youngster.id - PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa), operator QRIS terbesar di Indonesia, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Ant International untuk memperkuat integrasi pembayaran lintas batas dan mendorong inovasi keuangan digital.
Kerja sama ini menandai dimulainya sinergi jangka panjang guna menghubungkan infrastruktur pembayaran Indonesia dengan ekosistem pembayaran digital internasional.
Direktur Utama Artajasa, Armand Hermawan, mengatakan masa depan layanan pembayaran ditentukan oleh ekosistem yang kuat dan kolaboratif. Menurutnya, Ant International merupakan mitra strategis dengan rekam jejak global yang solid dalam pembayaran digital.
“Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi Artajasa untuk terus memperkuat ekosistem pembayaran nasional sekaligus memperluas jangkauan global,” ujar Armand, dikutip Selasa (27/1/2026).
Kolaborasi Artajasa dan Ant International ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemudahan transaksi, tetapi juga mencerminkan komitmen kedua perusahaan dalam membangun ekosistem pembayaran yang inklusif, berkelanjutan, dan saling terhubung. Fokus utama kerja sama meliputi pengembangan pembayaran lintas negara yang lebih seamless, inovasi layanan seluler berbasis kecerdasan buatan (AI), serta solusi digitalisasi bagi usaha kecil dan menengah (UKM).
Pada fase awal kemitraan yang dimulai pada 2026, Artajasa dan Ant International optimistis perpaduan infrastruktur pembayaran lokal yang kuat dengan teknologi global yang canggih dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Sebagai penyedia infrastruktur sistem pembayaran terdepan di Indonesia, Artajasa saat ini menghubungkan lebih dari 80.000 ATM dan 98 institusi anggota ATM Bersama di seluruh Indonesia. Perusahaan juga berperan besar dalam layanan QRIS yang memungkinkan lebih dari 41 juta merchant di berbagai sektor industri menerima pembayaran digital.
Sementara itu, Ant International melalui empat pilar bisnisnya, yakni Alipay+, Antom, Bettr, dan WorldFirst, menawarkan berbagai solusi teknologi keuangan global yang mendukung konektivitas dan inklusi keuangan. Melalui Alipay+, Ant International telah menghubungkan lebih dari 1,8 miliar akun pengguna dengan lebih dari 150 juta merchant di lebih dari 100 pasar dunia.
Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan mobilitas transaksi lintas batas, memperluas akses pembayaran digital, serta memperkuat daya saing industri sistem pembayaran nasional di tingkat internasional.
STEVY WIDIA
