youngster.id - Industri pembayaran digital nasional mulai melakukan penyesuaian strategi guna menjaga retensi pengguna setelah berakhirnya periode puncak konsumsi Ramadan dan Idulfitri. Salah satu pemain utama, ShopeePay Indonesia, mencatatkan adanya pergeseran perilaku masyarakat yang kini cenderung lebih selektif dalam mengelola keuangan setelah melewati masa pengeluaran tinggi di bulan suci.
Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Eka Nilam Dari, menjelaskan bahwa aktivitas transaksi di platformnya mencapai titik tertinggi selama Ramadan, didorong oleh kebutuhan pengiriman dana THR serta pemenuhan konsumsi harian. Namun, memasuki bulan April 2026, ia melihat adanya kecenderungan pengguna untuk kembali mengatur ulang anggaran mereka. Hal inilah yang mendasari perusahaan untuk merilis rangkaian insentif transaksi guna membantu masyarakat beradaptasi dengan rutinitas keuangan yang baru.
“Melalui kampanye Aplikasi ShopeePay Paling Hemat, kami ingin mendukung pengguna untuk kembali ke rutinitas pasca Ramadan dengan transaksi sehari-hari menjadi lebih hemat,” ujar Eka, Senin (6/4/2026).
Dalam upaya menjaga momentum pertumbuhan transaksi digital, ShopeePay meluncurkan inisiatif yang berfokus pada efisiensi biaya bagi pengguna. Strategi ini mencakup pemberian poin reward untuk setiap penggunaan QRIS yang dapat dikonversi menjadi aset lain seperti voucher emas atau koin digital. Perusahaan juga mengintegrasikan layanan paylater (SPayLater) dengan fitur cicilan nol persen untuk memberikan fleksibilitas pembayaran di berbagai mitra retail, baik secara daring maupun luring.
Selain insentif pada sistem pembayaran, perusahaan juga menyediakan subsidi harga untuk pembelian pulsa serta potongan harga di sejumlah jejaring ritel besar seperti Alfamart dan Indomaret hingga 30 April mendatang. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk mempertahankan frekuensi penggunaan aplikasi di tengah ketatnya persaingan dompet digital di Indonesia.
Eka menambahkan bahwa transisi penggunaan layanan keuangan digital saat ini tidak hanya terbatas pada transaksi besar, tetapi sudah merambah ke kebutuhan mikro sehari-hari. Dengan menyediakan ekosistem yang mencakup sistem poin dan opsi cicilan tanpa bunga, ShopeePay berharap dapat terus menjadi bagian dari solusi pengelolaan keuangan masyarakat Indonesia yang kini semakin cermat dalam bertransaksi pasca-hari raya.
STEVY WIDIA



















Discussion about this post