Perluas Akses Kreator Konten, Lazada Gabung Program Kemitraan Afiliasi Meta di Asia Tenggara

Lazada x Meta

Perluas Akses Kreator Konten, Lazada Gabung Program Kemitraan Afiliasi Meta di Asia Tenggara (Foto: Istimewa)

youngster.id - Platform e-commerce, Lazada, bergabung dalam program Facebook Affiliate Partnerships milik Meta. Kolaborasi ini memungkinkan kreator konten di Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Filipina untuk menyematkan tag produk Lazada secara langsung di dalam konten Facebook dan Instagram mereka guna mendapatkan komisi dari setiap transaksi yang berhasil.

Langkah ini diambil di tengah tren creator-led commerce yang terus mengubah pola belanja digital di Asia Tenggara. Saat ini, perdagangan berbasis video (video commerce) menyumbang sekitar 25% dari total nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Volume/GMV) e-commerce di regional ini. Selain itu, data menunjukkan bahwa 82% konsumen di Asia Tenggara melakukan pembelian produk berdasarkan rekomendasi dari pemengaruh (influencer).

Sebelum adanya kemitraan ini, proses pengalihan dari konten menuju komisi dinilai memiliki tahapan yang panjang—mulai dari tautan eksternal, pengalihan aplikasi, hingga halaman pembayaran terpisah—yang sering kali memicu hilangnya potensi konversi penjualan.

Integrasi Katalog Produk Langsung di Reels dan Feed

Melalui integrasi sistem terbaru ini, para kreator konten kini dapat langsung menghubungkan akun afiliasi Lazada mereka ke platform Facebook, dan menyusul dalam waktu dekat di Instagram. Kreator dapat mencari katalog produk Lazada serta menandai (tagging) barang tersebut langsung di dalam konten berbentuk Reels maupun unggahan Feed.

Head of Regional Affiliate Lazada Group, Jared Chan, menjelaskan bahwa kerja sama dengan Meta ini dirancang untuk memangkas jalur birokrasi transaksi digital bagi konsumen.

“Kami mempermudah pembeli untuk beralih dari fase menemukan produk di Facebook dan Instagram hingga menyelesaikan pembayaran di Lazada. Dengan menciptakan jalur yang lebih mulus dari penemuan produk ke checkout, kami membantu brand dan penjual terhubung dengan pelanggan secara lebih efektif,” ujar Jared, Rabu (8/7/2026).

Bagi pemilik merek (brand) dan penjual di Lazada, pembukaan akses katalog produk kepada para kreator ini membuka jalur baru untuk ekspansi pasar. Sementara bagi konsumen, fitur ini menyederhanakan proses pencarian barang tanpa harus berpindah aplikasi atau mencari produk secara manual.

Kolaborasi bersama Meta ini sekaligus memperkuat komitmen investasi Lazada pada sektor creator commerce. Sebelumnya, Lazada telah mengumumkan investasi tahunan sebesar USD 100 juta untuk program LazAffiliate. Dana tersebut dialokasikan untuk mendukung performa kreator, brand, dan penjual melalui peningkatan komisi, insentif kampanye, penyediaan voucer khusus, hingga fitur tampilan toko personal.

Melalui integrasi bersama Meta’s Affiliate Partnerships, program investasi ini difokuskan untuk membuat skema pemasaran afiliasi menjadi lebih terukur, mudah diakses, dan memberikan dampak komersial yang nyata bagi para pelaku ekosistem digital di Asia Tenggara.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version