Generasi Milenial Pendorong Utama Penggerak Bisnis

Juara 1 Shopee Campus Competition 2018, tim Nastar Keju dari Universitas Indonesia berfoto bersama ketiga juri (Foto:dok.youngster.id)

youngster.id - Indonesia akan mendapat bonus populasi usia produktif dari generasi milenial di tahun 2020 nanti. Dan mereka berperan dalam menggerakan bisnis di Tanah Air. Menyadari peran generasi milenial yang sangat penting dalam suatu bisnis, Shopee Indonesia berkomitmen untuk memprioritaskan pertumbuhan, perkembangan, serta kesejahteraan karyawan.

.
Jenie Simon, Head of Human Resource Shopee Indonesia mengatakan, di Shopee, umur karyawan bukan menjadi faktor yang membatasi perkembangan karyawan. Faktanya, dari total karyawan Shopee, lebih dari 90% karyawan dan lebih dari 60% top management level berusia dibawah 30 tahun.

“Selama karyawan kami menunjukkan performa yang baik dan kemampuan dalam memimpin, Shopee akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan dan membuat perubahan nyata dalam mendorong bisnis perusahaan kedepannya. Sebagai perusahaan yang bergerak di industri yang dinamis, karyawan milenial kami telah terbukti membantu Shopee dalam beradaptasi dan tumbuh dengan cepat, bahkan dalam menghadapi persaingan yang ketat,” katanya dalam acara Shopee Media Discussion – Working with Millennials, Rabu (18/7/2018) di Jakarta.

Baca juga :   Ada “Nakama” di Balik Sukses Tokopedia

Menurut dia, generasi Milenial atau generasi Y adalah generasi yang lahir dari tahun 1980-an hingga 2000. Sebagai generasi awal yang tumbuh di masyarakat digital, generasi milenial juga merupakan pendorong utama industri e-commerce. Terbukti generasi milenial lebih mengutamakan kenyamanan dan memilih akses mudah ke review produk dan perbandingan harga di setiap platform e-commerce.

Menariknya, tren ini tercermin juga pada penjual Shopee yang menunjukkan bahwa 70% dari semua penjual yang bergabung dengan komunitas Kampus Shopee berada di bawah usia 30 tahun dan termasuk generasi milenial.

“Sebagai generasi milenial itu sendiri, tim Shopee memahami pentingnya melayani kebutuhan pengguna yang melek dengan teknologi. Kami terus berusaha meningkatkan platform kami untuk memastikan bahwa pengguna memiliki informasi yang mereka butuhkan dalam proses jual beli online, termasuk ketika melihat peringkat penjualan dan review produk yang ditampilkan di toko penjual. Kami sangat terbuka dengan ide-ide baru yang dapat membantu Shopee untuk terus berkembang menjadi destinasi belanja online nomor 1 bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambah Monica Vionna, Marketing Manager Shopee Indonesia, dan salah satu top management level Shopee di bawah usia 30.

Baca juga :   Generasi Milenial Terancam Pengangguran

Untuk mendapatkan kinerja terbaik dari karyawan milenialnya, Shopee Indonesia berupaya membangun kenyamanan dan pengalaman yang menyenangkan dalam bekerja. Shopee Indonesia fokus dalam tiga aspek penting yakni fisik, financial dan psikologis.

Shopee, perusahaan e-commerce terdepan di kawasan Asia Tenggara dan Taiwan telah memiliki sekitar 1.600 karyawan dalam kurang dari 3 tahun sejak kehadirannya di Indonesia dengan mayoritas karyawan berusia di bawah 30 tahun.

Menurut creative entrepreneur dan penulis buku, Yoris Sebastian ketika mempekerjakan generasi milenial perusahaan harus mencoba memahami generasi milenial yang berbeda ini karena kebutuhan mereka sudah berbeda. “Dan lingkungan kerja yang kondusif bukan sekedar kantor keren namun yang terpenting adalah hubungan antar karyawan plus atasan agar mereka bisa lebih produktif,” ucapnya.

 

STEVY WIDIA