Rabu, 19 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Dibayangi Serangan Ransomware dan Cryptojacking

15 Januari 2020
in News
Reading Time: 1 min read
ancaman siber

Ancaman Siber Meningkat di Era AI, Indonesia Catat 182 Serangan Digital per Detik (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Serangan cyrptojacking dan ransomware masih menjadi momok yang menakutkan pada tahun ini. Khusus cryptojacking, di mana pelakunya bernama cryptojackers, masih akan bergeliat mencari mangsa meskipun tidak semua sektor diserang, termasuk di Indonesia.

“Mereka (pelaku cryptojacking) akan kembali, namun itu tergantung dari keuntungan serangan yang akan didapatnya,” kata Hendra Lesmana, CEO NTT Indonesia, dalam keterangannya Selasa (14/1/2020) di Jakarta.

Menurutnya, serangan ransomware biasanya menyerang lewat phising. Berdasarkan data bahwa tahun lalu telah terdeteksi 14 juta upaya phising terhadap pengguna internet yang tinggal di negara-negara di Asia Tenggara selama paruh pertama 2019. Indonesia menempati posisi ke-3 dengan persentase 14,31% dibanding tahun lalu yang hanya 10,72%.

Cryptojacking adalah serangan siber dengan teknik menambang kripto yang memanfaatkan sumber daya orang lain secara diam-diam. Pelaku penyebar cryptojacking menggunakan metode ini untuk menyerang Android dengan tujuan meraup untung. Artinya, ponsel berbasis Android lebih rentan terkena serangan cryptojacking.

Untuk proses, hacker memancing korban untuk mengunduh atau download aplikasi yang tampaknya tidak berbahaya, namun sebenarnya, akan menjadi malware tambang pada perangkat korban.

Daftar aplikasi yang menyembunyikan penambang malware pun semakin bertambah. Salah satunya adalah Bug Smasher, tapi telah dihapus pada Januari 2018. Selain cryptojacking, ransomware juga menjadi serangan yang juga akan tetap ada. Malware ini kebanyakan dilakukan melalui email phishing pada korbannya.

Menurut Hendra, tren kenaikan ini karena sifatnya yang membuat perangkat tidak bisa dipulihkan kembali. Ia menjelaskan saat data terkunci oleh pelaku maka korban bisa menyelamatkannya hanya dengan membayar.

Hendra juga mengingatkan ada banyak kesulitan jika terkena ransomware. Maka dirinya mengingatkan supaya tidak menjadi korban serangan tersebut. “Ketika Anda bayar, ada informasi tambahan yang Anda berikan di situ. Jadi seperti putaran spiral yang tanpa henti. Makanya lebih baik jangan sampai kena karena banyak banget informasi yang (bisa) digali,” ungkapnya.

STEVY WIDIA

Tags: cyrptojackingNTT Ltd Indonesiaransomware
Previous Post

Apple Developer Academy Batch 2 Luluskan 194 Developer

Next Post

TMI dan MDI Ventures Salurkan Dana Untuk Startup Amerika Serikat

Related Posts

Coursera
Digital Business

Serangan Ransomware ke UMKM Indonesia Naik 42% pada Awal 2026

14 Juli 2026
0
Keamanan Siber Indonesia
Technology

Ransonware Jadi Ancaman Siber Nomor Satu bagi Organisasi

28 Agustus 2022
0
Daniel Craig
News

Waspadai File Film James Bond Terbaru Bisa Berisi Trojan Penjahat Siber

1 Oktober 2021
0
Load More
Next Post
Telkomsel on the Mission 2019, Dukung Pertumbuhan Startup di Indonesia Timur

TMI dan MDI Ventures Salurkan Dana Untuk Startup Amerika Serikat

Pantau Konsumsi Daya Listrik Menggunakan Produk Inovasi CLIoT

Pantau Konsumsi Daya Listrik Menggunakan Produk Inovasi CLIoT

Perluas Jaringan Hotel, OYO Tambah Investasi di Indonesia Rp 4,2 T

Startup Hotel OYO PHK 1.000 Karyawan

Discussion about this post

Recent Updates

Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Moladin Finance Pashouses pembiayaan properti

Hadirkan Solusi Pembiayaan Properti, Moladin Finance Gandeng Pashouses

18 Agustus 2026
Geotab Investigations

Percepat Investigasi Insiden Armada, Geotab Luncurkan Solusi Geotab Investigations

18 Agustus 2026
Airy Rooms tutup

Kisah Runtuhnya Airy Rooms: Dari Ekspansi Agresif VHO ke Gulung Tikar Diterjang Pandemi

18 Agustus 2026
Traveloka SEA Index

Traveloka SEA Index 2026: Wisatawan Asia Tenggara Cenderung Pelesir Lebih Lama

18 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version