Senin, 25 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Generasi Muda Jadi Garda Depan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Indonesia

25 Mei 2026
in News
Reading Time: 2 mins read
Generasi Muda Jadi Garda Depan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Indonesia

Para siswa sejumlah sekolah di Jakarta melakukan penanaman mangrove di Taman Wisata Alam Muara Angke, Jakarta. (Foto: istimewa/GIZ)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Isu lingkungan dan perubahan iklim kini semakin dekat dengan kehidupan generasi muda. Namun, memahami pentingnya keanekaragaman hayati ternyata tidak cukup hanya lewat teori di kelas. Pengalaman langsung di lapangan dinilai menjadi cara yang lebih efektif untuk membangun kepedulian anak muda terhadap lingkungan.

Untuk mendorong keterlibatan generasi muda dalam isu keanekaragaman hayati Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup bersama Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) menggelar aksi edukasi lapangan yang berfokus pada penguatan literasi lingkungan generasi muda melalui pengalaman langsung di ekosistem pesisir.

Communication Lead Unit Resilient Nature GIZ Indonesia, Ganda Basara mengatakan, keterlibatan anak muda menjadi fokus penting agar isu biodiversitas terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

“Yang paling penting sebenarnya adalah bagaimana anak-anak muda aware dan paham tentang pentingnya keanekaragaman hayati di Indonesia. Karena mereka adalah generasi selanjutnya yang akan menjaga dan meneruskan warisan alam ini,” ujarnya pada rangkaian peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2026 Sabtu (22/5/2026)di Taman Wisata Alam Muara Angke, Jakarta.

Menurut Gandabhaskara, pendekatan berbasis pengalaman langsung di lapangan, menurut Ganda,  dinilai GIZ lebih efektif dibanding hanya mempelajari teori di kelas. Karena itu, bekerjasama dengan KLH mereka menghadirkan berbagai aktivitas seperti diskusi, coaching clinic, laporan status keanekaragaman hayati daerah, hingga field-based education yang melibatkan pelajar dan mahasiswa secara langsung.

Langkah ini sejalan dengan salah satu poin dalam tujuh langkah strategis implementasi Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025-2045, yakni menempatkan generasi muda sebagai pelopor masa depan konservasi melalui penguatan literasi dan tanggung jawab menjaga ekosistem lingkungan.

“Kalau anak-anak muda, lebih baik langsung kegiatan. Mereka bisa melihat sendiri, menyentuh langsung, dan memahami bahwa biodiversitas itu ada di sekitar mereka,” ujarnya lagi.

Salah satu kegiatan utama dalam program ini adalah mengajak para siswa belajar langsung di ekosistem pesisir mangrove di kawasan Taman Wisata Alam Angke Kapuk. Aksi ini melibatkan 120 siswa dan guru pendamping yang berasal dari sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) serta Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Jakarta seperti SMAN 8, SMAN 78, SMAN 34, Yadika 2, SMA 112, dan SMA Islam Islamic Village.

Para siswa diajak untuk berinteraksi langsung dengan alam, mengenali berbagai spesies flora dan fauna pesisir, serta memahami mekanisme adaptasi ekosistem mangrove dalam menghadapi perubahan iklim global dan ancaman abrasi.

Vincent Suhardo, siswa dari SMK Yadika 2, mengungkapkan bahwa kegiatan lapangan ini memberikan banyak pengetahuan baru mengenai fungsi spesifik tanaman mangrove yang sebelumnya belum diketahui.

“Saya jadi bisa paham soal mangrove, yang sebelumnya saya tidak tahu. Awalnya saya hanya tahu mangrove itu tumbuh di pinggir laut. Melalui kegiatan ini, saya belajar bahwa mangrove bisa mencegah abrasi, menghadapi perubahan cuaca, dan mampu hidup di tanah berlumpur. Saya juga jadi kenal jenis-jenis mangrove sekaligus bisa bertemu dengan teman-teman baru,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Dhistie Aderusla, siswi dari SMA 112 Jakarta, yang merasa kegiatan ini berhasil menumbuhkan kepedulian yang lebih mendalam terhadap kelestarian ekosistem pesisir.

“Dari awal acara kami sudah diajarkan pengetahuan soal biota mangrove. Kami jadi tahu jenis-jenis mangrove, seperti bakau hitam dan jenis lainnya. Pengalaman langsung seperti ini membuat saya menjadi semakin lebih peduli terhadap lingkungan,” katanya.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: biodiversitas IndonesiaEkosistem MangroveGesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ)Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 2026konservasi lingkungan
Previous Post

Komitmen SK Innovation E&S Perkuat Pendanaan Startup Hijau di Indonesia

Related Posts

Unila & Universitas Saga Jepang Berkolaborasi Menjaga Ekosistem Mangrove
Innovation

Unila & Universitas Saga Jepang Berkolaborasi Menjaga Ekosistem Mangrove

13 Desember 2017
0
Ekonomi Berkelanjutan Berwawasan Konservasi Lingkungan
News

Ekonomi Berkelanjutan Berwawasan Konservasi Lingkungan

30 September 2017
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Generasi Muda Jadi Garda Depan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Indonesia

Generasi Muda Jadi Garda Depan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Indonesia

25 Mei 2026
MAJU:ON SK Innovation E&S

Komitmen SK Innovation E&S Perkuat Pendanaan Startup Hijau di Indonesia

25 Mei 2026
Bank SMBC Indonesia

Bank SMBC Indonesia Lepas Portofolio Kredit Pensiunan Rp19,93 Triliun ke BTN

25 Mei 2026
Adopsi AI Indonesia

Indonesia Pimpin Adopsi Kecerdasan Buatan di Asia Tenggara

25 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Generasi Muda Jadi Garda Depan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Indonesia

Generasi Muda Jadi Garda Depan Pelestarian Keanekaragaman Hayati Indonesia

25 Mei 2026
MAJU:ON SK Innovation E&S

Komitmen SK Innovation E&S Perkuat Pendanaan Startup Hijau di Indonesia

25 Mei 2026
Bank SMBC Indonesia

Bank SMBC Indonesia Lepas Portofolio Kredit Pensiunan Rp19,93 Triliun ke BTN

25 Mei 2026
Adopsi AI Indonesia

Indonesia Pimpin Adopsi Kecerdasan Buatan di Asia Tenggara

25 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version