Kamis, 2 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Ekonomi Kreatif Berpeluang Buka 4,4 Juta Lapangan Kerja di Tahun 2024

10 Oktober 2022
in Industry
Reading Time: 2 mins read
lapangan kerja

ICON2022 Sesi Competing in Creative Economy oleh Menparekraf Sandiaga Uno. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan pesat industri kreatif di Indonesia telah membuka banyak peluang usaha. Untuk itu pemerintah menargetkan industri kreatif dapat membuka 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024.

“Tetapi untuk mendapatkan peluang ini masyarakat Indonesia harus bertindak cepat dan memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mendukung kesempatan yang ada,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Uno dalam acara ICON2022 akhir pekan lalu.

Menurut Sandiaga, sejak pandemi berlangsung selama dua tahun ke belakang ini, perekonomian baik secara global maupun lokal di Indonesia sendiri telah mengalami banyak gempuran dan keterpurukan. Di mana kondisi sosial yang terjadi memaksa masyarakat untuk melakukan segala bentuk aktivitas, termasuk aktivitas ekonomi dalam sebuah tren baru yaitu melalui dunia digital.

“Guna mendorong pemulihan dan pertumbuhan perekonomian nasional, pemerintah haruslah mengambil perannya di dalam ekonomi digital saat ini dengan bergerak lebih cepat, bergerak bersama melakukan kolaborasi untuk memanfaatkan segala momentum pemulihan ekonomi nasional dan harus sigap dalam menggarap semua potensi online yang ada. Karena sekarang life is digital, semuanya serba digital dan karena ekonomi baru kita sekarang ini sangat go digital,” ungkapnya.

Usaha yang telah dilakukan Pemerintah saat ini, terutama dalam bidang ekonomi kreatif dan pariwisata telah berhasil memberikan kontribusi nyata yang cukup besar dengan menghasilkan 1,1 juta penciptaan lapangan kerja baru di tahun 2022.

Sandiaga juga menyampaikan bahwa untuk melihat masa depan yang lebih baik, kita perlu untuk melakukan suatu transformasi, oleh karena itulah harus dilakukan upaya menciptakan inovasi baru yang terus dilanjutkan bersama dengan adaptasi dan kemampuan untuk berkolaborasi yang merupakan kunci untuk menuju kesuksesan ekonomi bangsa.

“Saya yakin arahan dari Bapak Presiden Jokowi, kemarin baru disampaikan di World Conference on Creative Economy 2022, ayo ekonomi kita terus berkreasi, berinovasi, dan wujudkan kolaborasi. Inilah waktunya kita untuk melakukan suatu tranformasi, dan saya yakin Indonesia di bawah Presiden Jokowi sudah melakukan transformasi,” pungkas Sandiaga.

 

STEVY WIDIA

Tags: ekonomi kreatifICON 2022industri kreatifLapangan kerjaMenparekraf Sandiaga Uno
Previous Post

Hangry Rencana Akan Go Public dan IPO di Bursa Efek Indonesia

Next Post

Dorong Digitalisasi Pendidikan, Telkom Turut Cetak Guru Unggul Nasional

Related Posts

ekonomi kreatif nasional
Industry

Ekonomi Kreatif Lampaui Pertumbuhan Nasional, Sektor Digital Jadi Penggerak Utama

29 Juni 2026
0
UMKM Lokal
Industry

Semasa, Indofood, dan Rekosistem Kolaborasi Dukung UMKM Lokal dan Gaya Hidup Berkelanjutan

28 Juni 2026
0
Potensi Industri Game Coda EKRAF
Industry

Melejit ke US$1,5 Miliar, Coda dan EKRAF Bersinergi Dorong Potensi Industri Game Indonesia

26 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Pijar Sekolah - Guru Unggul

Dorong Digitalisasi Pendidikan, Telkom Turut Cetak Guru Unggul Nasional

Shopee Barokah

Shopee Barokah, Hadirkan Produk Halal Terkurasi

ALAMI Founders

ALAMI Group Raih Pendanaan Pra-Seri B, Perkuat Akses Layanan Pembiayaan UMKM

Discussion about this post

Recent Updates

Rasio Kewirausahaan Indonesia

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

1 Juli 2026
Indeks CFX10

Mengenal Indeks CFX10: Parameter Utama untuk Membaca Arah Pasar Kripto Indonesia

1 Juli 2026
Muhammadiyah - Kementerian UMKM

Gandeng Ritel Raksasa, Business Matching Muhammadiyah-Kementerian UMKM Cetak Potensi Rp2,2 Miliar

1 Juli 2026
Aplikasi AKSARA

Aplikasi AKSARA Jadi Fondasi Data Menuju Ekonomi Hijau di Indonesia

1 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Rasio Kewirausahaan Indonesia

Rasio Kewirausahaan Indonesia Tertinggal di ASEAN, Alumni LPDP Didorong Cetak Startup Berbasis Solusi

1 Juli 2026
Indeks CFX10

Mengenal Indeks CFX10: Parameter Utama untuk Membaca Arah Pasar Kripto Indonesia

1 Juli 2026
Muhammadiyah - Kementerian UMKM

Gandeng Ritel Raksasa, Business Matching Muhammadiyah-Kementerian UMKM Cetak Potensi Rp2,2 Miliar

1 Juli 2026
Aplikasi AKSARA

Aplikasi AKSARA Jadi Fondasi Data Menuju Ekonomi Hijau di Indonesia

1 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version