Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Ecommerce Diprediksi Melejit 5 tahun Mendatang

1 November 2017
in News
Reading Time: 1 min read
Apa Tantangan Terbesar e-Commerce di Indonesia ?

Sekitar 200 e-commerce gelar berbagai promosi di ajang IESE 2017. (Foto: Fahrul Anwar/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bisnis pasar digital terus berkembang seiring dengan perkembangan digital serta penetrasi ponsel dan internet di Indonesia. Karena itu diprediksi bisnis e-commerce akan bertumbuh pesat pada lima tahun mendatang.

Ramalan ini diungkapkan Chief Executive Officer Tokopedia William Tanuwijaya. Hal ini dinilai berdasarkan sejumlah fakta yang menarik yang ditemukan saat membandingkan antara e-commerce Indonesia dengan China.

Menurut William, pada 2016, dengan pendapatan bruto domestik (PDB) Indonesia sebanyak US$ 3.500, transaksi online baru 1% dibanding penjualan retail secara keseluruhan. Artinya dalam 100 transaksi, terjadi satu kali di online.

Hal tersebut juga terjadi di China, pada tahun 2008. Saat itu PDB Cina juga sebanyak US$ 3.500. Begitu pula kontribusi transaksi online terhadap total transaksi ritel di sana sekitar 1%. Dari titik tersebut Tiongkok hanya membutuhkan waktu lima tahun. Pada 2013 kontribusi transaksi online ritel di Cina sudah mencapai 10%. Sedangkan saat ini Cina sudah mencapai 18%.

Baca juga :   Generasi Muda Gandrungi Startup

“Berarti China membutuhkan 5 tahun mencapai 1 dari 10 transaksi dilakukan secara online. Menurut pikir saya Indonesia bisa lebih. Karena 2008 di China belum memiliki 3G dan 4G yang sangat murah, mereka masih menggunakan internet via Sedangkan Indonesia pada 2016 sudah terkoneksi dengan internet,” terang William pada Diskusi Tren Gaya Hidup Digital belum lama ini di Jakarta.

Bahkan William mengatakan bila infrastruktur logistik dan pembayaran mendukung maka dalam waktu 4-5 tahun ke depan Indonesia bisa mengikuti tren penjualan online yang sama dengan China.

“Bila ini terjadi maka akan mendukung brand Indonesia. Sebab brand di China tumbuh begitu cepat hingga IPO menjadi perusahaan publik setelah go-online yang awalnya dijajakan oleh marketplace yang ada. Begitu pun di Indonesia dengan pasardigital mereka bisa mengembangkan pasar mereka,” kata William.

Baca juga :   Zenius Siapkan Fasilitas Penunjang PJJ Bagi Guru dan Siswa di Daerah



STEVY WIDIA

Tags: e-commerceprediksi e-commerceTokopediaWilliam Tanuwijaya
Previous Post

Telkomsel Hadirkan Solusi Bisnis Terlengkap untuk UKM

Next Post

Tech In Asia Jakarta 2017 Hubungkan Investor dengan Talenta

Related Posts

Fokus Tingkatkan Nilai Brand Jadi Strategi e-Commerce Lazada di Tahun 2026
e-COMMERCE

E-commerce Indonesia Masuk Babak Confident Commerce di 2026

17 Januari 2026
0
Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan
e-COMMERCE

Berkat E-Commerce Batik Khantil Bangkit Dari Keterpurukan

6 Desember 2025
0
Shopee Live
e-COMMERCE

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Tech In Asia Jakarta 2017 Hubungkan Investor dengan Talenta

Tech In Asia Jakarta 2017 Hubungkan Investor dengan Talenta

Tim Spektronics Juara  Race Competition di Amerika

Tim Spektronics Juara Race Competition di Amerika

Google Indonesia Latih 1.200 Developer Lokal

Google Indonesia Latih 1.200 Developer Lokal

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version