Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Open Finance Diramalkan Jadi Masa Depan Fintech

3 Desember 2022
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Brankas - Open Finance

Country Manager Brankas di Indonesia Husni Fuad dan rekan. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia merupakan negara dengan jumlah populasi underbanked dan unbanked tertinggi di Asia Tenggara, mencapai 81% dari total populasi Indonesia. Kondisi ini membuat perusahaan fintech memiliki peran krusial untuk menghadirkan layanan keuangan alternatif bagi berbagai lapisan masyarakat, terutama bagi mereka yang tinggal di luar kota besar.

Pasar yang menjanjikan di Indonesia lantas membuat jumlah pelaku fintech terus meningkat dan berdampak pada peta persaingan industri yang semakin ketat. Industri fintech di Indonesia pun diprediksi masih memiliki potensi untuk berkembang seiring dengan kebutuhan masyarakat masih tinggi terhadap layanan keuangan alternatif yang terjangkau.

Country Manager Brankas di Indonesia Husni Fuad, meyakini bahwa open finance akan menjadi masa depan bagi industri fintech di Indonesia.

“Kami melihat bahwa pangsa pasar fintech masih besar di Indonesia, namun hal ini harus diimbangi dengan kemampuan fintech dalam berinovasi dan menjangkau konsumen lebih luas secara efektif dan efisien,” kata Husni dalam keterangannya, Jumat (2/12/2022).

Baca juga :   Transaksi Saku Bisnis Bank Raya Tumbuh 174%

Menurut dia, transformasi digital yang berjalan semakin masif di berbagai sektor juga telah membuat kebutuhan masyarakat semakin tinggi terhadap inovasi produk layanan keuangan yang aman, praktis dan dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan mereka. Berkaca pada tantangan tersebut, kehadiran open finance lantas menjadi sebuah keniscayaan untuk mendukung fintech agar tetap relevan dengan kondisi industri dan kebutuhan masyarakat, sehingga industri tersebut pun dapat memastikan keberlanjutannya.

“Dalam hal ini, open finance memiliki peran yang strategis bagi fintech untuk mengoptimalkan berbagai peluang di pasar, termasuk mewujudkan berbagai layanan yang sangat dipersonalisasi pada kebutuhan konsumen. Saat ini, perkembangan open finance di Indonesia masih berada pada tahap awal, namun kami optimis bahwa open finance menyimpan berbagai potensi yang dapat mendukung masa depan industri fintech di Indonesia,” ungkap Husni.

Baca juga :   Perkuat Ekosistem Digital Banking, Maybank Indonesia Modernisasi Teknologi dan Pengembangan M2U ID App

Brankas juga berharap bahwa Indonesia dapat mengikuti jejak Inggris dalam penerapan open finance yang telah mampu membantu pelaku industri keuangan dalam membuka akses keuangan secara merata bagi masyarakat. Pada Juni 2022, jumlah pengguna aktif open finance di Inggris telah mencapai 6 juta dengan jumlah penyedia pihak ketiga sebanyak 128. Penggunaan application programming interface (API) bahkan telah bertumbuh dari 15 juta panggilan API perhari pada 2020 menjadi 33 juta panggilan API perhari pada tahun 2022.

Sebagai penyedia layanan open finance yang terus mendukung percepatan adopsi open finance di Indonesia, Brankas secara intensif melakukan edukasi kepada pelaku fintech mengenai potensi open finance sebagai business enabler.

“Melalui keahlian, teknologi dan tim mumpuni yang kami miliki, serta kepatuhan terhadap standar keamanan data internasional, Brankas siap untuk menjadi partner bagi pelaku fintech untuk membuka potensi open finance yang dapat memberi dampak besar bagi pertumbuhan bisnis mereka. Brankas juga terus berkomitmen untuk memberikan akses layanan keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat secara lebih inklusif, terutama untuk kelompok underbanked dan unbanked, salah satunya dengan mendorong implementasi open finance di dunia fintech.” tutup Husni.

 

Baca juga :   Crowdo Luncurkan Platform Digitalisasi Berbasis Neobank

STEVY WIDIA

Tags: Brankasfintechopen finance
Previous Post

IndonesiaNEXT Season 7 Jaring Mahasiswa Jadi Talenta Digital Bersertifikasi

Next Post

Anteraja Gandeng Logitek Digital Nusantara Untuk Menambah Ribuan Titik Drop Point

Related Posts

Mastercard Global Commerce Suite
Digital Business

Mastercard Luncurkan Global Commerce Suite, Mudahkan Transaksi Lintas Negara bagi UMKM

11 Maret 2026
0
Visa Intelligent Authorization
Digital Business

Visa Luncurkan Visa Intelligent Authorization: Solusi AI untuk Modernisasi Pemrosesan Pembayaran Global

9 Maret 2026
0
investasi startup Indonesia 2025
Startup & Entrepreneurship

Investasi Startup Indonesia 2025 Tembus US$355 Juta: Sektor New Retail dan Fintech Mendominasi

5 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Anteraja x Logitek Digital Nusantara

Anteraja Gandeng Logitek Digital Nusantara Untuk Menambah Ribuan Titik Drop Point

IESF 14th World Esport Championshiop Bali

Atlet ESport Dari 106 Negara Berlaga di IESF 14th World Esport Championshiop Bali

Akseleran

Jaga Rasio Kredit Macet, Penyaluran Pinjaman Lewat Akseleran Naik 67%

Discussion about this post

Recent Updates

Riset Coursera GenAI

Coursera: Tingkat Kelulusan Kursus GenAI Perempuan di Indonesia Lampaui Laki-laki

13 Maret 2026
Mandiri x Visa

Bank Mandiri dan Visa Luncurkan Kartu Debit Infinite, Mudahkan Transaksi Multicurrency

13 Maret 2026
WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

12 Maret 2026
Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

12 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Riset Coursera GenAI

Coursera: Tingkat Kelulusan Kursus GenAI Perempuan di Indonesia Lampaui Laki-laki

13 Maret 2026
Mandiri x Visa

Bank Mandiri dan Visa Luncurkan Kartu Debit Infinite, Mudahkan Transaksi Multicurrency

13 Maret 2026
WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

12 Maret 2026
Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

12 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version