahasiswa

16 April 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Dukung Optimalisasi Kurikulum Merdeka Samsung Luncurkan Ekosistem End-to-End

Dukung Optimalisasi Kurikulum Merdeka Samsung Luncurkan Ekosistem End-to-End

9 Juli 2026
Meta Luncurkan Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

Meta Luncurkan Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

9 Juli 2026
Flip x Paytm

Flip Gandeng Paytm Luncurkan Flip Kasir untuk Percepat Transaksi QRIS

9 Juli 2026
Dragonpay x Xendit

Perluas Jaringan Asia Tenggara, Xendit Integrasikan Platform Pembayaran Filipina Dragonpay

8 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Dukung Optimalisasi Kurikulum Merdeka Samsung Luncurkan Ekosistem End-to-End

Dukung Optimalisasi Kurikulum Merdeka Samsung Luncurkan Ekosistem End-to-End

9 Juli 2026
Meta Luncurkan Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

Meta Luncurkan Pelatihan Keterampilan AI untuk UMKM di Indonesia

9 Juli 2026
Flip x Paytm

Flip Gandeng Paytm Luncurkan Flip Kasir untuk Percepat Transaksi QRIS

9 Juli 2026
Dragonpay x Xendit

Perluas Jaringan Asia Tenggara, Xendit Integrasikan Platform Pembayaran Filipina Dragonpay

8 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version