Harbolnas 2018 Ajang E-Commerce Gandeng Produk Lokal Masuk Digital

Ketua Panitia Harbolnas 2018 Indra Yonathan. (Foto: istimewa/youngster.id)

youngster.id - Berdasarkan data dari Google dan Temasek, pertumbuhan ekonomi internet Indonesia pada 2018 mencapai angka US$27 miliar (Rp388,5 triliun). Bahkan, angka tersebut diprediksi akan terus naik hingga US$100 miliar (Rp1,43 kuadriliun) pada 2025 mendatang. Potensi besar tersebut harus digunakan sebaik-baiknya oleh para pelaku industri e-commerce dan UMKM lokal.

Ketua Panitia Harbolnas 2018, Indra Yonathan mengatakan melalui Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2018, para pelaku e-commerce dapat merangkul pelaku UMKM lokal untuk masuk ke industri ekonomi digital. Dengan memasuki dunia digital, jangkauan pemasaran produk lokal akan bertambah luas.

“Jadi, lewat Harbolnas 2018 ini para UMKM lokal dapat merasakan pengaruh bisnis dari kemeriahan acara puncaknya, tentunya beriringan pula dengan pemain e-commerce besar, sehingga pelaku UMKM dapat lebih memahami manfaat pemasaran melalui platform online,” kata Indra dalam keterangannya, Kamis (6/1/2018) di Jakarta.

Menurut Indra, aka nada ribuan produk lokal akan dijual di lebih dari 300 e-commerce peserta Harbolnas 2018. Tema yang diangkat adalah Belanja untuk Bangsa, yang juga menunjukkan jati diri bangsa Indonesia yang suka berkolaborasi untuk meraih sesuatu.

Baca juga :   e-Commerce Indonesia Belum Tembus Pasar Internasional

“Harbolnas mencerminkan jati diri bangsa Indonesia dengan semangat gotong royong dalam membangun ekonomi digital Indonesia. Kami menyerukan pesan Belanja untuk Bangsa dengan mendorong penjualan produk dan brand lokal pada 11 Desember 2018. Tujuan utamanya agar masyarakat membeli produk lokal,” jelas Indra lagi.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartanto tentu mendukung penuh tujuan itu karena selaras dengan visi Kementerian Perindustrian yang menggalakkan pembelian produk lokal ke masyarakat. Ia pun mengatakan, pemberdayaan UMKM melalui ekonomi digital juga termasuk ke dalam rencana roadmap industri 4.0.

“Saat ini sudah ada sekitar 3.000 lebih UMKM yang tercakup dalam subprogram e-Smart UKM dan kami akan terus menambah jumlahnya,” ujar Airlangga.

Sebagai penutup rangkaian pesta belanja online sejak September lalu, acara puncak Harbolnas 2018 akan dilaksanakan pada 11 dan 12 Desember mendatang. Pada tahun ini, terdapat hari yang dikhususkan untuk memasarkan produk lokal UMKM Indonesia, yakni pada 11 Desember 2018.

STEVY WIDIA