Ekspansi Indodana Finance Jangkau 180 Kota di Indonesia

Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo. (Foto: istimewa/indodana)

youngster.id - Jumlah pengguna layanan paylater atau Buy Now Pay Later (BNPL) di Indonesia pada tahun 2025 melonjak drastis, dengan laporan per Desember 2025 menunjukkan angka debitur mencapai 24,52 juta orang, naik 49,23% YoY . Mayoritas pengguna adalah milenial dan Gen Z, dengan total portofolio kredit mencapai Rp53,75 triliun.

Potensi ini mendorong Indodana Finance untuk berekspansi. Direktur Utama Indodana Finance Mira Wibowo mengatakan, saat ini jangkauan layanan Indodana PayLater telah dapat dirasakan masyarakat di lebih  dari 180 kota dan kabupaten di Indonesia.

“Bagi kami, ekspansi bukan sekadar soal angka pertumbuhan, melainkan tentang kualitas dampak yang dihasilkan. Kami berkomitmen menjembatani inovasi teknologi dengan edukasi finansial untuk memastikan setiap pengguna dapat bertransaksi secara bijak dan bertanggung jawab. Kami ingin Indodana PayLater menjadi alat pemberdayaan ekonomi yang sehat dan berkelanjutan bagi masyarakat,” katanya dikutip dari keterangan pers Sabtu (7/3/2026).

Perempuan yang mendapat predikat “Indonesia Best CEO 2025” dalam ajang Indonesia Business Leadership Forum ini menegaskan, selain ekspansi Indodana Paylater juga melakukan penguatan infrastruktur teknologi dan edukasi finansial yang massif. Bahkan kini Indodana Finance resmi meluncurkan saluran Customer Service (CS) melalui WhatsApp resmi melalui nomor 0888-1300-888 yang sudah terverifikasi atau bertanda centang biru dengan jam operasional Senin-Minggu pukul 08.00-20.00 WIB.

“Kami memastikan bahwa setiap inovasi yang hadir tidak hanya memudahkan akses, tetapi juga mendorong masyarakat untuk bertransaksi secara bijak dan bertanggung jawab di tengah dinamika ekonomi digital,” ucapnya.

Sebagai penyedia layanan BNPL yang berizin dan diawasi OJK, Indodana Finance telah mencatat pertumbuhan kinerja yang positif sejalan dengan peningkatan industri paylater di Indonesia.  Perusahaan juga mengantongi sertifikasi ISO 27001, memastikan perlindungan data pribadi pengguna.

“Kami berkomitmen untuk terus menjembatani visi perusahaan dengan eksekusi yang nyata, membangun budaya organisasi yang responsif, serta memastikan pertumbuhan yang selaras dengan tata kelola risiko yang kuat demi kemajuan inklusi keuangan di Indonesia,” pungkas Mira.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version