Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Dorong Penyandang Disabilitas Jadi Ahli TIK

24 Maret 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
Dorong Penyandang Disabilitas Jadi Ahli TIK

Kominfo dorong penyandang disabilitas jadi ahli TIK (Foto: Kominfo)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penyandang disabilitas mempunyai hak dan perlakuan yang sama, termasuk peluang mengakses dan menjadi ahli di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Hal itu dikemukakan Gati Gayatri, Kapuslitbang Literasi dan Profesi TIK Balitbang SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika.

“Hari ini dikenalkan aplikasi IT sederhana. Ini stimulus agar adik-adik bisa menjadi ahli profesi di bidang IT. Kami menganggap adik-adik mempunyai kompetensi yang sama dengan warga negara lainnya,” ujar Gati pada acara Bimtek Literasi TIK Bagi Komunitas Penyandang Disabilitas di Cirebon, Selasa (23/03/2016).

Disebutkan Gati, lapangan pekerjaan di luar sangat banyak karena jaman sekarang adalah era teknologi informasi. “Terkait rancangan pembangunan pita lebar di Indonesia, Indonesia membutuhkan tenaga kerja sebanyak 920.900 pekerja TI. Kalau adik-adik ingin bekerja di luar, tenaga kerja IT tiap tahunnya dibutuhkan 3,3 juta orang” ujarnya.

Baca juga :   PLN Blits, Mobil Listrik dari ITS Diujicoba Keliling Indonesia

Gati mengatakan negara ASEAN saat ini yang mempunyai sertifikasi keahlian IT untuk penyandang disabilitas adalah Thailand dan Malaysia. Oleh karena itu, Pelatihan Peningkatan Literasi Informasi diharapkan dapat mengurangi kesenjangan digital (digital divide).

“Dimana diharapkan akses maupun pemanfaatan teknologi digital dapat dimanfaatkan oleh seluruh kalangan dan kelompok meskipun memiliki keterbatasan atau disabilitas. Nantinya diharapkan muncul kreativitas dan produktivitas melalui dunia maya yang dapat membantu peningkatan potensi diri,” tambah Gati.

Bambang Hariyadi selaku Kabid Evaluasi Puslitbang Literasi dan Profesi Kemkominfo dalam laporan panitia mengatakan bahwa pelaksanaan bimtek pada hari ini yang diikuti oleh 100 orang peserta (usia 15-19 tahun) berasal dari wilayah Cirebon dan sekitarnya. Tujuannya, membantu komunitas penyandang disabilitas untuk dapat mengakses dan memanfaatkan peralatan dan TIK untuk membantu meningkatkan layanan dan produktivitas sehari-hari.

Baca juga :   Halodoc Rilis Health & Wellness Insights 2025

“Kegiatan bimtek ini dilaksanakan oleh Puslitbang Literasi dan Profesi Kominfo, Badan Litbang SDM Kemkominfo bekerja sama dengan Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, dengan tim instruktur dari BPRTIK dan ADIDA (Asosiasi Desain Komunikasi Visual Indonesia). Adapun materi yang diajarkan dibagi menjadi tiga bidang yaitu: e-Excellent Life Map, e-design, dan e-Tool,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Maryono menyatakan saat ini jumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Cirebon, berdasarkan hasil pendataan tahun 2014  sebanyak 10.567 orang.

“Pada umumnya permasalahan yang dihadapi penyandang disabilitas, antara lain; kurangnya rasa percaya diri atau rendah diri yang berlebihan, terbatasnya kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal, terbatasnya pendidikan dan keterampilan yang dimiliki, dan sulitnya memperoleh pekerjaan,” ujar Maryono.

Baca juga :   Mari Ke Festival Pesona Selat Lembeh 2017

Maryono menjelaskan mengenai permasalahan penyandang disabilitas yang cukup kompleks dengan berbagai aspek kehidupan dan penghidupan masyarakat, baik yang menyangkut penyandang disabilitas itu sendiri, keluarga, dan masyarakat secara umum.

 

ANGGIE ADJIE SAPUTRA

Editor : STEVY WIIDIA

 

Tags: ahli TIKdigital dividepenyandang disabilitas
Previous Post

Solusi Big Data Karya Putera Indonesia Mulai Go Internasional

Next Post

Dukung Bisnis UKM, XL Hadirkan Infinet

Related Posts

industri perfilman
Technology

Industri Perfilman Didorong Agar Inklusif bagi Disabilitas dan Perempuan

24 Desember 2025
0
IDCamp Gen AI Bootcamp
Headline

IDCamp Gen AI Bootcamp 2024, Berikan Pelatihan AI bagi Guru dan Penyandang Disabilitas

28 Desember 2024
0
Penyandang Disabilitas
Headline

Membekali Para Penyandang Disabilitas dengan Pendidikan dan Keahlian

7 Desember 2024
0
Load More
Next Post
Dukung Bisnis UKM, XL Hadirkan Infinet

Dukung Bisnis UKM, XL Hadirkan Infinet

Ajang Teknologi Echelon Indonesia 2016 Kembali Akan Digelar

Ajang Teknologi Echelon Indonesia 2016 Kembali Akan Digelar

Endeavour Entrepreneur

Scale-Up Clinic Perkuat Lingkungan Wirausaha Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

Capital A Tunjuk Effendy Shahul Hamid Jadi Deputy CEO, Fokus Ekspansi Regional

30 Maret 2026
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version