youngster.id - Perusahaan konsultan global Bain & Company mengumumkan investasi di OpenAI Deployment Company, sebuah ventura baru yang diluncurkan oleh OpenAI bersama 19 mitra global lainnya. Langkah ini bertujuan untuk membantu perusahaan-perusahaan besar menerapkan teknologi kecerdasan buatan (AI) pada operasional paling krusial mereka.
Investasi ini memperluas kemitraan strategis antara Bain dan OpenAI yang telah terjalin selama lebih dari tiga tahun. Fokus utama dari kolaborasi ini adalah melayani sektor Private Equity (PE) dan perusahaan portofolio di bawahnya, di mana Bain saat ini memimpin pasar global dalam bidang konsultasi.
Kepala Praktik Private Equity Global Bain, Rebecca Burack, menyatakan bahwa menciptakan nilai dalam perusahaan portofolio saat ini membutuhkan kombinasi antara wawasan strategis dan kemampuan teknis yang mumpuni.
“Bain membawa keahlian PE yang mendalam, sementara OpenAI Deployment Company menghadirkan teknologi OpenAI yang paling mutakhir. Bersama-sama, kami dapat membuka lebih banyak nilai di dalam perusahaan dan di seluruh portofolio, serta memberikan imbal hasil lebih besar bagi investor,” ujar Rebecca, seperti dilansir laman Bain & Company, Rabu 13/5/2026).
Bagi perusahaan portofolio, kerja sama ini akan fokus pada dua hal utama: Pertumbuhan Pendapatanm yaitu melalui pengembangan produk yang lebih cepat dan peningkatan pengalaman pelanggan, dan Keuntungan Operasional, yaitu melalui otomatisasi cerdas, pengurangan biaya, serta optimalisasi rantai pasok.
Bain juga berkolaborasi dengan OpenAI untuk menerapkan kapabilitas AI tingkat lanjut dalam praktik uji tuntas (due diligence) mereka. Hal ini akan membantu klien PE mendorong nilai di seluruh siklus transaksi, mulai dari penilaian peluang awal hingga strategi exit.
Chuck Whitten, Kepala Global Praktik Digital Bain, menegaskan bahwa perusahaan yang menerapkan AI paling cepat dan efektif akan mengungguli kompetitor mereka.
“Investasi ini mencerminkan keyakinan kami bahwa strategi kelas dunia saja tidak cukup tanpa teknologi kelas dunia. Kami membantu klien menciptakan hasil nyata dengan menanamkan kapabilitas dan cara kerja yang diperlukan untuk mempertahankan perubahan dalam skala besar,” jelas Chuck.
Brad Lightcap dari OpenAI menyambut baik investasi ini dan menyatakan bahwa keterlibatan Bain akan mempercepat dampak penerapan AI bagi klien korporasi mereka. Investasi ini memperkuat aliansi layanan global yang pertama kali diumumkan pada 2023 dan diperluas pada Oktober 2024.
“Bain telah menjadi mitra kunci di seluruh ekosistem kami. Kami sangat antusias bekerja sama dengan Bain untuk melihat bagaimana investasi mereka akan mempercepat kecepatan maupun dampak dari penerapan AI bagi klien korporasi dan Private Equity (PE) mereka,” kata Brad.
Dengan dukungan 19 mitra global, OpenAI Deployment Company diprediksi akan menjadi standar baru dalam bagaimana AI diintegrasikan ke dalam struktur inti bisnis di seluruh dunia. (*AMBS)
