Kredit UMKM Diproyeksi Tumbuh Hingga 9% di Tahun 2026

stimulus kredit UMKM

Kredit UMKM Diproyeksi Tumbuh Hingga 9% di Tahun 2026 (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi penyaluran kredit kepada sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) tumbuh sebesar 7% – 9% persen secara tahunan (year on year/yoy) pada 2026. Sementara industri perbankan tetap optimistis terhadap prospek pembiayaan UMKM. OJK mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada awal 2026 berada di level positif 127,00%, sementara Consumer Price Index tercatat sebesar 109,75%.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan perluasan akses pembiayaan bagi UMKM akan terus menjadi fokus utama untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Komitmen untuk terus mendorong akses pembiayaan yang lebih luas, mudah, dan inklusif bagi UMKM akan menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata Dian dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (11/3).

OJK mencatat, penyaluran kredit UMKM per Januari 2026 mencapai Rp 1.482,9 triliun atau sekitar 17,33% dari total kredit perbankan. Namun, pertumbuhannya mengalami moderasi sebesar 0,53% secara tahunan.

Menurut Dian, perlambatan dipengaruhi dinamika perekonomian global dan domestik serta proses pemulihan UMKM yang masih berlangsung setelah pandemi. Pemulihan sektor ini dinilai berjalan lebih lambat dibandingkan sektor korporasi.

Sementara, industri perbankan optimistis terhadap prospek pembiayaan UMKM. OJK mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada awal 2026 berada di level positif 127,00%, sementara Consumer Price Index tercatat sebesar 109,75%.

 

STEVY WIDIA

Exit mobile version