Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Ekonomi Digital Nasional Diprediksi Capai Rp5,7 Triliiun Pada 2030

16 Maret 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
Tahun ini Nilai e-Commerce Indonesia Capai Rp 319 T

Gudang industri e-commerce. (Foto: ilustrasi/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi, nilai ekonomi digital nasional Rp 5.718 triliun pada 2030. E-commerce berkontribusi paling besar yakni 34% atau Rp 1.908 triliun. Posisi kedua ditempati oleh sektor business to business (B2B) services 13% atau Rp 763 triliun. Lalu pariwisata 10% (Rp 575 triliun), corporate services 9% (Rp 529,9 triliun), dan konten digital 9% (Rp 515,3 triliun).

Kemudian kesehatan 8% (Rp 471,6 triliun), mobility 7% (Rp 401 triliun), dan housing 4% (204,2 triliun). Sisanya yakni masing-masing 3% public services (Rp 175 triliun) dan pendidikan (Rp 160,4 triliun).

Meski begitu, sektor kesehatan dan pendidikan dinilai paling mengubah kondisi masyarakat. “Keduanya menjadi game changer dan menyelamatkan Indonesia,” kata Muhamad Lutfi Menteri Perdagangan dalam seminar bertajuk ‘Empowering SMEs to Recover Stronger’, belum lama ini.

Baca juga :   Indonesia Negara Ke-4 Di Dunia Yang Tertarik Dengan Korean Wave

Menteri Lutfi menilai, digitalisasi di bidang pendidikan akan meringankan beban Sekolah Menengah Atas (SMA) di dalam negeri. Sebab, kapasitas tampungnya kurang dari 10 juta siswa.
Padahal, data tampung Sekolah Dasar (SD) mencapai 25 juta siswa.

Menurut dia, tantangan selanjutnya dalam meningkatkan efektivitas digitalisasi pendidikan yakni penyerapan tenaga pengajar yang berkualitas. Menurutnya, hal ini penting untuk mencapai target nasional menjadi negara maju sebelum 2040.

Beliau juga mencatat, saat ini tenaga kerja dengan pendidikan minimal sarjana berkontribusi tidak lebih dari 10% terhadap total tenaga kerja. Mayoritas atau sekitar 60% tenaga kerja lokal merupakan lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) ke bawah. “Kita (Indonesia) harus siap mendidik (tenaga kerja) untuk mendukung pertumbuhan (ekonomi) tinggi. Kita harus merevolusi cara mengajar anak-anak. Membuat sekolah bukan masalah, masalahnya adalah menciptakan guru-guru berkualifikasi,” kata Lutfi.

Baca juga :   Kaspersky Lab Temukan 2.000 Pengguna Kena Serangan Ransomware

Untuk itu menurut menteri perdagangan ini kunci peningkatan kualitas pendidikan tenaga kerja adalah digitalisasi. Hal ini sejalan dengan salah satu tema yang akan dibawa dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, yakni ekonomi digital. Di samping itu, dia menilai bahwa digitalisasi di bidang kesehatan akan menjadi jawaban atas mismatch antara pasokan dan kebutuhan dokter di dalam negeri.

Selain kesehatan dan pendidikan, Lutfi mengatakan bahwa ekonomi digital akan membantu agribisnis. Digitalisasi bidang ini dinilai penting untuk menjaga hasil panen. Digitalisasi juga mempermudah akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui teknologi finansial. Pada 2030, Kemendag memperkirakan nilai ekonomi digital layanan antar-bisnis dapat mencapai Rp 763 triliun.

 

Baca juga :   Telkom Suntik Dana Segar Untuk Blanja.com

STEVY WIDIA

Tags: e-commerceekonomi digitalMenteri Perdagangan Muhamad Lutfi
Previous Post

GoTo Targetkan Raih Dana Segar Rp15,2 Triliun Lewat IPO

Next Post

Hingga 2030, Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital

Related Posts

Kredivo paylater
Digital Business

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
0
pasar FMCG di ecommerce
Digital Business

Rekor Baru! Penjualan FMCG di E-commerce Tembus Rp40 Triliun pada Kuartal I 2026

7 April 2026
0
Pitchbook - venture capital
Startup & Entrepreneurship

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
0
Load More
Next Post
Talenta digital

Hingga 2030, Indonesia Butuh 9 Juta Talenta Digital

Pemkot Solo Gandeng Gojek dan Halodoc Gelar Pusat Vaksinasi Untuk Perlindungan Masyarakat

Halodoc Gandeng 20 Penyedia Asuransi Dalam Ekosistem Digital

Timothius Martin - PINTU

Nabung Aset Crypto Stablecoin, PINTU Tawarkan Imbalan 15% APY

Discussion about this post

Recent Updates

Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version