youngster.id - Turnamen esport bergengsi Delta Force National Championship (DFNC) Season 2 Operations telah berakhir. Kompetisi kasta tertinggi ini melahirkan dua penguasa baru, dengan Alter Ego yang sukses menyabet gelar juara nasional di kategori Mobile dan ONIC yang mendominasi penuh kategori PC.
“Persaingan sengit yang berlangsung selama turnamen membuktikan perkembangan pesat ekosistem kompetitif Delta Force di Indonesia. Kemenangan ini sekaligus menjadi penentu bagi perwakilan tanah air yang akan berlaga di panggung internasional dalam waktu dekat,” kata pihak Garena, dalam keterangannya, Rabu (27/5/2026).
Pada kategori Mobile, Alter Ego menunjukkan kelasnya sebagai tim terkuat setelah tampil konsisten sejak babak awal. Mengandalkan performa solid dari roster Alter Ego Elite, mereka menutup kompetisi di puncak klasemen dengan raihan total skor fantastis mencapai 31,67 juta poin.
Posisi kedua diamankan oleh ONIC yang harus puas sebagai runner-up dengan mengumpulkan 29,06 juta poin. Sementara itu, peringkat ketiga ditempati oleh tim MPRUY777 yang mengantongi total 18,88 juta poin. Hasil ini semakin mempertegas dominasi dan posisi tawar Alter Ego dalam skena kompetitif Delta Force Mobile di Indonesia.
Jika kategori Mobile dikuasai Alter Ego, maka kategori PC sepenuhnya menjadi panggung pertunjukan bagi ONIC. Tim berjuluk “Landak Kuning” ini menurunkan dua tim sekaligus, yaitu ONIC 1 dan ONIC 2. Strategi matang ini berbuah manis setelah kedua tim sukses mengunci peringkat pertama dan kedua klasemen akhir.
ONIC 2 keluar sebagai pemuncak kategori PC dengan raihan 24,91 juta poin, disusul ketat oleh saudaranya, ONIC 1, di posisi kedua dengan 20,67 juta poin. Di bawah dominasi duo ONIC tersebut, tim Kadang-kadang Valhalla mengamankan posisi ketiga dengan perolehan 14,39 juta poin.
Keberhasilan menyapu bersih posisi teratas ini membawa dampak besar bagi masa depan tim. Hasil akhir DFNC Season 2 Operations memastikan ONIC 1 dan ONIC 2 resmi menjadi wakil Indonesia di ajang internasional Pan-Pacific Operations Cup 2026 yang akan digelar pada 30-31 Mei 2026.
Di turnamen regional tersebut, kedua tim andalan Indonesia ini akan menantang perwakilan tim esport terbaik dari Taiwan, Thailand, Vietnam, dan Filipina demi memperebutkan gelar juara tingkat Pan-Pasifik.
STEVY WIDIA
