Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Fintech Lending Restrukturisasi Kredit Rp 237 Miliar

3 Juni 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
AFPI

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan teknologi finansial pembiayaan (fintech lending) merestrukturisasi kredit 674.068 peminjam (borrower) senilai Rp 237 miliar. Langkah ini dilakukan akibat pandemi corona berdampak terhadap banyak sektor, termasuk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Data itu diperoleh dari hasil riset Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) terhadap 143 perusahaan, selama 9-14 Mei lalu. Sebanyak 38,5% atau 55 perusahaan tidak mendapatkan permohonan restrukturisasi kredit.

“Kami berhasil meyakinkan pemberi pinjaman (lender) untuk meloloskan restrukturisasi kredit,” kata Tumbur Pardede Ketua Bidang Humas dan Kelembagaan AFPI dalam keterangannya Rabu (3/6/2020).

Tumbur menjelaskan, fintech lending hanya penyelenggara pinjam-meminjam secara online. Perusahaan mempertemukan peminjam dan pemberi pinjaman. Beberapa bank bertindak langsung sebagai pemberi pinjaman. Untuk itu, penyelenggara fintech lending tidak berwenang untuk memberikan restrukturisasi kredit tanpa persetujuan dari pemberi pinjaman.

Baca juga :   Fintech Lending Akumulasi 43,46 Juta Rekening Penerima Pinjaman

“Kewenangan ada di pemberi pinjaman, namun penyelenggara dapat memfasilitasi permintaan pengajuan restrukturisasi bagi peminjam,” ujar Tumbur.

Data AFPI menyebut hingga April lalu, 143 fintech lending telah menyalurkan pinjaman Rp 106,06 triliun kepada 24.770.305 peminjam. Nilai penyaluran meningkat 186,54% secara tahunan (year on year/yoy), sementara borrower naik 218,75%. Lalu, pemberi pinjaman (lender) mencapai 647.993 atau naik 41,99% (yoy).

Sedangkan 61,5% atau 88 perusahaan menerima permohonan restrukturisasi kredit dari peminjam. Setidaknya, ada 1,96 juta pengajuan, dengan nilai kredit Rp 1,08 triliun. Dari jumlah tersebut, 34% atau 674.068 peminjam disetujui permohonan restrukturisasi pinjamannya. Lalu, 65% atau 1,28 juta lainnya ditolak. Sisanya, 7.054 pengajuan masih diproses.

Baca juga :   Asosiasi Fintech Pendanaan Targetkan Penyaluran Kredit Rp 86 Triliun di 2021

Ketua Harian AFPI Kuseryansyah mengatakan, penyaluran pinjaman dari fintech lending ke beberapa sektor meningkat. Di antaranya sektor kesehatan, agrikultur, dan makanan kemasan. “Utamanya UMKM farmasi, obat-obatan dan alat pendukung Kesehatan,” katanya. Penyaluran pembiayaan ke sektor telekomunikasi dan online ecosystem juga meningkat.

STEVY WIDIA

Tags: Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI)restrukturisasi kredit
Previous Post

Realme X3 SuperZoom Siap Meluncur Ke Pasar Indonesia

Next Post

Tel-U Bersama CISCO Bantu Penanggulangan COVID-19 di Jabar

Related Posts

Fintech Lending Days 2025
News

Tingkatkan Literasi Keuangan di Timur Indonesia, AdaKami Dukung Gelaran Fintech Lending Days 2025

14 Juli 2025
0
RupiahCepat
News

Penuhi Panggilan OJK dan AFPI, RupiahCepat Siap Bertanggung Jawab Tangani Pengaduan Pengguna

22 Mei 2025
0
AFPI
News

AFPI: Batas Bunga Maksimum Bukan Penyeragaman Harga, tapi Upaya Lawan Pinjol Ilegal dan Tekan Bunga Tinggi

15 Mei 2025
0
Load More
Next Post
Tel-U Bersama CISCO Bantu Penanggulangan COVID-19 di Jabar

Tel-U Bersama CISCO Bantu Penanggulangan COVID-19 di Jabar

Investor Gojek Dukung Nadiem Jadi Menteri

Gojek Kembali Peroleh Tambahan Investasi Baru

Penambangan Kripto

UKM Indonesia Jadi Sasaran Penambang CryptoJacking

Discussion about this post

Recent Updates

SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version