Jumat, 13 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

83% Pembelanja Online Indonesia Deteksi Penipuan Secara Mandiri

15 Januari 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
Penipuan Secara Mandiri

Konsumen belanja online. (Foto: Ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Riset terbaru Kaspersky mengungkapkan bahwa 65% pebelanja online percaya mereka mampu mendeteksi penipuan secara mandiri. Bahkan, 83% pebelanja online Indonesia percaya mereka dapat mendeteksi penipuan sendiri, angka ini jauh lebih tinggi daripada angka global (65%).

Para ahli menganggap ini sebagai risiko besar bagi pebelanja online. Pasalnya, selama setahun terakhir, Kaspersky mengidentifikasi hampir 6,7 juta serangan phishing yang menyamar sebagai toko online, sistem pembayaran, dan perbankan, dengan 55,6% menargetkan pebelanja online.

“Sepanjang tahun ini, kami mengamati bahwa pebelanja online secara konsisten menjadi salah satu target paling diinginkan oleh penipu. Selama periode diskon misalnya, penipuan mereka dapat menjadi lebih meluas,” komentar Olga Altukhova, Analis Konten Web Senior di Kaspersky dikutip Kamis (15/1/2026).

Temuan membuktikan bahwa 97% responden menunjukkan tingkat kesadaran substansial tentang risiko keamanan online dan menerapkan setidaknya beberapa langkah untuk melindungi transaksi digital mereka.

Baca juga :   Sinergi Kaspersky, Telkomsel dan MelOn Indonesia Demi Keamanan Berinternet

Namun, survei juga menemukan bahwa kurang dari setengah peserta menggunakan solusi keamanan khusus untuk memblokir upaya phishing dan melindungi transaksi pembayaran. Tren yang mengkhawatirkan ini sangat menonjol di kalangan generasi senior (55+), dengan hanya 32% responden dalam kelompok usia ini yang benar-benar menggunakan perangkat lunak keamanan saat melakukan pembelian online.

Untuk Indonesia, 58% pengguna mengakui menggunakan solusi keamanan untuk melindungi pembayaran online mereka dan memblokir tautan phishing. Protokol keamanan mandiri yang paling umum diadopsi meliputi kewaspadaan terhadap potensi tanda-tanda peringatan, seperti hyperlink yang mencurigakan atau desain situs web yang tidak biasa (65%) dan verifikasi keaslian penjual (62%).

Langkah-langkah lain yang dapat melindungi pebelanja online, seperti menggunakan kartu kredit terpisah untuk pembelian digital atau menggunakan alamat email terpisah untuk mendaftar di toko online yang tidak dikenal, dilakukan oleh 33% dan 26% partisipan survei. Sementara itu, 30% mengaku berkonsultasi dengan teman dan kerabat sebelum melakukan pembelian, Indonesia mencatat persentase yang lebih tinggi daripada angka global dengan 37%.

Baca juga :   Shopee Gelar Bulan Cinta Diskon

Menariknya, pilihan ini sangat populer di kalangan generasi muda, dengan 37% memilihnya, sementara kurang umum di kalangan senior (21%).

Pakar Kaspersky menekankan bahwa meskipun praktik tersebut merupakan langkah-langkah perlindungan penting untuk belanja online, praktik-praktik tersebut hanya merupakan strategi perlindungan dasar dan bukan pencegahan penipuan komprehensif yang disediakan

“Tetap waspada sangat penting, tetapi melindungi diri sendiri membutuhkan lebih dari sekadar kesadaran. Sangat mengkhawatirkan bagaimana penipu sekarang menggunakan AI untuk membuat upaya phishing yang lebih canggih dan tertarget sehingga semakin sulit dikenali oleh pengguna biasa,” kata Olga.

Untuk melindungi diri dari ancaman, terapkan praktik keamanan berikut:

  • Jangan pernah menyimpan detail kartu kredit lengkap di situs web kecuali benar-benar diperlukan.
  • Pertimbangkan untuk menggunakan kartu debit terpisah khusus untuk pembelian online dan atur peringatan transaksi di rekening bank dan kartu kredit Anda.
  • Berhati-hatilah terhadap “penjualan kilat/flash sale” yang tampak terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Waspadai situs web yang menekan Anda untuk membuat keputusan cepat, dan berhati-hatilah terhadap penjual yang menolak pengembalian atau penukaran.
  • Gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun online dan aktifkan otentikasi dua faktor jika memungkinkan.
  • Terapkan solusi keamanan dengan komponen anti-phishing yang kuat.
  • Para penipu terus mengembangkan metode mereka, jadi tetap mengikuti perkembangan Teknik phishing terbaru dapat membantu Anda mengenali dan menghindarinya.
Baca juga :   Halau Penipu di WhatsApp dengan Tips Sederhana Ini

 

STEVY WIDIA

Tags: belanja onlinekasperskyPembelanja Online Indonesiapenipuan
Previous Post

Serangan Siber Meningkat, Kolaborasi Tingkat Sektoral Jadi Hal Penting

Next Post

Biji-biji Initiative dan KNI Gelar Pelatihan AI untuk Pendidik di Bontang

Related Posts

Ancaman Siber Berbasis Web
Technology

Ancaman Siber Berbasis Web di Indonesia Tembus 14,9 Juta Kasus di Tahun 2025

3 Maret 2026
0
Donasi Digital GoPay Capai Rp 63 Miliar
Technology

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

5 Januari 2026
0
Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih
Technology

Banyak Pengguna AI di Indonesia Berinteraksi Dengan AI Saat Sedih

2 Januari 2026
0
Load More
Next Post
pelatihan AI

Biji-biji Initiative dan KNI Gelar Pelatihan AI untuk Pendidik di Bontang

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

startup AI Coxwave

Startup AI Coxwave Raih Pendanaan Pre-Seri A US$5 Juta dari L&S Venture Capital

Discussion about this post

Recent Updates

Riset Coursera GenAI

Coursera: Tingkat Kelulusan Kursus GenAI Perempuan di Indonesia Lampaui Laki-laki

13 Maret 2026
Mandiri x Visa

Bank Mandiri dan Visa Luncurkan Kartu Debit Infinite, Mudahkan Transaksi Multicurrency

13 Maret 2026
WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

12 Maret 2026
Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

12 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Riset Coursera GenAI

Coursera: Tingkat Kelulusan Kursus GenAI Perempuan di Indonesia Lampaui Laki-laki

13 Maret 2026
Mandiri x Visa

Bank Mandiri dan Visa Luncurkan Kartu Debit Infinite, Mudahkan Transaksi Multicurrency

13 Maret 2026
WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

WhatsApp Hadirkan Fitur Akun Untuk Anak Dengan Kontrol Orang Tua

12 Maret 2026
Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

Dukung Jakarta Jadi Top 50 Global Cities, Bappeda DKI Jakarta Kolaborasi Dengan Yayasan Georgetown Asia Pacific

12 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version