Sabtu, 14 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Berpotensi Besar Dalam Application Economy

26 Februari 2016
in News
Reading Time: 2 mins read
Indonesia Berpotensi Besar Dalam Application Economy
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia tercatat sebagai negara dengan potensi terbesar ketiga untuk mengembangkan ekonomi aplikasi (application economy) di Asia Pasifik. Namun, dari segi kesiapan, Indonesia berada di posisi terbawah.Application Economy Index (AEI) 2016 yang dirilis oleh CA Technologies menunjukkan dari segi potensi pasar Indonesia melejit tujuh peringkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya, di bawah China dan Indonesia.

Lim May-Ann Managing Director Technology Research, Consulting, and Training (TRPC) mengatakan, untuk memaksimalkan potensi tersebut, Indonesia harus bergerak cepat.

“Kesuksesan dalam era aplikasi ekonomi adalah jika bisa sesegera mungkin mengidentifikasi risiko dan peluang kemudian meminimalisasi risiko tersebut,” katanya dalam siaran pers CA Technologies Asia Pacific & Japan Media & Analytics Summit 2016 Rabu (24/2/2016).

Baca juga :   AstraPay Dukung Pembayaran Non Tunai Layanan Transportasi Umum di Jawa Tengah

Aplikasi ekonomi adalah era dimana aplikasi menjadi salah satu penggerak utama perekonomian. Hal ini ditandai dengan penggunaan aplikasi secara massif di berbagai bisnis, terutama melalui perangkat ponsel pintar.

Lim menjelaskan setidaknya ada lima faktor yang menentukan potensi pengembangan application economy di Asia Pasifik, yakni jumlah pengguna ponsel pintar, jumlah pengakses mobile internet per hari, penggunaan jejaring sosial, mobile application, dan jumlah penduduk berusia muda dalam struktur demografi.

Jumlah pengguna ponsel pintar di Indonesia menembus angka 109 juta pengguna dan 17,1% dari total penduduknya merupakan penduduk berusia muda.

“Indonesia harus memperkuat penetrasi pembayaran menggunakan kartu kredit dan debit dan memperkuat kesiapan pembayaran melalui mobile payments kalau tak mau tertinggal,” tutur Lim.

Baca juga :   GoFood Festival Berkolaborasi Dengan IDEFF

Sejumlah negara, seperti Singapura, Jepang, dan Korea Selatan justru mencatatakan penurunan potensi pengembangan application economy. Salah satu pemicunya adalah demografi penduduk yang menua dan berdampak pada penggunaan ponsel pintar serta aplikasi.

Sementara itu dari segi kesiapan Indonesia menduduki posisi kesepuluh dari sepuluh negara di kawasan Asia Pasifik. Indonesia berada di bawah Thailand dan India yang masing-masing berada pada urutan ke-8 dan ke-9 di antara negara sekawasan lainnya.

Adapun, level kesiapan tersebut diukur dari tiga parameter, yakni penggunaan dan dukungan teknologi dari pemerintah serta inovasi, infrastruktur Internet, dan kesigapan bisnis–termasuk proses yang dibutuhkan untuk memulai bisnis di suatu negara.

 

STEVY WIDIA

Tags: aplikasi ekonomiApplication Economy Index (AEI) 2016
Previous Post

E-Commerce Asing Melantai Di Bursa Agar Lebih Transparan

Next Post

E-Commerce Bhinneka.com Rencanakan IPO Di 2018

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
E-Commerce Bhinneka.com Rencanakan IPO Di 2018

E-Commerce Bhinneka.com Rencanakan IPO Di 2018

BIIMA, Aplikasi Untuk HKI

BIIMA, Aplikasi Untuk HKI

Siswa XL Future Leaders Dukung Komunitas Difabel

Siswa XL Future Leaders Dukung Komunitas Difabel

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Saqu

Perkuat Basis Nasabah, Bank Saqu Bangun Engagement Lewat Komunitas Lari dan Sepeda

14 Februari 2026
Fast Charging Station Dharma Polimetal

Dukung Transisi Energi, Dharma Polimetal Kembangkan Fast Charging Station Lokal

14 Februari 2026
Sisternet

Sisternet Jadi Ekosistem Pendukung Pemberdayaan Perempuan

14 Februari 2026
Indomie

Pikat Gen Z, Indomie Hadirkan Inovasi Berdasarkan Tren Kuliner Lokal Yang Viral

14 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version