Ditopang Caroline.id, Pendapatan Autopedia Sukses Lestari Melonjak 31,9% di Semester I 2026

Pendapatan Autopedia Sukses Lestari

Ditopang Caroline.id, Pendapatan Autopedia Sukses Lestari Melonjak 31,9% di Semester I 2026 (Foto: Istimewa/ASLC)

youngster.id - Emiten yang bergerak di bisnis ekosistem kendaraan bekas PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC), mencatatkan kenaikan pendapatan hingga 31,9% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada semester pertama tahun 2026.

Pertumbuhan signifikan tersebut mendorong total pendapatan Perseroan menembus Rp589,9 miliar pada paruh pertama tahun ini. Atas capaian tersebut, ASLC berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp8,9 miliar.

Penjualan mobil bekas melalui jaringan ritel Caroline.id masih menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan. Lini bisnis ini membukukan pendapatan sebesar Rp493,4 miliar, melonjak 57,4% YoY dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar Rp313,4 miliar.

Presiden Direktur PT Autopedia Sukses Lestari Tbk, Jany Candra, menegaskan bahwa pencapaian ini membuktikan efektivitas strategi online-to-offline (O2O) yang diterapkan perusahaan.

“Melalui kinerja Caroline.id tersebut, kita bisa membaca bahwa ASLC semakin menjadi automotive omnichannel marketplace utama di Indonesia. Meskipun jumlah cabang fisik Caroline.id tidak bertambah pada periode ini dan di tengah tren suku bunga yang meningkat, pendapatan dari transaksi mobil bekas tetap melonjak signifikan,” ujar Jany, dikutip Rabu (29/7/2026).

Penyesuaian Lini Lelang JBA dan Ekspansi ke Lelang Non-Otomotif

Di sisi lain, dinamika penurunan pasokan kendaraan dari perusahaan pembiayaan (multifinance) turut memengaruhi kinerja unit bisnis lelang kendaraan, JBA Indonesia. Pada kuartal II 2026, volume lelang JBA tercatat sebesar 23.600 unit dari sebelumnya 23.900 unit pada kuartal I. Meski demikian, JBA tetap berkontribusi menyumbang pendapatan sebesar Rp98,4 miliar, disusul lini usaha MotoGadai dengan pendapatan Rp1,3 miliar.

Menyikapi tantangan pasokan pada lelang kendaraan, ASLC mengambil langkah strategis dengan mendiversifikasi bisnis ke lelang non-otomotif. Perseroan resmi membentuk anak usaha baru bernama PT Autopedia Sukses Lelang Indonesia (ASLI).

Jany menjelaskan bahwa pembentukan ASLI dimungkinkan berkat sistem digitalisasi lelang JBA yang sudah matang dan solid, mulai dari pendaftaran online, pembayaran uang jaminan, hingga pelaksanaan lelang secara real-time dari seluruh Indonesia.

“Pembentukan anak usaha baru di bisnis lelang non-kendaraan merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan untuk melakukan diversifikasi usaha,” imbuh Jany.

Nantinya, ASLI akan bersinergi dengan ekosistem Grup ASLC dengan memanfaatkan infrastruktur, jaringan cabang, basis pelanggan, serta kapabilitas operasional yang sudah ada. Unit bisnis baru ini dijadwalkan beroperasi penuh setelah seluruh perizinan resmi dari instansi berwenang diperoleh. (*AMBS)

 

Exit mobile version