FWD Hackathon 2017: Tantang Inovasi Digital Untuk Asuransi

Direktur Utama FWD Life Rudi Kamdani. (Foto : Istimewa/Youngsters.id)

YOUNGSTER.id - Era digital menuntut inovasi di berbagai industry, termasuk asuransi. Agar tidak ketinggalan PT FWD Life Indonesia (FWD Life) pun menyelenggarakan FWD Hackathon 2017. Ini adalah ajang untuk generasi muda menciptakan inovasi membangun era asuransi jiwa digital.

Vice President PT FWD Life Indonesia Rudi Kamdani mengungkapkan sebagai pelopor asuransi jiwa berbasis digital, FWD Life memiliki tanggung jawab untuk ambil bagian dalam meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia khususnya dengan pemanfaatan inovasi digital.

“Kami yakin inovasi digital teknologi dapat mengakselerasi penetrasi asuransi jiwa di Indonesia, terlebih saat ini terjadi pergeseran gaya hidup generasi muda yang melek teknologi.Hal ini menjadi peluang FWD Life untuk menggandeng generasi muda berbakat dalam memanfaatkan digital teknologi untuk membangun era asuransi jiwa digital di Indonesia,” jelasnya melalui siaran pers Minggu (6/8/2017).

Menurut Rudi, hal ini menjadi perhatian khusus bagi Perusahaan terlebih data OJK per triwulan I 2017 menunjukkan penetrasi asuransi di Indonesia hanya 2,70%. Itu berarti masih lebih rendah dibandingkan beberapa negara lain di wilayah Asia seperti Singapura, Malaysia dan Thailand yang sudah berada di level 5%.

Melihat hal ini, FWD Life berkolaborasi dengan Founder Institute mengadakan FWD Hackathon 2017, yang mengajak generasi muda untuk berpikir dan mengeksplorasi kreativitasnya dalam menciptakan aplikasi yang fokus pada kemudahan berasuransi.

“Kerjasama strategis ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah embrio baru di dunia asuransi yang dapat memperkuat industri asuransi jiwa ke depan, sehingga lebih kompetitif dan memberikan lebih banyak kontribusi untuk negeri,” katanya.

Dia menambahkan FWD Life sendiri telah mengembangkan banyak solusi asuransi digital bagi para nasabahnya.

“Kami berharap berbagai inovasi digital teknologi akan terlahir untuk mendukung transformasi bisnis asuransi dari aspek underwriting, manajemen risiko sampai klaim sehingga memungkinkan untuk menciptakan pengalaman berasuransi yang lebih mudah, cepat dan nyaman”, ujarnya.

Acara puncak FWD Hackathon 2017 akan digelar pada 22 – 24 September, FWD Life dan Founder Institute akan melakukan roadshow untuk mempromosikan program ini serta memberikan pemahaman mengenai industri asuransi ke sejumlah daerah seperti Jakarta, Surabaya, Bandung dan kota besar lainnya.

Director of Founder Institute Jakarta Andy Zain mengatakan menjadi kesempatan yang luar biasa dapat bekerjasama dengan FWD Life untuk mendorong generasi muda Indonesia menunjukkan kemampuannya dalam menciptakan karya dan inovasi digital.

“Kami berharap FWD Hackathon 2017 dapat memberikan manfaat untuk membangun industri asuransi yang lebih baik dengan ide dan inovasi dari anak bangsa,” ujarnya.

STEVY WIDIA